{"id":97158,"date":"2020-12-29T07:50:15","date_gmt":"2020-12-29T00:50:15","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=97158"},"modified":"2020-12-28T14:49:26","modified_gmt":"2020-12-28T07:49:26","slug":"the-mandalorian-dan-penebusan-dosa-disney-atas-gagalnya-sekuel-star-wars","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/the-mandalorian-dan-penebusan-dosa-disney-atas-gagalnya-sekuel-star-wars\/","title":{"rendered":"&#8216;The Mandalorian&#8217; dan Penebusan Dosa Disney atas Gagalnya Sekuel Star Wars"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Disney mengakuisisi Lucasfilm Ltd. senilai 4,05 miliar dollar atau sekitar Rp37 triliun di 2012, ada dua waralaba besar milik Lucasfilm yang jatuh ke tangan Disney. Pertama, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indiana Jones<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan kedua serta yang paling masyhur, sekuel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dibanding <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indiana Jones<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, semua mata lebih tertuju pada bagaimana Disney akan mengelola <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu, menjadi tantangan juga bagi Disney untuk mengenalkan franchise ini kepada generasi sekarang yang mungkin tahu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu sebatas mainan lightsaber<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">atau dari cerita orang tua mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disney ketika itu mengatakan telah berencana akan membuat tiga film sekuel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tentu saja itu menaikkan harapan para penggemar<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berharap bisa melihat trio Luke Skywalker, Leia Organa, dan Han Solo reuni kembali. Pada 2015 ketika sekuel Star Wars Episode VII yang diberi sub judul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Force Awakens<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hadir ke publik, antusiasme publik sangatlah tinggi. Ada yang menonton karena ngefans atau kangen dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan ada pula yang menonton film itu biar tidak ketinggalan hype-nya. Saking tingginya minat publik saat itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Force Awakens<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> langsung melesat ke posisi ketiga film dengan pendapatan terbesar sepanjang massa di bawah<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Avatar <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Titanic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">buatan James Cameron.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara profit, film itu mungkin menjadi film paling menguntungkan dari deretan film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang pernah ada. Tapi, tidak sedikit pula penggemar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> \u201ctulen\u201d yang tidak terlalu mengapresiasi film tersebut. Misalnya soal harapan melihat tiga tokoh ikonik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menyatu lagi sama sekali tidak kesampaian. Satu scene pun tidak menampilkan mereka bersama. Apesnya lagi, di film ini, J.J. Abrams selaku sutradaranya memutuskan buat matiin karakter Han Solo yang cukup menyayat hati. George Lucas pun sebagai kreator <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, konon tidak terlalu suka dengan keputusan ini. Tokoh utama yang dirindukan kehadirannya yaitu Luke Skywalker baru muncul di ujung film. Itu pun tidak ngomong sepatah kata pun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua tahun berselang, Disney merilis lagi sekuel berikutnya dengan judul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last Jedi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang diharapkan bisa lebih baik dari pendahulunya. Nyatanya, film ini malah disebut sebagai \u201cfilm yang merusak<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selamanya\u201d. Banyak alasan kenapa para fans melabeli film ini seperti itu. Salah satunya karena di film ini, Luke Skywalker ditampilkan sebagai orang tua yang penakut dan kolot. Karakter seperti itu mengingkari memori akan Luke Skywalker yang selalu optimis dan punya semangat tinggi di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Episode IV sampai VI. Pemeran Luke, Mark Hamill pun terang-terangan mengakui bahwa dia seperti tidak memerankan Luke yang dia kenal puluhan tahun yang lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab respons yang kelewat buruk terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last Jedi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> inilah yang membuat Disney menunjuk J.J. Abrams kembali ke bangku sutradara buat merapikan \u201cbencana\u201d yang dibuat Rian Johnson di film sebelumnya. Tapi, sepertinya itu langkah yang tidak terlalu berhasil karena sekuel terakhirnya yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Rise of Skywalker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ibaratnya hanya produk tambal sulam. Terlihat betul kalau di film itu Disney seakan baru sadar kalau ada ekspektasi fans di luar sana yang mesti ditengok, tapi sayangnya hal tersebut sudah terlambat. Banyak yang akhirnya beranggapan kalau Disney tidak punya arah buat ngembangin semesta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, khususnya terkait trilogi sekuelnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa kali Disney sempat mengeksplor lagi sisi lain dari semesta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Misalnya merilis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rogue One,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> salah satu spin off <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada 2016 yang cukup mendapat respons positif dari publik. Sayangnya spin off