{"id":95676,"date":"2020-12-20T06:34:18","date_gmt":"2020-12-19T23:34:18","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=95676"},"modified":"2020-12-19T20:13:05","modified_gmt":"2020-12-19T13:13:05","slug":"peluang-profesi-3-tokoh-utama-drama-start-up-setelah-serialnya-tamat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/peluang-profesi-3-tokoh-utama-drama-start-up-setelah-serialnya-tamat\/","title":{"rendered":"Peluang Profesi 3 Tokoh Utama Drama Start-Up Setelah Serialnya Tamat"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekira sepuluh hari yang lalu saya tiba-tiba saja di-chat seorang murid bela diri saya di Surabaya. Ia bertanya begini, \u201cAssalamualaikum. Sabeum (sebutan untuk pelatih), tim Han Ji-pyeong atau Nam Do-san?\u201d Sebuah pertanyaan yang seketika bikin saya menjadi orang paling guoblok seantero negeri. Ya, dari sekian banyak hal yang saya tidak tahu atau yang baru saya tahu, saya tidak pernah diskakmat macam pertanyaan ini. Saya menjawab sekenanya, \u201cEmang apa itu?\u201d Lantas ceramah drama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Start-Up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> setara 5 SKS itu pun dimulai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau saya tidak paham-paham banget bagaimana itu drakor (terakhir saya nonton sekilas drakor <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gumiho<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), bukan berarti saya tidak familier dengan kata \u201cstart-up\u201d. Di dunia manusia modern saat ini, hanya mereka yang tidak bersentuhan langsung dengan teknologi yang tidak paham maksud dari kata bahasa Inggris tersebut. Paling tidak, walaupun tidak paham maksudnya, minimal pernah dengar kata \u201cstart-up\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Start-Up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> punya jalan cerita yang bikin penasaran dan membuat mood naik turun, bahkan membelah para pencinta drakor menjadi dua kubu. Serial ini memang sudah berakhir. Pun endingnya yang ditutup dengan berbagai kesimpulan yang sudah diprediksi, lainnya di luar perkiraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Strart-Up <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">telah meninggalkan cerita yang masih membekas sampai beberapa saat. Setelah berakhir, sudah tidak ada lagi yang perlu dipikirkan walau banyak juga yang protes dengan endingnnya. Tapi, semua orang seperti menerima bahwa tirai sudah ditutup dan sepantasnya drama harus diakhiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang yang hanya tahu dari katanya dan katanya, bukan nyatanya, sebab tidak pernah menonton wujud asli drama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Start-Up <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini, saya malah tidak terlena dengan endingnya. Sepertinya saya malah baru mau mulai berandai-andai tentang bagaimana nasib anak-anak muda yang menjadi motor drama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Start-Up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Han Ji-pyeong akan membangun kerajaan start-up sendiri<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berangkat dari seorang anak panti yang punya reputasi cukup baik, saya mengandaikan Han Ji-pyeong tetap melanjutkan suksesnya yang sempat tertunda karena drama cinta segitiganya dengan Seo Dal-mi dan Nam Do-san.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada baiknya, sebagai orang yang berangkat dari masyarakat proletar yang jauh dari kata berpunya, semangatnya tidak berhenti hanya karena sudah bekerja di perusahaan Sand Box. Dia perlu meningkatkan kariernya, jadi CEO satu start-up dulu lah, misalnya. Lalu kalau memungkinkan, blio bisa melanjutkannya untuk membangun kerajaan start-up miliknya sendiri. Paling tidak, sejak awal blio ini sudah punya nama baik yang bisa jadi bahan jualan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi jika blio ini sesekali menjual kesengsaraan masa lalu ketika menjadi anak panti asuhan yang lalu dipungut oleh Halmeoni. Sesekali di webinar, Pak Han perlu banget menceritakan perjalanan hidupnya yang lebih sengsara dari \u201canak singkong\u201d. Bahkan jika memungkinkan, Pak Han boleh banget bikin buku dan kalau modal sudah cukup, bikin film. Judulnya juga nggak perlu ndakik-ndakik, cukup \u201cHan, Mimpi Sejuta Won\u201d atau \u201cHJ Si Anak Panti.