{"id":94284,"date":"2020-12-12T09:28:07","date_gmt":"2020-12-12T02:28:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=94284"},"modified":"2020-12-11T12:52:59","modified_gmt":"2020-12-11T05:52:59","slug":"pertemuan-pertama-dan-terakhir-saya-bersama-iman-budhi-santosa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pertemuan-pertama-dan-terakhir-saya-bersama-iman-budhi-santosa\/","title":{"rendered":"Pertemuan Pertama dan Terakhir Saya Bersama Iman Budhi Santosa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alkisah, Iman Budhi Santosa waktu itu menjadi salah satu pembicara bersama Jefrianto dalam acara bincang-bincang sastra Jawa dan launching buku antologi geguritan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Truntum Gumelar <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang diadakan pada 23 Februari 2019 di Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta. Kebetulan saya menjadi salah satu peserta yang masuk dalam antologi geguritan yang diterbitkan oleh penerbit Interlude itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kira, saya termasuk peserta yang terlambat dalam acara. Maklum saja, saya adalah peserta dari luar kota, yaitu Banyumas. Sedangkan acara diadakan di Jogja. Saya membutuhkan waktu setidaknya sekitar 5-6 jam perjalanan dengan mengendarai sepeda motor Karisma yang stang sehernya tidak prima lagi untuk sampai dan mengikuti acara tersebut. Motivasi saya untuk mengikuti acara tersebut ada dua. Pertama, saya ingin bertemu Iman Budhi Santosa secara langsung selaku pemateri. Kedua, saya ingin mendapatkan buku antologi tersebut tentu saja. Sebab, kalau ngambil sendiri kan gratis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lama saya duduk lesehan di aula, Pak Iman masuk, impresi pertama saya saat melihat beliau adalah seorang kakek sederhana yang menyimpan ketenangan dan kebijaksanaan. Kemudian ia duduk lesehan bersama para peserta lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu berdiskusi bersama para peserta yang kebanyakan adalah generasi muda. Ia membuka diskusi itu dengan satu fragmen &#8220;Ilmu Kelakone kanthi Laku&#8221;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam epilognya yang beliau tulis berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Truntum Gumelar: Laire Tuk lan Kali Anyar<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,beliau merasa bahagia karena generasi muda sastra lahir dan tumbuh. Tuk dan kali anyar menjadi analogi generasi muda dan proses kreatif sepanjang hayat. Tuk sendiri adalah mata air, kali anyar adalah sungai baru atau aliran sungai yang baru. Fragmen \u201ctuk\u201d dan \u201ckali anyar\u201d sendiri bisa dimaknai sebagai proses atau perjalanan kreatif seseorang yang tak pernah berhenti. Di sana beliau menulis begini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;&#8230;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Antologi Truntum Gumelar uga bisa dipadhakake karo tuk kang mapan ing pereng gunung. Dene asale banyu tuk mau ora liya saka simpenan banyu udan kang dirumat dening oyod wit-witan sakiwa tengene. Umume, wetune banyu saka tuk mung cilik banjur nglumpuk ing cluwakan lan dadi blumbangan. Saka blumbang kono nuwuhake kalen cilik sing banyune ajeg mili kemricik. Bareng saya adoh kalen mau mundhak gedhe lan pungakasane dadi kali, nyambung antarane gunung kan segara. Mung wae, ora ketang wetune banyu saka tuk pancen mung cilik, nanging yen nganti mati, iline kali uga bakal mati&#8221;.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Acara diskusi malam itu berjalan dengan lancar, khidmat, remang, damai, dan kadang bergemuruh. Setelah impresi di awal dan setelah diskusi bersama beliau, saya menemukan hal baru lagi tentang beliau. Pak Iman Budhi Santosa ternyata bukan hanya kakek sederhana yang misterius dan arif. Tapi, beliau juga adalah seorang pemikir kritis yang kuat dan memiliki prinsip hidup yang tegas. Dalam diskusi tersebut saya mencatat beberapa hal yang dikemukakan oleh beliau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Jadilah tuk dan kali anyar, jangan jadi gerbong kereta api. Terus saja berjalan, nanti ilmu akan bertambah dari kiri dan kanan. &#8216;Terus mlaku, kan tansah lelaku.\u2019 Ateges, terus makarya tanpa kendhat, lan tansah nglakoni tapa brata lair batin. Gelem sinau apa wae, menyang apa lan sapa wae, murih pamawas lan pengertene tambah. Saengga duwe ati lan kapribaden jembar kayadene segara. Karya sastra adalah sodaqoh. Tidak usah berharap apa-apa dari geguritan, teruslah berproses.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkat cerita acara selesai, saya ingin menghampiri Pak Iman Budhi Santosa untuk minta foto bersama, tapi sial hape saya mati. Saya dan Pak Iman hanya berjarak beberapa puluh langkah, tapi seperti yang sudah-sudah, ketika jarak saya dengan seorang legenda hanya sepelemparan batu, tiba-tiba saya tak bisa berkata apa-apa. Ya dari jarak sedekat itu saya tak bisa berkata-kata. Untuk menyapa pun saya tak sanggup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan kemarin, Kamis, 10 Desember 2020, Iman Budhi Santosa berpulang. Dan pertemuan saya bersama beliau di Yogya dalam acara launching buku antologi geguritan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Truntum Gumelar <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">malam itu, adalah pertemuan pertama dan terakhir saya dengan beliau. Terima kasih Pak Iman atas ilmunya, atas pertemuan yang berharga itu. Saya merasa beruntung pernah &#8220;ngangsu kawruh&#8221; secara langsung meskipun hanya beberapa jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selamat jalan, sugeng tindak Pak Iman.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pemburu-togel-orang-yang-nggak-tahu-kalau-dirinya-tahu-ilmu-matematika-semiotika-dan-hermeneutika\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Pemburu Togel: Orang yang Nggak Tahu kalau Dirinya Tahu Ilmu Matematika, Semiotika, dan Hermeneutika <\/a><\/strong><strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/juli-prasetya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Juli Prasetya<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Impresi pertama saya saat melihat Iman Budhi Santosa adalah seorang kakek sederhana yang menyimpan ketenangan dan kebijaksanaan.<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":63291,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[6299,933],"class_list":["post-94284","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-obituari","tag-sastrawan"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94284","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=94284"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/94284\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63291"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=94284"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=94284"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=94284"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}