{"id":90508,"date":"2020-11-25T06:41:57","date_gmt":"2020-11-24T23:41:57","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=90508"},"modified":"2020-11-24T21:43:22","modified_gmt":"2020-11-24T14:43:22","slug":"rintik-sedu-podcast-galau-yang-cocok-didengar-untuk-merayakan-kesedihan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/rintik-sedu-podcast-galau-yang-cocok-didengar-untuk-merayakan-kesedihan\/","title":{"rendered":"Rintik Sedu, Podcast Galau yang Cocok Didengar untuk Merayakan Kesedihan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak sekali Podcast yang bertebaran saat ini. Mulai dari Podcast humor, horor, sampai yang menyayat hati. Saya sudah mendengarkan beberapa genre Podcast seperti yang saya sebutkan barusan. Mendengarkan Podcast berasa seperti dengar radio konvensional. Alternatif buat saya yang rindu radio konvensional. Hingga akhirnya saya menemukan Podcast Rintik Sedu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stasiun radio yang biasanya ada di radio konvensional sekarang bisa didengarkan secara online. Selain itu beberapa stasiun radio juga punya Podcast mereka sendiri. Keren sih sebenarnya. Podcast memang kekinian sekali. Anak-anak muda harusnya lebih sering dengar Podcast sekarang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya biasanya lebih sering dengar Podcast horor dan yang mellow-mellow. Apalagi Podcastnya Rintik Sedu. Belum lama ini saya jadi penggemar Podcastnya, baru seumur jagung. Tapi, Podcast ini membuat saya bisa meratapi kehidupan. Khususnya percintaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kalian suka sekali dengan apa pun yang menyayat hati atau sedang ingin meluapkan emosi dengan menangis, Rintik Sedu mungkin bisa jadi solusi kalian untuk meluapkan emosi itu. Saya suka sekali kalau sudah dengar Rintik Sedu bicara. Intonasi suaranya bagus dan lembut. Benar-benar bisa menenangkan hati pendengar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain karena kontennya yang memang merepresentasikan kehidupan sehari-hari, Rintik Sedu juga hadir dengan dua bahasa. Bahasa Indonesia dan Inggris. Jadi buat kalian yang ingin menambah skill berbahasa bisa dengar juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sudah mendengarkan beberapa judul dari Podcast Rintik Sedu. Seperti \u201cOrang Sedih\u201d, \u201cMisi Penyelamatan Hati\u201d, \u201cSelamat Hari Sedih Sedunia\u201d, \u201cInsecure Adalah Hak Semua Manusia\u201d, dan masih banyak lagi. Nggak cuma berisi konten soal patah hati, ada juga motivasi untuk pendengar setia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tersentuh kala mendengar \u201cOrang Sedih\u201d untuk pertama kalinya. Ketika dengar isi Podcast itu, penyiar sedang merasa sedih. Sama seperti saya yang kadang merasa sedih entah apa sebabnya. \u201cOrang Sedih\u201d menggambarkan perasaan sedih yang entah datang dari mana. Emosi seperti sedih dan marah memang wajar adanya walau kadang kita tidak tahu persis penyebabnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cOrang sedih nggak butuh saran.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cOrang sedih hanya butuh tahu kalau mereka nggak sendirian.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua kalimat dari \u201cOrang Sedih\u201d yang selalu terngiang dalam ingatan saya sampai hari ini. Saya menyadari ketika dengar \u201cOrang Sedih\u201d, Rintik Sedu akan menjadi Podcast galau favorit saya mulai saat itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMisi Penyelamatan Hati\u201d nggak kalah mellownya dengan \u201cOrang Sedih\u201d. Memiliki hubungan dengan orang yang salah memang sangat menyebalkan. \u201cMisi Penyelamatan Hati\u201d menjelaskan itu semua. Bagaimana perjalanan percintaan yang nggak jelas. Hanya sepihak. Perjuangan yang sia-sia. Berakhir dengan melepaskan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSebuah ending yang harus dipikirkan sejak awal.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLagi-lagi harus menjemput perasaan ini pulang ke rumah tanpa buah tangan yang bisa jadi kenang-kenangan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ah! Beberapa penggal kalimat itu harusnya sudah bisa menjelaskan seberapa galau Podcast Rintik Sedu. Jujur, Rintik Sedu punya cara penyampaian yang ringan dan mudah masuk ke dalam hati dan pikiran. Bersiap-siaplah yang galau semakin galau. Kalau mau nangis, bisa nangis sejadi-jadinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan mendengarkan Rintik Sedu selama musim penghujan seperti ini. Hujan jadi momen tersendiri untuk menenangkan diri dan pikiran. Dengar Podcast sembari minum teh atau kopi hangat. Suatu kolaborasi yang luar biasa bukan? Tetes air hujan yang perlahan turun lewat jendela kamar, jadi sesuatu yang bahkan bisa kita ratapi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya juga bingung kenapa hujan bisa dikaitkan dengan memori lawas. Maksudnya dengan memandangi hujan pikiran saya juga bisa menjelajahi waktu dengan sendirinya. Entah kenapa Rintik Sedu mampu membawa saya mengingat kembali momen-momen berharga yang pernah saya lewati. Entah itu bersama teman, keluarga, atau pacar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Efek suara penyiar yang memabukkan ditambah rintikan air hujan agaknya memang sakti. Podcast ini akan terus berlanjut pada judul-judul berikutnya yang relate dengan kehidupan manusia di muka bumi.\u00a0 Saya bisa tertawa dan menangis dalam satu waktu. Saya kira cukup kalau hanya me time dengan mendengarkan Podcast.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya merekomendasikan Podcast ini bukan tanpa alasan. Saya seakan bisa lebih menghargai hidup. Semua keluh kesah yang disampaikan penyiar juga sesuatu yang ingin saya sampaikan. Penyiar memang tahu isi hati pendengar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gara-gara ini, kebiasaan saya mendengarkan Podcast jadi meningkat. Memang nggak hanya Podcast ini yang saya dengarkan. Sebab Podcast ini spesial, butuh waktu yang pas untuk didengarkan. Kalau keadaan hati sedang ceria ya nggak pas banget, yang tadinya bahagia nanti malah sedih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya Rintik Sedu bisa jadi solusi kalau perasaan sedang dalam keadaan kacau balau. Kita akan merasa seperti sedang berada di ambang kehancuran. Tidak ada salahnya untuk merayakan kesedihan. Siapa tahu dengan mengafirmasi segala pelik dalam hidup, hati bakal lebih lega.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/embel-embel-kewajiban-perempuan-membuat-saya-malas-beres-beres-rumah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Embel-embel Kewajiban Perempuan Membuat Saya Malas Beres-beres Rumah <\/a><\/strong><strong>atau tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/Ayu-Octavi-Anjani\">Ayu Octavi Anjani<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/h6>\n<h6><strong><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\">di sini.<\/a><\/em><\/strong><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rintik Sedu bisa jadi solusi saat perasaan kacau balau. Kita akan merasa seperti di ambang kehancuran. Tidak ada salahnya merayakan kesedihan<\/p>\n","protected":false},"author":286,"featured_media":87460,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[6968,3316],"class_list":["post-90508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-industri-hiburan","tag-podcast"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/286"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90508"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90508\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87460"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}