{"id":94755,"date":"2020-12-20T08:11:27","date_gmt":"2020-12-20T01:11:27","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=94755"},"modified":"2020-12-18T21:03:50","modified_gmt":"2020-12-18T14:03:50","slug":"pengalaman-saya-nonton-stand-up-comedy-yang-disiarkan-tv-secara-langsung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengalaman-saya-nonton-stand-up-comedy-yang-disiarkan-tv-secara-langsung\/","title":{"rendered":"Pengalaman Saya Nonton Stand Up Comedy yang Disiarkan TV secara Langsung"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di lingkungan pergaulan saya dahulu, yakni lingkungan teman kampus atau satu jurusan, teman-teman saya kerap menyaksikan sebuah acara stand up comedy yang diadakan oleh sebuah stasiun televisi. Mereka mendapatkan tiket acara tersebut melalui e-mail.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendapatkannya, mereka biasanya pergi ke situs resmi acara stand-up comedy yang dimaksud. Kemudian memasukkan data-data pribadi secara lengkap. Jika beruntung, nantinya tiket akan dikirimkan ke e-mail kemudian dicetak secara mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kuantitas pemesanan, minimal 1 tiket dan maksimal 4 tiket per orang\/e-mail. Lumayan, lah, buat dijadikan traktiran nonton ke teman-teman. Atau bisa juga sebagai hadiah kencan untuk kekasih kalau seandainya punya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir setiap minggu, teman-teman saya ini menyaksikan acara stand up comedy tersebut. Hal ini bahkan berlangsung selama dua season penyelenggaraannya. Kalau saja ada penghargaan untuk penonton setia, mungkin mereka sudah bisa masuk nominasi atau jadi pemenang sekalian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya, saya tidak begitu tertarik untuk menyaksikan acara stand up comedy tersebut. Apalagi acaranya baru dimulai pada malam hari. Namun, kebiasaan mereka tersebut perlahan mulai menggelitik batin saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berangkat dari pergumulan batin tersebut, saya kemudian mencoba untuk mengirimkan data pribadi ke situs penyelenggara acara stand up comedy yang dimaksud. Dalam beberapa percobaan pertama, belum ada pemberitahuan apa pun dari pihak penyelenggara. Mungkin saya kurang beruntung atau tidak tahu trik untuk mendapatkan tiket tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun demikian, saya terus mencobanya hingga berhasil. Pada tanggal 4 April 2017, saya berhasil mendapatkan tiket pertunjukan stand up comedy tersebut via e-mail. Waktu itu, saya meminta empat tiket. Niatnya sih mau ngajak teman biar saya tidak seperti kanebo kering sewaktu di sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tidak ada respons yang pasti dari teman-teman saya tersebut. Lantaran tidak mau rugi serta digantung, saya kemudian memutuskan untuk pergi sendiri. Biarlah tiga ini hangus, yang penting saya bisa menonton acara tersebut secara langsung untuk pertama kali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat itu, lokasi penyelenggaraannya berada di Balai Sarbini. Aksesnya terbilang mudah dijangkau dari rumah nenek saya. Bisa pakai Busway lalu turun di Halte Semanggi atau naik moda transportasi lainnya. Pada saat itu, saya memilih menggunakan Kopaja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantaran Jakarta terkenal dengan kemacetannya, saya memutuskan untuk berangkat mulai pukul 2 siang. Tujuannya tentu agar bisa check-in tepat waktu. Pada saat itu, tertera bahwa proses check-in akan dilakukan pada jam 5 sore.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, saya tiba terlalu cepat di lokasi. Daripada saya mati gaya karena sendirian, saya kemudian memutuskan untuk ngalor-ngidul sembari mencari makanan di sekitar daerah Plaza Semanggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untungnya, ada salah satu teman kuliah saya dahulu yang ternyata ikut menjadi penonton. Dia sendiri membawa dua orang temannya. Kampretnya, perjuangan saya untuk membawa empat tiket tersebut jadi sia-sia. Ternyata teman saya ini membawa tiket dalam jumlah banyak. Lantas, saya masuk ke lokasi pertunjukan dengan menggunakan tiket teman saya tersebut. Huft.