{"id":90006,"date":"2020-11-28T06:53:12","date_gmt":"2020-11-27T23:53:12","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=90006"},"modified":"2021-10-06T14:44:38","modified_gmt":"2021-10-06T07:44:38","slug":"3-rekomendasi-anime-untuk-penonton-dewasa-yang-bakal-mengubah-konsepsimu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-rekomendasi-anime-untuk-penonton-dewasa-yang-bakal-mengubah-konsepsimu\/","title":{"rendered":"3 Rekomendasi Anime untuk Penonton Dewasa yang Bakal Mengubah Konsepsimu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kita bicara soal anime, apa sih pikiran yang pertama terlintas di kepala? Jepang? Kartun? Settingan Sekolah Menegah? Atau malah tontonan untuk anak-anak dan remaja? Perspektif yang terakhir mungkin cukup sering dilontarkan sama masyarakat awam. Padahal banyak rekomendasi anime yang bakal membuka pikiran kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang anime menjadi populer pertama kali di layar kaca Indonesia karena serial anak-anak seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Doraemon<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pokemon<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau serial untuk remaja seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Naruto <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dragon Ball<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Apalagi anime biasanya sering mengambil latar belakang sekolah walaupun serialnya sendiri mungkin masuk genre superhero atau fantasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini menciptakan konsepsi bahwa anime itu adalah sebuah genre cerita tertentu dan bukan bagian dari medium animasi yang lebih luas. Padahal genre anime itu sama beragamnya dengan film-film Hollywood. Nah, tulisan ini memang bertujuan memberikan daftar rekomendasi anime unik yang bisa mengubah pandangan Anda tentang anime yang hanya cocok penonton usia tertentu.<\/span><\/p>\n<h4><b>Rekomendasi Anime #1 <\/b><b><i>Tatami Galaxy<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bosan dengan anime romansa di SMA dengan segala klisenya? Mungkin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tatami Galaxy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa jadi jawabannya. Diadaptasi dari novel Tomihiko Morimi dan disutradarai oleh Masaaki Yuasa, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tatami Galaxy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bercerita tentang mahasiswa semester 5 yang menyesal telah membuang dua tahun masa kuliahnya dalam organisasi kampus yang dia benci dan tetap lajang, walaupun dia berharap untuk menemukan gadis idamannya saat pertama masuk kuliah. Semuanya berubah saat protagonis tanpa nama tersebut bertemu Dewa Perjodohan di warung mi pinggir jalan. Dewa tersebut memberi tahu bahwa dia bisa memutar kembali waktu ke semester 1 dan memberikannya kesempatan untuk mendapatkan kehidupan kampus ideal .<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lewat gaya penceritaannya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tatami Galaxy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berhasil menangkap idealisme yang kita rasakan saat pertama masuk kuliah dan kekecewaan yang mengikuti realita bahwa kehidupan kampus tak seindah dibayangkan maba. Kadang kala ekspektasi terlalu tinggi, membuat kita gagal melihat momen kecil yang menyenangkan dan memilih melihat kegagalan besar yang mengecewakan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tatami Galaxy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengajarkan bahwa saat kita berjalan terlalu cepat untuk mendapatkan memenuhi ekspektasi kita sendiri, ada baiknya kita melambat dan mengapresiasi momen-momen kecil yang berharga. Tontonan ini adalah rekomendasi anime yang baik untuk usia dewasa awal.<\/span><\/p>\n<h4><b>Rekomendasi Anime #2<\/b> <b><i>Planetes<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 2075, Ai Tanabe bermimpi untuk pergi ke antara bintang dan oleh karena itu dia bergabung dengan PT. Technora, salah satu perusahaan konglomerat yang beroperasi di orbit bumi. Sayangnya, dia menemukan bahwa pekerjaannya sebagai tukang sampah antariksa dianggap remeh oleh bagian perusahaan lain. Belum lagi divisinya diisi antariksawan menyebalkan seperti rekannya, Hachirouta Hoshino.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rekomendasi anime kali ini adalah hasil adaptasi dari manga karya Makoto Yukimura yang bisa dibilang merupakan surat cinta umat manusia kepada luar angkasa. Bahkan JAXA (Badan Penjelajah Antariksa Jepang) ikut terlibat sebagai konsultan teknis anime ini dan memastikan akurasi anime ini terhadap teori sains. Walaupun begitu, surat cinta ini tidak hanya berisi pencapaian terbaik umat manusia dalam penjelajahan antariksa tapi juga kritik terhadap peradaban manusia yang merusak bumi demi keuntungan dan perang, sekarang berusaha meninggalkan kerusakan sama di luar angkasa. Saat politik dan bisnis ikut bermain, mungkin menjadi antariksawan tidak semudah saat Yuri Gagarin mengucapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPoyekhali!\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">104 tahun lalu.<\/span><\/p>\n<h4><b>Rekomendasi Anime #3 <\/b><b><i>Monster<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat dokter Kenzou Tenma, tidak sengaja menyelamatkan pembunuh berantai, dia bertekad untuk memburu dan menghentikan kejahatannya. Diadaptasi dari mahakarya Naoki Urasawa, anime ini merupakan salah satu favorit dari banyak penyuka serial misteri. Adaptasi dari sutradara Kojima Masayuki\u00a0 ini bisa dibilang tetap berpegang teguh pada cerita asli Urasawa.\u00a0 Urasawa sendiri terkenal akan keberagaman karakter dalam serialnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari mantan intelijen Jerman Timur, detektif pada kepolisian federal Jerman, putri konglomerat Jerman hingga kelompok neo nazi anti-imigran Timur Tengah, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Monster<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki beragam karakter menarik sebagai jiwa utama dari anime ini. Pada akhirnya, penonton dihadapkan pada pertanyaan penting siapa monster sebenarnya dalam cerita ini? Mereka yang sadar dirinya kejam dan keji atau mereka yang kejam tapi masih berusaha menjustifikasi kekejian mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang harus diakui bahwa anime dengan latar belakang drama sekolah menegah atas atau laga aksi yang melibatkan remaja dengan kekuatan super pasti selalu menarik untuk ditonton semua kalangan terlepas faktor usia. Namun, medium anime itu sendiri terdiri dari banyak genre unik dan beragam target demografi usia. Ini membuktikan anime memang bukan hanya tontonan untuk remaja dan anak-anak.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/surat-jawab-dari-pemeluk-ajaran-indomie-buat-misionaris-mie-sedaap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Surat Jawab dari Pemeluk Ajaran Indomie buat Misionaris Mie Sedaap<\/a><\/strong> <strong>dan<\/strong><strong>\u00a0tulisan lainnya dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/raynal-arrung-bua\/\">Raynal Arrung Bua<\/a>.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tulisan ini berisi daftar rekomendasi anime unik yang bisa mengubah pandangan Anda. Anime bukan tontonan untuk anak-anak saja.<\/p>\n","protected":false},"author":734,"featured_media":26570,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12908],"tags":[6968,8977],"class_list":["post-90006","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-anime","tag-industri-hiburan","tag-review-anime"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90006","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/734"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90006"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90006\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26570"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90006"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90006"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90006"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}