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Start-Up <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">boleh berakhir, tapi kekayaan Pak Han akan terus mengalir.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Seo Dal-mi menjadi Stafsus Presiden<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau bicara nominal yang diterima Stafsus yang hanya Rp55 juta per bulan itu, Seo Dal-mi bisa bikin pundi-pundi yang tidak kalah banyak dari start-up yang telah ia bangun bersama keempat sahabatnya. Tapi, kita sedang bicara masalah prestisnya jabatan Stafsus <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">milenial<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Presiden.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya juga memperkirakan, tawaran berbagai perusahaan akan datang silih berganti. Tapi, tawaran Stafsus Presiden ini yang paling memungkinkan dan punya jalan terang ke depan. Sebelum memilih Nam Do-san sebagai tambatan hatinya, ia sempat terbawa arus dalam sengkarut cinta segitiga dengan rekannya, Nam Do-san dan Han Ji-pyeong. Nyatanya blio masih bisa berpikir jernih memilih Nam Do-san. Itu sudah cukup sebagai nilai tambah blio bisa menentukan sikap jika orang-orang nanti pada mempertanyakan apakah bisa terhindar dari konflik kepentingan. Jawabannya ya tentu bisa. Bisa banget malah.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Nam Do-san diangkat jadi menteri<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini dia tokoh pamungkas yang ditunggu-tunggu. Salah satu tokoh yang bikin perpecahan para pencinta drama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Start-Up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini perlu banget diangkat jadi menteri. Nggak jadi menteri pendidikan pun nggak jadi soal. Menteri kelautan dan perikanan atau menteri sosial juga boleh lah. Kebetulan kan lagi kosong tuh jabatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Blio ini harus banget punya kesempatan untuk jadi menteri. Yang paling pamungkas, tentu CV-nya yang diceritakan begitu mentereng. Menjadi highlight penting baginya untuk disorot Pak Wakil Presiden yang katanya suka drama korea itu. Ini nggak main-main lho. Sesekali jika ada OTT dan para kabinet butuh duduk bareng, presiden dan wakilnya bisa meminta Mas Menteri Nam Do-san untuk memberikan kuliah perihal cara penanganan korupsi versinya. Tidak humanis juga tidak masalah. Bila perlu hukuman mati pun akan dipertimbangkan oleh presiden. Eh, tapi nggak tahu sih kalo ternyata yang kena OTT malah dari partainya Pak Presiden, masih mau nggak Pak Pres bahas-bahas \u201chukuman mati untuk pelaku korupsi?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, saya sendiri sangat berharap, ketiga tokoh utama drama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Start-Up <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini menginspirasi sekaligus menandai lahirnya generasi terbaik bangsanya. Orang-orang di luar pemerintahan tetap jadi hebat macam Pak Han. Juga Nam Do-san dan Seo Dal-mi yang masuk jajaran pemerintahan yang jargonnya kerja-kerja-kerja itu. Kita semua sih berharapnya begitu. Ya, kita, kalo sudah jadi warga Korea Selatan tentu saja.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\" align=\"justify\"><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tips-memilih-lokasi-mendirikan-tenda-saat-mendaki-gunung-agar-bisa-tidur-nyenyak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Tips Memilih Lokasi Mendirikan Tenda Saat Mendaki Gunung agar Bisa Tidur Nyenyak<\/a><\/strong>\u00a0<strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/taufik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Taufik<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya sendiri sangat berharap, ketiga tokoh utama drama Start-Up ini menginspirasi sekaligus menandai lahirnya generasi terbaik bangsa.<\/p>\n","protected":false},"author":50,"featured_media":89085,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[1293,7008],"class_list":["post-95676","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-drama-korea","tag-start-up"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/50"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95676"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95676\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}