{"id":88172,"date":"2020-11-11T06:26:19","date_gmt":"2020-11-10T23:26:19","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=88172"},"modified":"2020-11-10T22:33:02","modified_gmt":"2020-11-10T15:33:02","slug":"pengalaman-saya-memakai-honda-scoopy-yang-jauh-dari-ekspektasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengalaman-saya-memakai-honda-scoopy-yang-jauh-dari-ekspektasi\/","title":{"rendered":"Pengalaman Saya Memakai Honda Scoopy yang Jauh dari Ekspektasi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terhitung sudah ada empat generasi Scoopy yang mengaspal di Indonesia. Dan Scoopy generasi keempat menjadi Scoopy nggak banget\u2014menurut saya\u2014di antara varian yang telah diperkenalkan lebih dulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pecinta motor tua garis keras dan idealis, saya menggunakan motor tua saya untuk digunakan dalam keperluan sehari-hari, seperti main, nganter pacar, pergi ke daerah lain, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, saya harus menyerah untuk menggunakan motor tua saya. Selain kasihan karena faktor umur yang memang sudah sepuh, pun tetap idealis menggunakannya malah bikin kesusahan. Ada kalanya sangat nggak mungkin menggunakan motor tua untuk membeli galon, gas, dan membawa barang-barang dengan ukuran nggak kecil lainnya. Lha wong beli martabak saja bingung gimana bawanya. Mau nggak mau, saya harus pakai (baca: beli) motor matik agar praktis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mempertimbangkan bodi klasik namun mesin modern dan fitur kekinian, pandangan saya jatuh pada Honda Scoopy. Yup, Honda sepertinya tahu betul pasar penyuka bentuk klasik cukup loyal di negeri ini. Orang-orang cenderung senang menyimpan masa lalu dan diam-diam mengingatnya ulang. Seperti halnya masa lalu yang terus dilestarikan hingga mengakibatkan kegalauan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Honda Scoopy lahir dengan nilai-nilai retro bagi pecinta motor tua. Tepat satu dekade lalu, skutik yang mempunyai basik mesin sama dengan Honda Beat ini turun aspal. Tapi, yang bikin cukup kaget adalah harganya yang di atas Honda Beat. Pikir saya hanya beda bodi, namun soal tenaga mesin masih sama saja kok bisa lebih mahal? Tapi, dampaknya harga bekas Scoopy masih saja awet nggak begitu anjlok kayak pabrikan sebelah atau Beat itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Scoopy sama dengan skutik kebanyakan yang telah duluan hadir, yakni menggunakan diameter velg 14 inci, mesin masih sama saja, cuman perbedaannya hanya di bentuk lampu depan dan sein. Perbedaan lain adalah adanya ACG starter di Scoopy generasi ketiga dan keempat sekarang ini. Itu lho, fiturnya yang bikin starter jadi nggak kerasa dan tiba-tiba saja motor menyala.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, perubahan yang paling signifikan dari Scoopy tahun sebelumnya yakni di bagian lampu dan pemakaian ban ukuran 12 inci. Pabrikan Jepang jarang mengeluarkan motor dengan ukuran ban 12 inci. Pabrikan yang paling sering pakai ban 12 inci adalah pabrikan dari Eropa, contohnya kayak Vespa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemakaian ban ini juga yang akhirnya mendasari keinginan selingkuh dari motor tua ke motor muda. Ya, saya memilih Scoopy generasi keempat dengan ban mungil nan gemas. Semacam hasrat ingin punya Vespa, tapi karena nggak bisa, Scoopy pun jadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap pilihan pastilah ada saja sisi nggak enaknya. Meski menggemaskan, ternyata ukuran ban kecil ini justru bikin repot karena ban cepat gundul. Perpaduan ban kecil dan bodi gambot nggak selaras sama tenaga mesin. Mesin rasanya berat banget hanya sekedar berakselerasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lha gimana, Scoopy cuman dibekali mesin dengan racikan bore\/stroke, 50\/55.1 milimeter, hampir sama dengan Beat yang berkapasitas 110cc. Tapi, Scoopy lebih berat dan nggak ramping. Alhasil, saya yang mini ini akan dibuat kerepotan hanya untuk sekedar mundurin dari area parkir dan dorong motor di kala mogok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekurangan Scoopy lainnya yakni soal bahan bakarnya yang borosnya minta ampun. Entah kenapa jika saya bandingkan dengan Mio yang masih karburator kok rasanya sama-sama boros. Sebelas dua belas gitu lah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagian yang paling menyebalkan pada motor ini adalah bagian bodi belakang sebelah kiri, bodi yang di atas blok CVT itu lho. Bagian ini rentan banget retak. Apalagi jika ada tukang parkir yang mindahin motor dengan cara yang kasar, main geser-geser tanpa peduli sama motornya. Sudah otomatis bodi samping itu bakal pecah. Dan bodi Scoopy saya pun pecah sampai sekarang. Mau diganti kok ya mahal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kejadian menjengkelkan itu tak hanya menimpa saya saja. Kayaknya memang kelemahan motor ini ada di bodi belakang bagian kiri, soalnya pengguna lainnya juga mengeluhkan hal yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang mau motor baru atau tua, selalu ada saja kekurangannya. Pilihan selingkuh dengan motor yang terbilang muda nyatanya membuat saya, ya gitu-gitu aja. Mau menyesal membeli tapi kok cicilan masih lama. Disyukuri saja lah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sensasi-motor-2-tak-yang-nggak-bakal-ditemui-di-motor-sekarang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sensasi Motor 2-tak yang Nggak Bakal Ditemui di Motor Sekarang<\/a>\u00a0dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/budi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Budi<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<h6><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/h6>\n<h6><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah tak tahan dengan motor tua saya yang kurang praktis, saya beralih ke Scoopy. Tampilannya menarik sih, tapi ya itu doang.<\/p>\n","protected":false},"author":1041,"featured_media":64231,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[9467,2133,8399,9466],"class_list":["post-88172","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-cb","tag-honda","tag-scoopy","tag-skutik"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88172","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1041"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88172"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88172\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64231"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88172"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88172"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88172"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}