{"id":90611,"date":"2020-12-01T06:43:49","date_gmt":"2020-11-30T23:43:49","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=90611"},"modified":"2020-11-30T21:07:19","modified_gmt":"2020-11-30T14:07:19","slug":"menelusuri-acara-pencarian-bakat-yang-paling-sukses-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menelusuri-acara-pencarian-bakat-yang-paling-sukses-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Menelusuri Acara Pencarian Bakat yang Paling Sukses di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Acara pencarian bakat. Apa yang terlintas dalam benak kita ketika mendengar kalimat tersebut? Kebanyakan pasti memikirkan program televisi pencarian bakat menyanyi seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesian Idol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena itu yang paling umum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencarian bakat atau dalam bahasa Inggris disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">talent search<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah salah satu tema acara televisi yang menghadirkan perlombaan antarpeserta dalam suatu bidang entah itu menyanyi, memasak, menari, bakat unik, dan masih banyak lagi. Di Indonesia sendiri pencarian bakat sejarahnya bisa dilihat dari awal yaitu acara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Asia Bagus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tenar di era 90-an.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Asia Bagus <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sendiri sebenarnya bukanlah pencarian bakat asli dari Indonesia melainkan hasil kreasi Fuji TV yang bekerjasama dengan beberapa stasiun TV di Asia termasuk Indonesia. Bagi pembaca generasi Z yang tidak tahu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Asia Bagus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, program ini adalah acara pencarian bakat menyanyi antarnegara Asia yang terkenal di era 90an. Acara ini mempertemukan kontestan dari berbagai negara Asia dan Indonesia menjadi salah satu negara yang sering diunggulkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa penyanyi Indonesia tersukses yang merupakan alumni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Asia Bagus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Dia adalah Krisdayanti. Dulu, ibu kandung Aurel Hermansyah ini sangat berprestasi di ajang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Asia Bagus <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang kemudian karirnya gemilang di kancah musik tanah air. Selain itu penyanyi Indonesia jebolan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Asia Bagus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lainnya adalah Rio Febrian, Dewi Gita, dll. Acara pencarian bakat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Asia Bagus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berakhir pada 2000 setelah berjalan delapan tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memasuki masa reformasi di Indonesia, pertelevisian Indonesia mulai lebih berwarna tanpa adanya pengekangan berunsur politik walaupun nantinya akan diatur oleh KPI. Pada masa itu sudah banyak acara pencarian bakat yang sukses di Amerika Serikat namun Indosiar dengan langkah berani membuat program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Akademi Fantasi Indosiar (AFI)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">AFI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dianggap menjadi pionir pencarian bakat di Indonesia sekaligus menjadi yang pertama sukses besar. Saat itu ratingnya tinggi dan digemari masyarakat. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">AFI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> musim pertama dilangsungkan pada 2003 dan langsung menyedot perhatian publik kala itu. Format satu orang tereliminasi setiap minggu saat itu masih dianggap baru dan merupakan sesuatu yang seru. Ingat bagaimana Adi Nugroho sebagai host di akhir acara akan menyeret koper dan menyebutkan nama kontestan yang harus tereliminasi?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat kesuksesan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">AFI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, RCTI tampaknya tak mau kalah. Mereka lantas membeli lisensi Idol yang sudah sukses besar di Amerika Serikat. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesian Idol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> musim pertama digelar pada 2004. Hasilnya? Sangat sukses dan fenomenal!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep audisi yang menarik membuat orang Indonesia langsung menyukai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesian Idol <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">saat pertama kali tayang. Kontes menyanyi ini lantas dicap sebagai kontes bakat menyanyi terbesar di Indonesia dan jumlah orang yang mengikuti audisinya pun setiap musimnya selalu membludak. Telah banyak jebolan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesian Idol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sukses berkarier di blantika musik Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tahun yang sama, 2004, TPI (sekarang MNCTV) menggelar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kontes Dangdut TPI (KDI)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> program ini bisa disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesian Idol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> versi dangdut. KDI juga sukses besar dan berhasil menaikan musik dangdut ke puncak popularitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 2005, TPI kembali membuat terobosan dengan menggelar<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Audisi Pelawak TPI (API)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Melalui acara inilah Sutisna atau yang lebih kita kenal dengan Sule mulai