{"id":97087,"date":"2020-12-28T13:16:30","date_gmt":"2020-12-28T06:16:30","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=97087"},"modified":"2020-12-28T13:16:32","modified_gmt":"2020-12-28T06:16:32","slug":"review-wonder-woman-1984-yang-ternyata-mirip-misteri-ilahi-indosiar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/review-wonder-woman-1984-yang-ternyata-mirip-misteri-ilahi-indosiar\/","title":{"rendered":"Review &#8216;Wonder Woman 1984&#8217; yang Ternyata Mirip Misteri Ilahi Indosiar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sewaktu nonton<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Wonder Woman 1984<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, saya berkali-kali tepuk tangan, terpukau, mbrebes mili, dan mesem-mesem lihat Mbak Gal Gadot. Setelah film kelar dan pulang ke kos-kosan sekalipun saya masih mikir kalau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wonder Woman 1984 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah film yang sangat luar biasa. Sampai pada akhirnya saya kepikiran, kok rasa-rasanya plot di film garapan Patty Jenkins itu kayak nggak asing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tulisan berikutnya akan mengandung sedikit spoiler, bersiaplah, Mylov~<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Plot di film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wonder Woman 1984 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">itu simpel banget. Ada sebuah batu yang bisa mengabulkan keinginan, tetapi setelah keinginan terkabul, si peminta bakal kehilangan sesuatu. Seorang pengusaha minyak yang nyaris bangkrut dan penyakitan bernama Maxwell Lord berusaha mendapatkan batu itu biar bisa sukses. Saya langsung kepikiran konsep pesugihan di gunung sempu. Biasanya kan yang semedi nyari pesugihan dan berhasil sugih, bakal mengalami kehilangan entah itu nyawa anak, nyawa istri, atau malah pemangkasan masa hidup diri sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maxwell juga gitu. Bedanya, alih-alih dia semedi tujuh hari tujuh malam di makam-makam angker, dia malah berusaha keras nyari batu legendaris yang keberadaannya sering berpindah-pindah itu. Asli, mencari batu misterius itu susah dan membutuhkan waktu. Ada baiknya si Maxwell itu terbang ke Indonesia dan nyari dukun paling sakti biar cepet kaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, karena Maxwell ini sangat optimis dan pantang menyerah, akhirnya blio mendapatkan batu itu juga setelah berhasil nyolong dari museum tempat kerjanya Diana Prince, si Wonder Woman itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diana sendiri pernah pakai batu itu secara nggak sengaja. Pas megang-megang batunya, dia mbatin pengin Steve Trevor, pacarnya yang dulu mati di akhir film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wonder Woman<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, buat hidup lagi. Ternyata kejadian beneran. Sebagai gantinya, Diana kehilangan kekuatan supernya. Ah, tapi apalah arti kekuatan super dibandingkan dengan mesra-mesraan sama pujaan hati kan ya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, Maxwell setelah mendapat batu itu, alih-alih minta cepet kaya dan sehat\u2014yang bisa bikin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wonder Woman 1984<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selesai seketika itu juga\u2014Maxwell malah minta sesuatu yang bikin tepok jidat. Dia meminta agar menjadi kayak batu itu sendiri. Asli, Maxwell ini gegabahnya nggak ketulungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maksudnya, kalimat \u201caku ingin menjadi sepertimu (batu)\u201d itu kan multitafsir ya. Jauh lebih multitafsir dibandingkan ucapan Jokowi saat bilang vaksin Covid-19 bakalan gratis. Itu, kalau batunya iseng, si Maxwell justru jadi batu yang beneran batu. Kan nggak heroik, wong nggak durhaka ke orang tua, eh malah nasibnya kayak Malin Kundang yang dikutuk jadi batu. Atau mentoknya si batu agak bernalar sedikit, si Maxwell bakal punya tubuh penuh batu kayak The Thing di serial <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Fantastic 4<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> gitu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, lucunya, si batu tahu benar yang diinginkan Maxwell. Si batu mengabulkan keinginan agar Maxwell punya kemampuan kayak dirinya. Ini juga berbahaya sebenarnya. Masa orang terpelajar kayak Maxwell nggak pernah baca kisah Aladdin dan lampu ajaib sih? Kan si Jafar meminta dirinya jadi Jin pengabul keinginan di akhir kisah dan justru berujung petaka bagi Jafar sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, yang dilakuin Maxwell itu sama aja kayak si Jafar. Blio pengin punya kekuatan kayak si batu. Jadi, blio bisa mengabulkan banyak permintaan klien-kliennya dengan catatan bakal ngambil sesuatu milik klien, entah itu kesehatan, kekuasaan, kekuatan, atau sebatas pengawal-pengawalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari seorang pengusaha minyak yang nyaris bangkrut, Maxwell mencari pesugihan, dan akhirnya menjelma jadi dukun pesugihan itu sendiri. Sampai akhirnya praktik mengabulkan keinginan itu menggemparkan dunia karena banyak keinginan yang dikabulkan. Si Maxwell lantas menemui presiden Amerika dan tanya apa yang diinginkan Pak