{"id":97320,"date":"2021-01-02T07:42:23","date_gmt":"2021-01-02T00:42:23","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=97320"},"modified":"2020-12-30T11:58:28","modified_gmt":"2020-12-30T04:58:28","slug":"4-alasan-karakter-levi-ackerman-lebih-mashok-dibanding-eren-yeager-di-attack-on-titan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-alasan-karakter-levi-ackerman-lebih-mashok-dibanding-eren-yeager-di-attack-on-titan\/","title":{"rendered":"4 Alasan Karakter Levi Ackerman Lebih Mashok Dibanding Eren Yeager di &#8216;Attack on Titan&#8217;"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Attack on Titan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah salah satu anime yang paling terkenal saat ini, ceritanya juga sudah hampir memasuki babak akhir. Saya sendiri nggak pengin membahas mengenai alur cerita Attack on Titan di tulisan ini, tetapi lebih ingin membandingkan dua karakter yang ada yaitu Eren Yeager dan Levi Ackerman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pembaca yang juga nonton anime ini mungkin juga sudah tahu mengenai kedua karakter ini. Kedua karakter ini memang yang paling difavoritkan oleh banyak penonton <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">AOT<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> diluar sana. Hal tersebut sangatlah wajar karena kedua karakter ini memang memegang peran penting dalam cerita sehingga keduanya seringkali diperlihatkan oleh penulis<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> AOT,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Hajime Isayama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eren Yeager sendiri merupakan karakter utama dalam cerita, ia merupakan karakter kunci yang akan menentukan nasib dunia dalam alur cerita AOT. Sedangkan Levi Ackerman bisa dibilang merupakan karakter manusia \u201cori\u201d yang paling kuat di dalam cerita. Ia merupakan kapten dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Special Operations Squad<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> milik pasukan pengintai yang merupakan pasukan yang paling aktif dalam memberantas titan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua karakter ini sama-sama kuat dan memiliki kepribadian yang unik, tapi saya pribadi lebih menyukai karakter Levi Ackerman dibanding Eren karena beberapa faktor. Beberapa hal yang bikin saya lebih suka karakter Levi akan saya jabarkan.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Badass<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap kali Levi muncul, ia sering kali ditampakkan sebagai karakter yang misterius, tanpa emosi, dan sulit ditebak. Berbeda dengan Eren yang diperlihatkan lebih ngotot, berani, dan ceroboh. Dari awal kemunculannya, Levi sudah diceritakan sebagai karakter yang sangat kuat, ia bisa membunuh banyak titan sendirian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di saat scene bertarung melawan titan dengan badan yang sangat besar, Levi yang merupakan manusia biasa hanya menggunakan dua pedang dan alat bantu 3D Maneuver Gear. Saat membunuh para titan pun ia selalu digambarkan dengan badass seakan nggak perlu banyak effort untuk membunuh titan yang tubuhnya besar.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Kemampuan bertarung<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Levi sendiri sangat mengandalkan kemampuan bertarungnya, berbeda dengan Eren yang lebih mengandalkan tekad dan keberanian. Selain itu, Eren juga memiliki kemampuan berubah menjadi titan sehingga kekuatannya sebagian besar ditopang oleh kemampuan titan yang dimilikinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengandalkan kemampuan bertarungnya, ia bisa membunuh banyak sekali titan dan seringkali menunjukkan gerakan-gerakan yang menakjubkan. Selain itu, ia bukanlah karakter yang digambarkan sebagai manusia bertubuh besar dan berotot melainkan hanya seorang dengan fisik pendek dan kecil. Dengan fisik seperti itu, kemampuannya disejajarkan dengan kekuatan dari satu pasukan sehingga bisa dibayangkan betapa kuatnya Levi Ackerman.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Ketenangan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Levi selalu diperlihatkan tanpa ekspresi dan tenang saat menjalankan misi. Selain itu, ia bisa mengendalikan emosinya dengan baik. Dibandingkan dengan Eren yang merupakan karakter yang sangat berapi-api dan sering kali mengambil keputusan ceroboh berdasarkan emosi yang ia miliki. Mungkin hal tersebut bisa terjadi karena faktor umur dan pengalaman yang sudah Levi miliki sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eren sering kali bertindak hanya mengikuti emosi yang ia miliki tanpa memikirkan dampak jangka panjang yang akan terjadi. Sebagai contoh, ia sering membantah apabila diberikan perintah yang tidak sesuai dengan isi hatinya. Berbeda dengan Levi yang selalu menghormati perintah yang diberikan padanya entah itu ia sukai ataupun tidak.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Menghargai teman-temannya<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun digambarkan sebagai karakter yang dingin dan tak memiliki emosi, Levi merupakan salah satu karakter yang paling menghargai teman-temannya termasuk kapten dan anak buahnya. Bisa dibilang Levi sangat jarang membuat keputusan yang berisiko dan membahayakan keselamatan teman-temannya. Ia malah sering dihadapkan pada peristiwa yang sulit saat ia harus melihat teman-temannya mati usai menjalankan misi dan sebenarnya ia merasakan kesedihan atas kematian tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan berarti Eren tidak menghargai teman-temannya. Tapi, Eren bertindak tanpa memikirkan keselamatan teman-temannya dan keputusannya tersebut tidak jarang menyebabkan kerugian dan kematian yang lebih banyak di pihak mereka. Tekad kuat yang ia miliki terkadang membutakannya sehingga kita bisa menyaksikan bagaimana emosi lebih mengendalikan dirinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa hal yang bikin saya lebih suka karakter Levi Ackerman dibanding Eren Yeager. Terlepas dari berbagai hal yang telah saya sebutkan, kedua karakter tersebut tetap memegang peran penting di cerita <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">AOT<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tanpa keberanian dan sifat ngotot Eren, mungkin jalan cerita <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">AOT<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nggak akan menjadi seseru ini. Bagaimanapun juga, Eren merupakan karakter utama yang akan membawa kita ke akhir cerita AOT ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian sendiri Tim Levi atau Tim Eren?<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: YouTube <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?app=desktop&amp;v=ZzlwrU3ejjU\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Calli Moon<\/a><\/em><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/buat-yang-abis-isi-bensin-tolong-dong-maju-dulu-baru-tutup-jok-motor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Buat yang Abis Isi Bensin, Tolong dong Maju Dulu Baru Tutup Jok Motor<\/a>\u00a0dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/muhammad-iqbal-habiburrohim\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Muhammad Iqbal Habiburrohim<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Levi Ackerman bisa dibilang merupakan karakter manusia \u201cori\u201d yang paling kuat di dalam cerita. Tapi, dia tidak kalah keren dari Eren.<\/p>\n","protected":false},"author":1167,"featured_media":98142,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[5917,8977],"class_list":["post-97320","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-attack-on-titan","tag-review-anime"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97320","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1167"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=97320"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97320\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/98142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=97320"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=97320"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=97320"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}