{"id":89683,"date":"2020-11-20T06:41:54","date_gmt":"2020-11-19T23:41:54","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=89683"},"modified":"2020-11-19T20:00:20","modified_gmt":"2020-11-19T13:00:20","slug":"boleh-diadu-burjo-ums-lebih-unggul-ketimbang-burjo-di-uns","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/boleh-diadu-burjo-ums-lebih-unggul-ketimbang-burjo-di-uns\/","title":{"rendered":"Boleh Diadu, Burjo UMS Lebih Unggul Ketimbang Burjo di UNS"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bandung boleh jadi punya UNPAR vs UNPAD untuk dirivalkan. Seperti yang sudah Boris, Gilbhas, dan Uus lakukan di konten YouTube-nya, meskipun ada ITB, UPI, dll. juga, sih. Pun demikian dengan Solo yang punya battle of campus-nya sendiri, yaitu UNS vs UMS. Kedua kampus ini ibarat dua kutub. UNS sebagai perwakilan dari timur kota Solo dan UMS sebagai kutub barat Solo, walau sejatinya masuk dalam wilayah Kabupaten Sukoharjo. Sebab, kalau kata Arum Setiadi seorang MC kawakan di Solo, UNS adalah akronim dari \u201cUniversitas Ning Solo\u201d dan UMS akronim dari \u201cUniversitas Meh Solo\u201d. Tapi, soal burjo, saya berani jamin burjo UMS lebih unggul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua kampus ini adalah magnet kehidupan kampus di Solo. UNS turut memajukan peradaban di Ngoresan raya sedangkan UMS memajukan peradaban Pabelan, Gonilan, dan Gumpang raya. Bagi pelaku usaha pun sudah menjadi kewajaran apabila membuka usaha di UNS dan kemudian ingin melebarkan usahanya, UMS selalu dipilih sebagai pilihan kedua. Berlaku pula sebaliknya. Saya sendiri menghabiskan hari-hari saya sebagai bagian dari warga Ngoresan raya alias kutub UNS (walaupun bukan anak UNS).\u00a0 Dan, sesekali bertandang ke UMS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti singkatan namannya yang mirip, ambience kedua kampus ini juga sebelas-duabelas, tipis-tipis lah. Seperti wajarnya kehidupan kampus lainnya, kedua kampus ini adalah magnet bagi \u201cburjo\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aa dan teteh Sunda pengolah keplek ilat menjamur di kedua kutub ini. Sama banyaknya, tapi harus saya katakan bahwa burjo UMS secara umum lebih baik ketimbang burjo di UNS. Oke, tapi ini adalah opini dari warga Ngoresan raya. Saya mengamini pepatah \u201crumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu hal yang paling kentara yaitu soal tampak fisiknya. Lebih dulu menyelami burjo di UNS, image burjo selalu lekat dengan sederhana. Yah, burjo di UNS kebanyakan memiliki bangunan fisik sederhana berupa ruko-ruko mungil. Ditambah lagi topografi daerah UNS yang notabene banyak tanjakan serta jalanan yang berkelok-kelok, seolah tak mengizinkan burjo-burjo berkreasi dengan bangunannya. Tapi, image sederhana itu perlahan luntur ketika saya menyelami burjo-burjo UMS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awal menyelami burjo UMS, saya sempat berpikir, \u201cAh, mungkin ini burjo paling bagus.\u201d saat saya pertama kali singgah di salah satu burjo yang mendiami ruko yang tampak kokoh dan tembok yang menjulang tinggi. Jawaban itu tak sepenuhnya benar karena semakin menyelami daerah UMS, saya malah menemukan fakta baru, ternyata masih banyak yang lebih bagus dan lebih besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian pula pada interior burjonya, burjo UMS tampak tampil lebih berani, sekilas dari kejauhan tampak seperti ala-ala kafe. Berjejer kursi banyak dan seolah tak mau tampak sederhana serta beberapa pajangan lampu yang tidak mainstream.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan burjo di UNS biasanya hanya menyediakan beberapa kursi saja, tak jarang hanya menyediakan kursi panjang. Seringkali penjual harus menambah tikar supaya \u201cnongkrongable\u201d. Di UNS saya juga hanya menemukan beberapa burjo yang seolah tampak njelimet, misalnya seperti burjo Tiada Tara, yang dari kejauhan tidak menampakan ciri keburjoannya dengan lampu remang-remang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih berani, burjo UMS ada yang menggunakan konsep rumah makan ala foodcourt. Salah satunya yang tampak di burjo One Way. Dan satu hal lagi, sudah lumrah bahwa burjo UMS menyediakan wifi, yah, kurang mahasiswable apa coba kalau sudah ditambah wifi? Hal yang sulit saya temui di burjo UNS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang sekilas burjo di kedua kutub ini tampak berbeda, tapi soal makanan dan harga, tentu keduanya menggunakan pakem keburjoan yang sama. Tak ada standar kalau burjo di universitas swasta lebih mahal dari negeri, emangnya UKT?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal kenyamanan itu kembali lagi, orang punya romantisme sendiri. Misalnya ketika saya ditodong pertanyaan, \u201cBurjo manakah yang terbaik?\u201d setuju atau tidak, saya akan menjawab burjo Ngeureuyeuh yang terletak di sebelah barat Kebun Binatang Jurug. Walau tampak sangat sederhana dengan kursi plastik dan lantai plesternya, burjo inilah yang menjadi awal pengenalan saya dengan warung-warung bercita rasa Sunda. Saya juga selalu mendapatkan kedekatan dengan Aanya, walau selalu berganti setiap tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan alasan-alasan di atas, mari bersepakat bahwa secara umum burjo UMS memang lebih baik dari jajaran burjo di UNS. Kalau nggak setuju silakan didebat!<\/span><\/p>\n<div class=\"item_inn tranz p-border\">\n<div class=\"entry\">\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/suka-duka-pakai-sandal-swallow-05-d-sandal-sejuta-umat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Suka Duka Pakai Sandal Swallow 05 D, Sandal Sejuta Umat<\/a> <\/strong><strong>dan tulisan<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/dicky-setyawan\/\">\u00a0Dicky Setyawan<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">\u00a0<i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/h6>\n<h6><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\">\u00a0<i>di sini.<\/i><\/a><\/h6>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Katanya UNS akronim dari \u201cUniversitas Ning Solo\u201d dan UMS itu \u201cUniversitas Meh Solo\u201d. Tapi, soal burjo, maaf, burjo UMS lebih unggul.<\/p>\n","protected":false},"author":783,"featured_media":68493,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[438,34],"class_list":["post-89683","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-kuliner","tag-mahasiswa"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89683","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/783"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89683"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89683\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68493"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89683"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89683"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89683"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}