{"id":93767,"date":"2020-12-12T09:34:25","date_gmt":"2020-12-12T02:34:25","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=93767"},"modified":"2020-12-10T23:25:43","modified_gmt":"2020-12-10T16:25:43","slug":"bajaj-bajuri-adalah-the-simpsons-ala-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bajaj-bajuri-adalah-the-simpsons-ala-indonesia\/","title":{"rendered":"Bajaj Bajuri Adalah The Simpsons ala Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menonton sinetron <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Preman Pensiun<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak pernah membuat bosan diri saya ini. Pasalnya, sinetron tersebut nggak terlalu lebay jalan ceritanya dan cukup relate dengan kehidupan nyata. Saya tidak pernah kecewa dengan \u201cpolesan\u201d Aris Nugraha sebagai sutradara. Aris Nugraha memang terkenal canggih dalam kancah sinetron, sih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang, melihat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Preman Pensiun<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> membuat saya teringat akan sinetron Aris Nugraha yang dulu sekali, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bajaj Bajuri.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Apakah ada dari kalian yang ingat sinetron itu? Kalau iya, tos dulu kita. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bajaj Bajuri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dulu sering kali muncul di stasiun televisi Trans TV memang sangat menghibur, apalagi menonton bareng-bareng sama keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sinetron yang bertemakan situasi komedi itu memang sangat populer pada masa dulu, apalagi dengan adanya sosok-sosok ikonik di dalamnya. Ada Oneng istrinya Bajuri yang dikenal lelet mikirnya, ada Emak yang dikenal egois sebagai mertua, ada Ucup yang cuman pakai jersey bola saja, dan tokoh-tokoh nyentrik lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Kepikiran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bajaj Bajuri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terus, tiba-tiba di Twitter muncul akun yang isinya cuplikan-cuplikan sinetron ini. Nama akunnya adalah \u201c<\/span><a href=\"https:\/\/twitter.com\/outofcontextbjr\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bajaj Bajuri Out of Context<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d yang sampai saat ini sudah 57 ribu lebih pengikutnya. Awalnya, saya pikir akun ini akan jadi akun nostalgia-nostalgiaan saja. Sebab, namanya juga sinetron jadul, isinya juga paling begitu-begitu saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang di bio akun Twitter tersebut ditulis, \u201cMengunggah konten dari Bajaj Bajuri universe tanpa konteks,\u201d tapi masalahnya selalu relate dengan keadaan sekarang. Saat melihat unggahan terbaru, saya tonton dan ujung-ujungnya merasa, \u201cLho, iya juga ya.\u201d Begitu terus pasti. Oleh sebab itu, saya katakan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bajaj Bajuri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Simpsons <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ala<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuplikan-cuplikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bajaj Bajuri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu banyak yang relate dengan masa kini. Nih saya kasih satu-satu, kalau nggak percaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><i>Pertama,<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> soal tren dan kesukaan orang-orang terhadap kultur populer dari Korea, dalam hal ini drama Korea. Sinetron ini sudah memprediksi dari jauh-jauh hari:<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"zxx\" dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/t.co\/ihxBEmeA1L\">pic.twitter.com\/ihxBEmeA1L<\/a><\/p>\n<p>&mdash; bajaj bajuri out of context (@outofcontextbjr) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/outofcontextbjr\/status\/1335183385430396928?ref_src=twsrc%5Etfw\">December 5, 2020<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p><b><i>Kedua,<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> beberapa bulan belakang santron terdengar masalah resesi, yang mana disebabkan oleh pandemi yang berkepanjangan. Selain itu, masalah pemakaman yang setiap hari kita temui kian ramai dan banyak. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bajaj Bajuri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengemas tiga topik itu dalam satu adegan.<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"zxx\" dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/t.co\/vPycu4uoq6\">pic.twitter.com\/vPycu4uoq6<\/a><\/p>\n<p>&mdash; bajaj bajuri out of context (@outofcontextbjr) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/outofcontextbjr\/status\/1293782333225541634?ref_src=twsrc%5Etfw\">August 13, 2020<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p><b><i>Ketiga, <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">masalah lobster yang kemarin-kemarin ramai sebab ditangkapnya Edhy Prabowo sebagai tersangka terkait kasus suap. Nyatanya, hal ini juga dibahas dalam Bajaj Bajuri!<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"zxx\" dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/t.co\/RJrNw0eh9j\">pic.twitter.com\/RJrNw0eh9j<\/a><\/p>\n<p>&mdash; bajaj bajuri out of context (@outofcontextbjr) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/outofcontextbjr\/status\/1331813681500360704?ref_src=twsrc%5Etfw\">November 26, 2020<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p><b><i>Keempat,<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> masih sangat hangat dan baru juga, yakni kasus korupsi dana bencana yang akan dikenakan hukuman mati bagi siapa pun yang menyalahgunakan.<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"zxx\" dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/t.co\/tsWK3VK1Nj\">pic.twitter.com\/tsWK3VK1Nj<\/a><\/p>\n<p>&mdash; bajaj bajuri out of context (@outofcontextbjr) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/outofcontextbjr\/status\/1335435075337347072?ref_src=twsrc%5Etfw\">December 6, 2020<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita di dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bajaj Bajuri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sudah dari dulu dan sudah tidak tayang itu sungguh tak disangka-sangka malah terjadi belakangan ini. Maka, pantas kalau ia dijuluki sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Simpsons <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ala<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Indonesia. Tidak hanya soal isu-isu besar, isu-isu ringan yang ada di sekitar kita nyatanya juga dibahas dalam sinetron tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang baru belakangan diketahui ternyata jokes yang dipakai dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bajaj Bajuri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> baru ketahuan banyak jokes dewasanya. Namun, ini tidak menghilangkan esensi sinetron tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, yang pasti apresiasi sebenarnya jatuh kepada Aris Nugraha yang menjadi sutradara sekaligus produser. Pasalnya, Aris Nugraha memang dikenal sebagai salah satu sineas yang banyak menyentil kehidupan masyarakat kelas bawah dengan karya-karya miliknya. Lihat saja, hari ini yang masih ada di televisi seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Preman Pensiun<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tukang Ojek Pengkolan,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ceritanya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat kelas bawah, bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah, apakah cerita di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bajaj Bajuri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan tetap relate sampai ke depannya atau tidak, yang pasti saya akan tetap melihat akun Twitter Bajaj Bajuri Out of Context. Paling tidak, kalau misalnya tidak relate, bisa buat nostalgia.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/konsep-7-dosa-besar-pada-tokoh-emak-eti-ibunya-oneng-di-sitkom-bajaj-bajuri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Konsep 7 Dosa Besar pada Tokoh Emak Eti, Ibunya Oneng di Sitkom Bajaj Bajuri<\/strong><\/a> <b><\/b><b>dan artikel\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/nasrullah-alif\/\"><b>Nasrulloh Alif Suherman<\/b><\/a><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform Use Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cerita Bajaj Bajuri ternyata sangat relate dengan kehidupan saat ini. Mungkin sinetron ini adalah The Simpsons ala Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"author":321,"featured_media":94258,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[6914,9777],"class_list":["post-93767","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-bajaj-bajuri","tag-the-simpsons"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93767","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/321"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93767"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93767\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/94258"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93767"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93767"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}