dikenal masyarakat. Musim pertama API menuai kesuksesan dan melambungkan nama Sule yang saat itu tergabung dengan grup lawak SOS dan menjadi juara. Oh iya, Rina Nose juga merupakan alumni API musim ketiga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena kesuksesan beberapa pencarian bakat itulah kemudian acara lain dengan tema bermunculan mulai dari yang berhasil hingga yang kurang laku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 2007 Indosiar sempat menggelar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mamamia Show<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan konsep yang cukup unik yaitu kontes menyanyi para remaja putri yang managernya adalah ibu mereka. Musim pertama cukup sukses namun sayang musim-musim berikutnya tidak terlalu berhasil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memasuki akhir 2000-an, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesian Idol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan KDI mulai mengalami kejenuhan dan ratingnya menurun. Sedangkan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> AFI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menghilang duluan setelah<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> AFI <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">2007. Indosiar lalu menggelar pencarian bakat yang mulai dengan konsep yang dibuat sendiri seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Superstar Show<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Super Soulmate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barulah pada 2011, Kompas TV yang saat itu masih baru menggebrak pertelevisian Indonesia dengan mengadakan acara pencarian bakat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Stand Up Commedy Indonesia (SUCI)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Acara ini meroket popularitasnya sekaligus membangkitkan dunia stand up comedy alias komedi tunggal di tanah air. Berkat kesuksesannya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mempunyai banyak sekali lulusannya yang sukses berkarir di dunia entertainment. Mulai dari Ernest Prakasa, Dodit Mulyanto, Arie Kriting, Babe Cabita, Coki Pardede, Rigen, Tretan Muslim, dll.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 2014 saat Indosiar sudah ganti kepemilikan dari Salim Group ke Surya Citra Media, mereka menggelar<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Dangdut Academy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (yang sekarang jadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Liga Dangdut Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang sayangnya walaupun sukses, tetapi dari kualitas konsep patut dikritisi. Pasalnya banyak sekali hal-hal yang kurang bermutu dari acara ini mulai dari sesi komentar juri yang terlalu lama, tayang setiap hari seperti sinetron, hingga jualan kesedihan peserta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 2019, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">MasterChef Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang empat tahun absen kembali digelar dan hasilnya menuai kesuksesan dengan tiga juri yang kini tengah berada dalam puncak ketenaran. Acara memasak ini kini tengah digandrungi masyarakat bahkan orang-orang yang sudah malas menonton TV rela kembali untuk melihat kembali layar kaca di rumahnya karena tayangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">MasterChef Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di YouTube hanya cuplikan-cuplikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang harus diakui jika dari sekian banyak acara TV zaman sekarang, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">MasterChef Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah yang paling mendingan kualitasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari beberapa acara pencarian bakat yang saya sebutkan di atas, ada yang masih belum disebut. Di antaranya ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia&#8217;s Got Talent, Indonesia Mencari Bakat, The Master, X-Factor Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan masih banyak lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya, mana yang paling sukses? Menurut saya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SUCI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Kompas TV dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesian Idol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kedua pencarian bakat tersebut paling banyak &#8220;memproduksi&#8221; lulusannya menjadi sukses dalam kariernya.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sebelum-boruto-ada-dragon-ball-gt-yang-sama-ampasnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sebelum Boruto, Ada Dragon Ball GT yang Sama Ampasnya <\/a><\/strong><strong>dan artikel\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/hilman-azis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Hilman Azis<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Acara pencarian bakat belakangan menjadi program televisi paling laris dan sukses. Tapi, mana yang paling sukses di Indonesia?<\/p>\n","protected":false},"author":1160,"featured_media":16183,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6,8],"tags":[5617,7143],"class_list":["post-90611","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-featured","tag-master-chef-indonesia","tag-program-tv"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90611","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1160"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90611"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90611\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16183"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90611"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90611"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90611"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}