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melalui proses check-in, kami berempat duduk di deretan bangku depan. Tidak depan-depan banget, sih. Meskipun demikian, kami sempat mendapatkan sorotan kamera yang lumayan jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Acara tidak langsung dimulai setelah kami masuk. Ada semacam proses penyiapan panggung pertunjukan selama kurang lebih satu jam. Setelahnya, ada semacam briefing atau pembacaan tata tertib kepada para penonton yang hadir di Balai Sarbini. Kemudian disusul oleh acara utama, yakni pertunjukan stand up comedy, pada sekitar jam 7-8 malam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya saya berpikir kalau menonton acara stand up comedy tersebut secara langsung di tempat alias on the spot akan terasa lebih lucu. Kata teman saya, beberapa jokes yang cenderung bernada kasar atau ofensif biasanya akan terdengar di acara ini jika kita menjadi penonton langsung di tempat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maklum, acara tersebut tidak disiarkan secara langsung alias live. Sehingga, bisa dilakukan semacam proses editing sebelum akhirnya ditayangkan di televisi. Mungkin hal ini pula yang menyebabkan mengapa acara-acara berbau stand up comedy jarang ada yang disiarkan secara langsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kenyataan berkata lain, Saya tidak menemukan adanya unsur-unsur joke yang dimaksud teman saya tersebut. Semua berjalan normal persis seperti ketika acara tersebut ditayangkan di televisi beberapa hari kemudian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada jam 11 malam, acara tersebut akhirnya paripurna alias selesai. Teman-teman saya kemudian langsung pulang ke rumahnya masing-masing. Sementara saya tidak langsung pulang begitu saja. Saya ingin berfoto dengan salah satu dewan juri sekaligus komedian legendaris di Indonesia, Pakde Indro.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alih-alih demikian, saya malah bertemu dengan salah satu dewan juri lainnya. Beliau merupakan komedian yang namanya melejit lewat acara ILK (Indonesia Lawak Klub). Jika Anda menebak nama tersebut adalah Cak Lontong, maka saya ucapkan \u201cAnda benar\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daripada saya kemalaman dan tidak dapat transportasi, akhirnya saya memutuskan untuk berfoto dengan Cak Lontong. Saya pun menepuk pundak beliau sembari bertanya, \u201cBoleh minta foto, nggak?\u201d Cak Lontong kemudian menjawab, \u201cOh boleh.&#8221;\u00a0 Saya pun kemudian berfoto dengannya dalam sekali cekrek. Bukan selfie sih, melainkan saya meminta bantuan penonton lain untuk mengambil foto tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah show alias pertunjukan tersebut, teman saya kemudian mengajak kembali untuk menyaksikan acara tersebut secara langsung. Namun, saya menampiknya secara halus sembari menjelaskan bahwa saya ada keperluan lain. Kebetulan pada saat itu saya ingin fokus belajar untuk menghadapi<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mengenal-profesi-aktuaris-bergaji-fantastis-yang-ujiannya-susah-banget\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">ujian aktuaris.<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari pengalaman pertama saya menjadi penonton acara televisi secara langsung, tampaknya saya kurang cocok untuk menjadi tipikal penonton seperti itu. Apalagi kalau sampai menjadi penonton bayaran. Walaupun durasinya tidak sampai lima jam, saya sudah merasa lelah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi saya yang merupakan anak rumahan ini, rasanya jauh lebih nikmat kalau menonton suatu acara televisi dilakukan sambil gegoleran. Apalagi kalau ditemani seorang kekasih halal. Ehem, jadi ketahuan deh status saya saat ini.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/indonesian-idol-harusnya-ubah-nama-jadi-indonesian-pop\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Indonesian Idol Harusnya Ubah Nama Jadi Indonesian Pop<\/strong><\/a> <b><\/b><b>dan tulisan\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/muhammad-fariz-kurniawan\/\"><b>Muhammad Fariz Kurniawan<\/b><\/a><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya berpikir kalau menonton acara stand up comedy tersebut secara langsung di tempat alias on the spot akan terasa lebih lucu. <\/p>\n","protected":false},"author":960,"featured_media":95810,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[3785,890],"class_list":["post-94755","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-acara-tv","tag-nonton"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/960"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=94755"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94755\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=94755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=94755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=94755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}