{"id":88274,"date":"2020-11-12T07:36:03","date_gmt":"2020-11-12T00:36:03","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=88274"},"modified":"2020-11-11T23:19:32","modified_gmt":"2020-11-11T16:19:32","slug":"fandom-habib-rizieq-memang-layak-menang-best-fandom-award","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/fandom-habib-rizieq-memang-layak-menang-best-fandom-award\/","title":{"rendered":"Fandom Habib Rizieq Memang Layak Menang Best Fandom Award!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah dua hari ini Twitter ramai sekali dengan kepulangan Habib Rizieq dari Arab Saudi. Lebih tepatnya sih heboh, ya. Banyak persoalannya kenapa warga Twitter dan warga-warga lainnya heboh sekali waktu Habib Rizieq balik ke Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imam besar Front Pembela Islam (FPI) ini akhirnya pulang ke Indonesia setelah kurang lebih 3,5 tahunan menetap di Arab Saudi. Lebih tepatnya Habib Rizieq ini pulang tanggal 10 November kemarin. Nah, pulangnya kan baru kemarin, tapi ributnya sudah dari jauh-jauh hari. Mengapa begitu? Lantaran, sudah ada rencana beliau pulang sebelumnya, makanya orang-orang jadi heboh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hmmm\u2026 yang saya tahu, Habib ini pulang karena mau menikahkan anaknya di sini. Nggak sedikit juga sumber yang mengatakan kalau Habib ini pulang karena akan memimpin gerakan revolusi akhlak. Maksudnya apa ya saya kurang paham nih revolusi akhlak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oke, sumber lain bilang kalau Habib pulang karena sudah terlalu lama alias overstay di Arab Saudi dan terancam dideportasi kalau berlama-lama tinggal di sana. Ya, yang mana pun alasannya saya nggak fokus ke situ, sih. Saya justru salah fokus sama fansnya yang naujubile bejibun, Cuy.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau yang belum lihat video Habib Rizieq yang baru sampai di bandara lalu fans-fansnya sudah nangkring cantik di Bandara Soekarno-Hatta, lihat dulu, deh, mendingan. Mereka ini datang dengan pakaian serba putih dan memenuhi seisi bandara tentu dengan alasan yang cukup jelas, ya: menunggu kepulangan imam besar mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, ini nih yang buat saya dan orang-orang salah fokus. Pasalnya, fans-fansnya Habib yang memenuhi seisi bandara ini banyak. Buanyaaak banget malah. Serius, deh. Kalau diperhatikan seperti sedang konser di tempat umum. Namun, ini cukup merugikan lho.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> banget dan paling penting, kluster baru covid! <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, fasilitas umum yang ada di bandara jadi banyak yang rusak saking ramainya massa. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, jalanan sekitar bandara jadi macet total. Serius ini males banget. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Keempat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, jadwal penerbangan terpaksa ditunda. Penumpang sampai harus reschedule jadwal penerbangan! Agak gimana gitu ya menurut saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Empat hal di atas itu membuat ketidaknyamanan untuk saya yang menonton videonya apalagi untuk masyarakat yang ada di tempat kejadian hari itu. Apalagi nih ya, untuk mereka yang mau naik pesawat. Yaelah, nambah-nambahin kerjaan aja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lagi sekarang masih masa pandemi begini. Bisa-bisanya mereka keluar dan berkerumun sebanyak dan sepakat itu. Salah satu videonya terlihat mereka sampai membuat jalur khusus supaya bisa dilewati Habib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, fans-fans yang datang sampai rela jalan kaki ke bandara karena di jalanan di luar bandara macet sekali. Kendaraan tidak bisa lewat sama sekali. Belum lagi mereka yang nekat naik motor dan masuk jalur ke bandara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hey, Army, kalian kalah tuh sama fansnya Habib Rizieq. Hahaha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ini masyarakat tahu fandom idol K-Pop BTS, Army, itu fandom besar, sangat besar, atau mungkin paling besar di Indonesia. Namun, kalau lihat kerumunan fans Habib kemarin itu saya rasa.. hmmm Army, mohon maaf kalian kalah, deh. Masih lebih besar fandomnya Habib Rizieq.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya jadi mikir kalau fandom Habib Rizieq sebegitu banyaknya, mungkin mereka bisa dianugerahi dengan Best Fandom Award kali, ya. Oh ya, selain itu, dengan jumlah fans yang sebanyak itu, mereka sudah bisa bikin merch yang bisa dijual lagi seperti fandom-fandom idol K-Pop pada umumnya. Jadi, bolehlah dicoba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi serius, deh. Fandomnya Habib saya rasa juga mengalahkan jumlah fans yang datang ke konser idol K-Pop mereka, deh, saking banyaknya. Yang datang satu, yang jemput ratusan atau bahkan ribuan. Hadeeeh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, saya cukup salut dengan fans Habib ini yang rela melakukan apa pun demi bisa melihat sekaligus menjemput imam besar kesayangan mereka. Nah, memang mirip fandom-fandom idol gitu, kan, loyalitasnya. Keren.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang coba deh bandingkan kalau ada idol K-Pop yang konser di Indonesia kalau fandomnya menunggu di bandara. Saya sempat lihat dan fans idol K-Pop itu tidak sebesar ini saat menunggu di bandara. Serius. Makanya saya bisa bilang fandom K-Pop kalah sama fandomnya Habib Rizieq.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yak, nanti kalau ada nominasi Best Fandom Award, tolong ya fandomnya Habib Rizieq dimenangin!<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menghitung-berapa-kali-habib-rizieq-shihab-bisa-umrah-selama-di-arab-saudi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Menghitung Berapa Kali Habib Rizieq Shihab Bisa Umrah Selama di Arab Saudi<\/a><\/strong> <strong>atau tulisan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/Ayu-Octavi-Anjani\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ayu Octavi Anjani<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya jadi mikir kalau fandom Habib Rizieq sebegitu banyaknya, mungkin mereka bisa dianugerahi dengan Best Fandom Award kali, ya.<\/p>\n","protected":false},"author":286,"featured_media":88357,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[9234,5903,47],"class_list":["post-88274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-army","tag-habib-rizieq","tag-k-pop"],"modified_by":"Audian Laili","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/286"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88274"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88274\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88357"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}