{"id":93139,"date":"2020-12-08T09:34:37","date_gmt":"2020-12-08T02:34:37","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=93139"},"modified":"2020-12-07T22:07:20","modified_gmt":"2020-12-07T15:07:20","slug":"lagu-hindia-ternyata-nggak-related-blas-dengan-kehidupan-saya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lagu-hindia-ternyata-nggak-related-blas-dengan-kehidupan-saya\/","title":{"rendered":"Lagu Hindia Ternyata Nggak Related Blas dengan Kehidupan Saya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak mengenal beberapa kawan Terminal dari Jogja, saya jadi sering mengunjungi kafe. Walau intensitas pertemuan kami lebih sering terjadi di angkringan, sih. Di kafe, saya sering mendapatkan referensi lagu-lagu bagus dan nyaman di telinga saya. Salah satunya adalah Mas Hindia yang merupakan<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/emang-kenapa-kalau-saya-tidak-suka-feast-selera-saya-rendahan-gitu\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">vokalis band .Feast.<\/span><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah ke Rumah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014yang beberapa kali saya sebutkan dalam tulisan saya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Evaluasi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Evakuasi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun saya suka. Curiganya, jika Mas Hindia bikin lagu judulnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Evaporasi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ejakulasi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun sepertinya saya bakalan suka. Bukan lelah sama lagu-lagu mbengok-mbengok, lagu-lagu Mas Hindia hadir seperti pengantar tidur atau sekadar istirahat di kasur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi suara Mas Hindia seperti ubin masjid yang terbuat dari marmer, adem, dan syahdu sekali. Makin lama saya dengar, rasanya ingin ngulik lirik-liriknya. Sudah banyak memang, tersebar di seluruh mesin pencarian di internet. Pun lagu ini personal suasana hati Mas Hindia. Namun, kurang menyenangkan jika sebuah lagu nggak saya tafsirkan secara pribadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jebulnya, ndilalahnya, dan tiba-tibanya, semua lagu Mas Hindia ini blas nggak mashoook di kehidupan saya yang super menegangkan seperti malam pertama. Mulai dari track nomor satu sampai terakhir\u2014jika kita abaikan voice-note yang menurut Mas Hindia penting, tapi menurut saya blas nggak penting\u2014nggak ada yang related dengan kondisi hati saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, Hindia mania\u2014maaf saya nggak tahu nama fans fanatik Hindia\u2014di luar sana, ketika Hindia bernyanyi, kebanyakan bakalan menangis. Artinya, lagu ini bukan personal lagi, melainkan konsumsi publik. Saya ambil beberapa lagu saja, yang <\/span><b><i>pertama<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Evakuasi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tentunya. Wajib masuk daftar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari bait pertama saja, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAku hanya ingin ketenangan. Bukan rumah, uang, atau ketenaran.\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sudah banyak kontradiktif personal. Yo edan, Lur, kalau saya nggak butuh rumah atau uang. Walaupun warga Jogja seperti saya, bikin rumah ya kalau nggak kerja super wangun, warisan, ya tentu saja dari undian Mirota.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku hanya ingin ketenangan. Tanpa kabar, panggilan, dan pertemuan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d Mas Hindia sudah cosplay swakarantina sebelum pandemi tiba. Awalnya, saya juga merasakan hal yang sama. Males banget bertemu orang-orang. Tapi sekarang, jika nggak ketemu orang, ya nggak bisa makan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di rumah, rebahan, tiduran, garuk-garuk udel. Lantas bangun-bangun ibu saya bakal nembung, \u201cREBAHAN TEROOOSSS!\u201d Terus saya harus jawab apa? \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aku hanya ingin ketenangan. Tanpa kabar, panggilan, dan pertemuan\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> gitu? Yo pastinya dikemplang dengan telak.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Kedua<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk Apa \/ Untuk Apa?<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Untuk poin kedua, mungkin masalahnya adalah perbedaan latar belakang. Saya belum merasakan apa yang dirasakan oleh Mas Hindia. Walau amat enak didengarkan, tetap saja setiap nyanyi lagu ini saya jadi pekewuh. Lha ya jelas, wong saya belum sekaya Mas Hindia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mas Hindia bisa enak nyanyi, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal katanya uang takkan ke mana [\u2026.] Diprosesnya melintah lupa jadi manusia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d Mas Hindia rebahan saja sudah dapat pundi-pundi rupiah. Entah\u2014jika boleh sok tahu sedikit\u2014dari label, bisnis, hingga undangan nge-podcast. Kalau saya jelas beda, uang takkan ke mana, tapi rasa lapar saya yang bermuara kepada emosi dan misuh-misuh bakalan ke mana-mana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">diprosesnya melimpah lupa jadi manusia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pun sama, masih nggak related. Terhitung pada 5 Desember ketika saya mengetik ini, saya belum punya rekening. Jadi seluruh pundi-pundi rupiah yang saya dapat, itu larinya ke rekening ibu saya. Bukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lupa jadi manusia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi lupa ambil transferan sih iya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu ada lagi, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak sepatu minim privasi susah pergi. PS-4, nintendo switch tanpa player dua<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d Jelas, Hindia di 2019 hingga 2020 itu sedang ngawu-awu sekali. Bicara begitu amat pantas. Kalau saya ya wagu. Sepatu banyak, beli di Jalan Mataram. Boro-boro PS-4 dan nintendo switch, PS-2 saja masih ngerental.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Ketiga<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah ke Rumah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tentu saja ini bukan perihal cemburu dengan keberanian Hindia menyebut perempuan-perempuan penting dalam hidupnya. Mantan-mantannya, sahabat-sahabatnya, bundanya, sesentimentil cinta monyetnya, hingga pacar-pacarnya. Bukan juga perihal jumlah, kualitas, sampai kuantitas. Menurut saya, wajar punya beberapa sosok perempuan penting dalam kehidupan Hindia. Saya pun juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Permasalahan adalah nama-nama perempuan yang Hindia sebutkan, kok, ya, bisa berima semua. Kalau nama-nama perempuan penting dalam kehidupan saya dibuat sebuah lagu, ya hasilnya nggak mutu. Misal Sutiah, bude saya. Atau ya Rukhmaenah, nenek saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang-orang mengubah nama-nama sesuai dengan urusan hidupnya. Nggak lucu kan semisal saya ikut-ikutan, ganti lirik lagu ini jadi begini, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Menyesal, tak kusampaikan, cinta monyetku ke Fatimah dan Fatonah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/baskara-hindia-putra-dan-lagu-lagunya-yang-diklaim-menyembuhkan-depresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Baskara \u2018Hindia\u2019 Putra dan Lagu-lagunya yang Diklaim Menyembuhkan Depresi<\/strong> <\/a><b><\/b><strong>atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/gusti-aditya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Gusti Aditya<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bukan lelah sama lagu-lagu mbengok-mbengok, lagu-lagu Mas Hindia hadir seperti pengantar tidur atau sekadar istirahat di kasur.<\/p>\n","protected":false},"author":130,"featured_media":93554,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[4127,5397,248],"class_list":["post-93139","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-feast","tag-hindia","tag-musik"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/130"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93139"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93139\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/93554"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}