{"id":94564,"date":"2020-12-12T22:42:37","date_gmt":"2020-12-12T15:42:37","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=94564"},"modified":"2020-12-14T08:08:53","modified_gmt":"2020-12-14T01:08:53","slug":"5-preset-vsco-gratis-yang-wajib-dicoba-agar-hasil-foto-terlihat-aesthetic","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-preset-vsco-gratis-yang-wajib-dicoba-agar-hasil-foto-terlihat-aesthetic\/","title":{"rendered":"5 Preset VSCO Gratis yang Wajib Dicoba agar Hasil Foto Terlihat Aesthetic"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari gini siapa sih yang nggak kenal VSCO? VSCO adalah salah satu aplikasi editing foto terpopuler sejak beberapa tahun belakangan ini, dan biasanya digunakan untuk mengubah hasil jepretan kita di gadget menjadi berkelas dan berestetika tinggi ala fotografer profesional sebelum mengunggahnya ke profil media sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba bayangkan, hanya dengan modal smartphone, aneka pilihan preset foto serta sedikit touch up sesuai selera, kamu bisa mengubah foto dari yang hasil awalnya biasa aja menjadi luar biasa. Wow!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti kebanyakan aplikasi edit foto di luar sana, di VSCO juga ada pilihan preset gratis maupun berbayar. Total ada sepuluh filter gratis yang disediakan di VSCO. Dari kesepuluh filter tersebut, inilah lima preset VSCO gratis yang wajib dicoba untuk hasil foto aesthetic!<\/span><\/p>\n<h4><b>C1<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">C1 dan para saudaranya di Vibrant Classic Series termasuk preset terfavorit yang ada di VSCO. Poin plus yang dimiliki oleh filter C1 adalah mampu memberikan efek warna pastel yang cerah lagi bersemangat. Preset ini juga bisa mempertegas perbedaan antara objek utama dengan bayangan serta memberi aksen kemerahan untuk warna-warna netral seperti putih atau abu-abu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Preset ini paling cocok untuk berbagai jenis gambar, mulai dari yang bernuansa alami seperti bunga, pantai, dan pepohonan, cityscapes yang identik dengan pemandangan daerah perkotaan, sampai momen-momen tertentu seperti sunrise atau sunset.<\/span><\/p>\n<h4><b>G3<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Preset G3 adalah salah satu dari 3 preset Portraits G Series (G1-G3) yang bisa mengubah warna kulit di foto menjadi lebih stabil. Biar begitu, filter G3 juga mampu menajamkan warna pemandangan yang ada di foto lho, supaya nggak terlihat mati atau monoton.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selebihnya hasil intonasi warna yang diberikan oleh G3 juga kurang lebih serupa dengan C1, hanya saja perbedaan before after-nya tak drastis seperti di C1, begitu juga warna-warna cerah di preset ini yang tampak lebih kalem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Efek warna yang diberikan pada objek maupun pemandangan boleh aja terlihat kontras, tapi justru keunikan itulah yang membuat gambarnya terlihat lebih hidup!<\/span><\/p>\n<h4><b>F2<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Preset yang termasuk pada kategori Mellow Series ini memberikan nuansa yang mirip dengan kamera film analog karena aura matte-nya begitu kental seakan-akan kita sedang throwback ke dekade 1980-an. F2 juga terlihat lebih low profile karena perbedaan intensitas cahaya memang bukan ciri khasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau diaplikasikan pada foto yang berlatar cerah, filter F2 mampu memberikan hasil warna yang mendekati G3 namun yang bikin beda adalah di preset ini shadownya terlihat nggak sekentara G3. Sebaliknya jika F2 dipakai di foto berlatar gelap, warna-warna gelap akan terlihat sedikit keabu-abuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memberikan kesan hipster, F2 paling oke diaplikasikan pada foto bunga-bunga, flat lays serta cuaca berawan.<\/span><\/p>\n<h4><b>B1<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kontras dengan semua preset yang dibahas di sini, preset B1 adalah satu dari tiga preset hitam putih monokrom yang bisa dimanfaatkan secara gratis di VSCO.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Preset yang tergabung dalam B&amp;W Classic Series (B1-B3) ini nggak hanya mengubah foto kalian menjadi hitam putih begitu aja, namun menjadi klasik dan berkelas karena setiap detail, mulai dari yang paling besar hingga paling kecil pun sama sekali nggak terlihat samar berkat lighting dan shadow nya yang seimbang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena pencahayaannya yang seimbang tadi, bisa dibilang B1 cocok diterapkan pada berbagai tema foto. Namun dari semua tema foto yang ada, hasil B1 terlihat maksimal digunakan pada foto-foto landscape atau street photography.<\/span><\/p>\n<h4><b>P5<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, P5 yang tergolong dalam kategori Instant Series-nya VSCO juga merupakan salah satu preset terpopuler VSCO selain C1 dan G3. Preset P5 paling top untuk memberikan efek cahaya rendah lagi sejuk, seperti foto-foto yang diambil ketika cuaca mendung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Preset P5 adalah pilihan paling pas untuk kalian yang ingin tampil kelam, edgy ataupun misterius. Sementara itu untuk foto-foto berlatar cerah, warna-warna yang hadir di dalam foto menjadi sedikit kebiruan untuk menekankan efek sejuk tadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah kelima preset gratis di VSCO yang wajib dicoba supaya foto kalian terlihat aesthetic dan Instagramable. Biarpun filter-filter diatas hanyalah sebagian kecil dari seluruh filter yang ada di VSCO, seenggaknya para pemula atau mereka yang belum siap berlangganan VSCO Full Pack tetap bisa memberi sentuhan keren ala fotografer profesional di hasil jepretan kalian. Selamat mencoba, Guys!<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tanpa-pepsi-memakan-ayam-kfc-jadi-serupa-memakan-nasi-goreng-tanpa-kerupuk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Tanpa Pepsi, Memakan Ayam KFC Jadi Serupa Memakan Nasi Goreng Tanpa Kerupuk<\/a><\/strong>\u00a0<strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/wirandra-reyhan-janitra\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span data-sheets-value=\"{&quot;1&quot;:2,&quot;2&quot;:&quot;Wirandra Reyhan Janitra&quot;}\" data-sheets-userformat=\"{&quot;2&quot;:8705,&quot;3&quot;:{&quot;1&quot;:0},&quot;12&quot;:0,&quot;16&quot;:10}\">Wirandra Reyhan Janitra\u00a0<\/span><\/a>lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seperti kebanyakan aplikasi edit foto, VSCO punya pilihan preset gratis dan berbayar. Total ada sepuluh filter gratis yang disediakan VSCO.<\/p>\n","protected":false},"author":1192,"featured_media":94709,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[8620,9808,9809],"class_list":["post-94564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-edit","tag-preset","tag-vsco"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1192"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=94564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94564\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/94709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=94564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=94564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=94564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}