Presiden. Alih-alih minta bisa menjabat berpuluh-puluh tahun seperti Soeharto dan bisa melakukan banyak hal termasuk korupsi-kolusi-nepotisme, presiden Amerika malah minta senjata nuklir yang lebih banyak buat ngalahin Rusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai gantinya, Maxwell minta pengaruh, kekuasaan, dan keamanan dari gedung putih. Blio lantas terbang menuju pangkalan penyiaran televisi rahasia milik Amerika yang bisa membajak semua salurun TV di seluruh dunia. Maxwell lantas melakukan live streaming dan menyapa seluruh warga dunia, yang herannya kok seluruh dunia bisa langsung mudeng bahasa Inggris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui live streaming itu, Maxwell bakal mengabulkan semua keinginan siapa saja yang menonton acara itu. Iya, lagi-lagi saya bingung bagaimana orang Jepang, China, Arab, Indonesia sekalipun, mudeng yang diomongin Maxwell. Pun gimana Maxwell mudeng bahasa mereka juga mbuh piye ceritane.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah terjadi kekacauan karena banyak keinginan manusia dikabulkan, juga ketika perang nuklir hampir kejadian, Wonder Woman tau caranya buat mengakhiri semuanya. Caranya simpel banget, tinggal bilang mau nyabut permintaan, maka segalanya berakhir sudah. Iya, konflik berdarah-darah hanya bakal berakhir dengan menarik permintaan. Akhirnya setelah Mbak Diana menarik permintaan dan bikin Steve Trevor mati lagi, kekuatannya pulih. Mbak-mbak dengan senyuman aduhai ini langsung lompat sana lompat sini buat gabung ke acara live streaming si Maxwell.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pas ngebut pengin gabung live streaming, Diana menunjukkan kemampuan barunya. Dengan tali laso kinclong-kinclongnya, dia bisa nyabet geledek dan bergelantungan dari geledek ke geledek. Itu, kalau Spiderman tahu, dia pasti nangis berhari-hari dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mutung<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nggak mau jadi superhero lagi. Reputasinya sebagai ahli gelayutan dari gedung ke gedung dihancurkan sama Mbak Diana yang bisa gelayutan dari geledek ke geledek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah aksi bergelayutan pakai geledek itu, mbak Diana sampai ke tempat live streaming. Setelah gelud dengan prajurit biasa, dilanjutkan dengan gelud melawan mantan temennya yang sudah berwujud Cheetah dan malahan mirip Taylor Swift di film Cats itu, Diana nemuin Maxwell yang lagi bagi-bagi giveaway ke penduduk bumi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gagal berkali-kali mendekati Maxwell dan jatuh tak berdaya, Diana menggunakan jurus andalan terakhirnya. Dia berkhotbah dan minta Maxwell tobat. Untuk pertama kalinya dalam sejarah film superhero, teknik Bacot no Jutsu ala Naruto dilakukan. Diana berkhotbah, ibarat Naruto menyadarkan Nagato. Atau kalau mu pake kearifan lokal ya ibarat pak ustaz yang menyadarkan si dukun pesugihan biar tobat. Hasilnya? Berhasil dong. Asli, saya shock berat. Kisah heroik di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wonder Woman 1984<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> diakhiri dengan Bacot no Jutsu dan membuat Maxwell langsung menarik permintaannya. Setelah Maxwell menarik permintaan, dunia langsung adem ayem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asli, dengan akhir seperti itu, yang sewaktu nonton saya terkagum-kagum, setelah pulang ke kos dan merenung, saya pengin misuh-misuh. Jingan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Wonder Woman 1984<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu film superhero atau serial Misteri Ilahi yang sering dibintangi Temmy Rahadi dan Revi Mariska di Indosiar itu sih?<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: YouTube <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=xiQRvAYnq6Y\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">hollywoodstreams<\/a><\/em><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/di-youtube-saya-lebih-suka-suara-musisi-versi-konser-daripada-rekaman-studio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Di YouTube, Saya Lebih Suka Suara Musisi Versi Konser daripada Rekaman Studio<\/a><\/strong>\u00a0<strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/riyanto\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Riyanto<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Untuk pertama kalinya dalam sejarah film superhero, teknik Bacot no Jutsu dilakukan. &#8216;Wonder Woman 1984&#8217; jadi kayak serial Misteri Ilahi.<\/p>\n","protected":false},"author":702,"featured_media":97638,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6,8],"tags":[773,9910],"class_list":["post-97087","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-featured","tag-review-film","tag-wonder-woman"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97087","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/702"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=97087"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97087\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/97638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=97087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=97087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=97087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}