berikutnya yaitu film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Solo<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang rilis di 2018 malah jauh dari kata memuaskan. Padahal udah nongolin Darth Maul, salah satu musuh ikonik di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin karena kapok dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di layar lebar, belakangan ini Disney mulai fokus buat mengembangkan karakter <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lewat serial tv. Dimulai dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Mandalorian<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengangkat cerita tentang seorang pemburu hadiah dari suku Mandalorian. Setelah dua season tayang, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Mandalorian<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kayaknya berhasil menyatukan faksi-faksi yang masih memperdebatkan bagus atau tidaknya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Last Jedi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di luar sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Series ini kayak pelepas dahaga buat fans Star Wars yang sudah terlalu sering dikecewakan Disney bertahun-tahun ini. Banyak fan service yang muncul di series ini. Mulai dari bayi Yoda yang imut, baliknya Ahsoka Tano, munculnya Boba Fett yang tidak disangka-sangka, hingga penampilan menggetarkan hati dari tokoh idola sepanjang masa para fans di akhir season 2. Kalau mau tahu siapa tokoh idola yang dimaksud, tonton sajalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Mandalorian<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> season 2 biar tidak lebih banyak spoiler di tulisan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disney mungkin akhirnya melihat jalan penebusan dosa dengan suksesnya series <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Mandaorian<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini. Disney makin agresif buat melebarkan ceritanya di serial tv. Belum selesai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Mandalorian<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Disney mengumumkan lagi kalau bakal ngangkat cerita lain dan memperbaiki sekuel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Mulai dari series <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ahsoka, Rangers of The New Republic, The Book of Boba Fett,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga series stand-alone buat Obi-Wan Kenobi yang katanya bakal nampilin Darth Vader. Kurang memanjakan gimana? Selain itu masih banyak lagi kabar yang berseliweran di luar sana soal serial tv yang bakal diproduksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk layar lebar, Disney tetap masih menaruh perhatian. Buktinya, Disney dikabarkan mengontak sutradara flamboyan, Taika Waititi untuk ngarahin film sekuel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terbaru yang katanya bakal rilis pada 2025 atau 2027 mendatang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdengar pula kabar burung kalau Rian Johnson bakal dipercaya lagi buat nge-direct trilogi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terbaru di masa yang akan datang. Kalau ini jadi kenyataan, semoga saja para penggemar masih punya sedikit kesabaran dengannya. Percayalah, Rian Johnson bukan sutradara yang seburuk itu. Coba saja lihat filmnya yang lain macam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Knives Out.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan berbagai plan dari Disney untuk semesta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kedepannya, semoga ini bisa menutup sedikit aib mereka di masa lalu terkait trilogi sekuel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Yah, kalau nanti hasilnya ada yang zonk lagi, setidaknya bisa buat nambahin katalog mereka di platform Disney+ yang masih kalah jauh dari Netflix atau mungkin malah jadi bahan debat dan olok-olokan para fans. Intinya kita patut bersyukur tidak akan kehabisan tontonan tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Star Wars<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> setidaknya untuk satu dekade mendatang. Semoga kita semua panjang umur buat melihat hasil pengembangan Disney terhadap galaksi fiksi kesayangan sejuta umat ini. May the force be with you!<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: <a href=\"https:\/\/netflixlife.com\/2020\/08\/20\/is-the-mandalorian-coming-to-netflix\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Netflixlife.com<\/a><\/em><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kareem-abdul-jabbar-adalah-pemain-nba-terbaik-sepanjang-masa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kareem Abdul-Jabbar Adalah Pemain NBA Terbaik Sepanjang Masa <\/a><\/strong><strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/muh-iskandar-zulkarnaen-tajuddin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Muh. Iskandar Zulkarnaen Tajuddin<\/a> lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa kali Disney sempat mengeksplor lagi sisi lain dan sekuel Star Wars. Namun, baru berhasil ketika serial The Mandalorian muncul.<\/p>\n","protected":false},"author":913,"featured_media":97662,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[4048,773],"class_list":["post-97158","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-disney","tag-review-film"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97158","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/913"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=97158"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97158\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/97662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=97158"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=97158"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=97158"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}