{"id":90526,"date":"2020-11-28T06:11:23","date_gmt":"2020-11-27T23:11:23","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=90526"},"modified":"2020-11-28T08:30:51","modified_gmt":"2020-11-28T01:30:51","slug":"3-ciri-giveaway-abal-abal-yang-bikin-orang-tertipu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-ciri-giveaway-abal-abal-yang-bikin-orang-tertipu\/","title":{"rendered":"3 Ciri Giveaway Abal-abal yang Bikin Orang Tertipu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari gini kalau ingin dapat sesuatu secara gratis cukup mudah, salah satu caranya adalah dengan mengikuti giveaway yang bertebaran di media sosial, baik itu di Twitter atau Instagram yang sering ditemukan. Mulai dari giveaway buku, pakaian, kosmetik, sampai alat elektronik seperti gadget hari ini ada giveawaynya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi, belakangan memang giveaway dijadikan sebagai salah satu alternatif cepat untuk meraih jumlah follower media sosial atau subcribers di YouTube. Memang kesannya seperti instan dan &#8220;apaan sih&#8221; banget, well, tapi cara itu memang lumayan berhasil. Mengingat, orang-orang Indonesia memang sangat banyak yang mental gratisan. Upsss.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kadang ada beberapa adab dan etika yang tidak diperhatikan peserta giveaway dan jadinya membuat orang lain risih. Soal itu, sudah dituliskan dengan baik dalam tulisan<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-adab-yang-mungkin-sudah-dilupakan-para-pemburu-giveaway\/\"> <b>&#8220;3 Adab yang Mungkin Sudah Dilupakan para Pemburu Giveaway&#8221;<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang saya sendiri sangat mengamininya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, selain membuat risih ternyata para pemburu giveaway banyak juga yang terlihat bodoh. Betul sekali. Saya ulangi, terlihat bodoh. Kenapa saya katakan demikian? Sebab banyaknya orang-orang mengadakan giveaway, banyak juga orang-orang yang iseng menggunakan kedok giveaway untuk meningkatkan traffic medsos, menambah follower, bahkan sampai untuk menipu. Parahnya, sudah banyak yang begini dan banyak juga yang masih jatuh ke lubang yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, sebagai orang yang gemas akan tingkah laku para Pemburu giveaway yang serampangan, saya berinisiatif untuk memberikan saran-saran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Pertama, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">tolong perhatikan gambar pembuat giveaway. Ini adalah hal yang sangat sepele, tapi sebenarnya fatal. Kadang-kadang, orang keburu terdistraksi dengan gambar. Coba tolonglah, perhatikan itu gambarnya. Kalau perlu, kalian googling keaslian gambarnya. Salah-salah malah gambar boleh comot dari Google.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah juga kejadian, saya lihat di Twitter, orang mengadakan giveaway, tapi gambarnya Iphone dari Google. Sudah begitu, gambar Iphone bahasa Rusia tertulis di layarnya. Wah, nggak valid dong. Harusnya hadiahnya yang beneran nyata memang ada wujudnya, biar meyakinkan.<\/span><\/p>\n<p><b>Kedua, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">pastikan akun yang kamu ikuti bukan akun bodong. Banyak akun bodong yang baru dibuat dan membuat giveaway sembarangan. Padahal, akun-akun tersebut belum tentu mengadakan giveaway secara benar alias patut dipertanyakan keasliannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, kadang-kadang akun bodong yang kebanyakan angka (kalau di Twitter) itu akun buzzer. Supaya ramai tagar yang dibawa, embel-embel giveaway pun diadakan. Yang ikut? Banyak saja. Namanya juga mental gratisan.<\/span><\/p>\n<p><b>Ketiga, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">kalau ada caption itu dibaca sampai habis. Jangan cuma dianggap pajangan, nanti menyesal belakangan. Caption atau status itu adalah informasi giveaway, jangan hanya lihat sekilas dan iya-iya saja. Paham nggak, sih?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah saya temui, ada orang yang memajang foto gawai, kalau nggak salah, terus di caption dia menulis, &#8220;Ada gawai nganggur nih, follow dan share status ini ya.&#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba diperhatikan. Saya ulang nih, ya &#8220;Ada gawai nganggur nih, follow dan share status ini ya.&#8221; Hadehhh, jelas sekali tidak ada tulisan yang bersangkutan mau giveaway kan. Lho, kok malah ramai saja itu status dibagikan ke banyak orang. Sudah begitu banyak yang membalas dengan kata &#8220;done\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Done-done palamu ngedon. Padahal orang itu niatnya cuma ngetes aja, ngeprank. Itulah bunda, pentingnya literasi tinggi. Baca makanya dengan teliti, nafsuan aja sia teh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sendiri sebenarnya ketawa ngakak melihat orang-orang yang dikibulin begitu, bagi saya itu lucu sekali. Bukannya nggak simpati, tapi saya Indosat (waw jokes bapak-bapak). Lagian, itu kan kesalahan sendiri yang dilakukan, aneh-aneh saja kelakuan orang-orang kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, sudah saya kasih tahu ya, tiga hal yang harus diperhatikan sebelum ikut giveaway. Kalau masih kena jebakan batman, salah sendiri.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kalau-bosan-sama-skenario-film-bokep-tonton-sampai-selesai-dan-tambah-referensi-filmnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kalau Bosan sama Skenario Film Bokep, Tonton Sampai Selesai dan Tambah Referensi Filmnya<\/a><\/b>\u00a0<b>dan artikel\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/nasrullah-alif\/\"><b>Nasrulloh Alif Suherman<\/b><\/a><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform Use Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selain membuat risih ternyata para pemburu giveaway banyak juga yang terlihat bodoh. Bahkan nggak sedikit yang terkecoh penipuan.<\/p>\n","protected":false},"author":321,"featured_media":2233,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[6480,102],"class_list":["post-90526","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-kuis","tag-media-sosial"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90526","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/321"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90526"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90526\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90526"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90526"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90526"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}