{"id":8816,"date":"2019-08-03T08:00:31","date_gmt":"2019-08-03T01:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=8816"},"modified":"2022-02-09T14:56:29","modified_gmt":"2022-02-09T07:56:29","slug":"pertunjukan-debus-memang-keren-tapi-nggak-nyemil-kucing-hidup-hidup-juga-kali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pertunjukan-debus-memang-keren-tapi-nggak-nyemil-kucing-hidup-hidup-juga-kali\/","title":{"rendered":"Pertunjukan Debus Memang Keren, Tapi Nggak Nyemil Kucing Hidup-Hidup Juga Kali!"},"content":{"rendered":"<p>Belum lama ini beredar video viral tentang seorang preman yang diketahui namanya adalah Abah Naca alias Abah Grandong, dia menjadi sorotan berbagai media massa karena aksi debusnya nyemil kucing hidup-hidup. Kalau kamu sudah nonton videonya, ya seperti itulah aksi debusnya, <em>wes talah ancen edan tenan pokoke.<\/em><\/p>\n<p>Padahal pas lihat rekaman itu, kok ya kebetulan pas saya baru saja makan siang, dan alhasil <em>auto mual <\/em>dan pingin muntah. Tapi saya urungkan, iya kali ke <a href=\"https:\/\/mojok.co\/apk\/ulasan\/pojokan\/yang-harus-kami-relakan-saat-warung-burjo-tutup\/\">Warmindo<\/a> lagi hanya untuk makan siang yang kedua kalinya, <em>eman lah!<\/em>\u00a0Di samping demi konten juga sih, hiyaa~<\/p>\n<p>Melihat aksi brutalnya, muncul pertanyaan, apa motivasi Abah Grandong ini dengan <em>santuynya memamah<\/em> hewan yang hanya mampu bertahan hidup dengan berharap akan <em>welas asih<\/em> manusia dan sampah rumah tangga? Agar orang-orang bergidik ngeri melihatnya? Atau memang niat sejak dalam pikiran ingin pamer dan menjadi viral di media sosial? Ah, bodo amat lah~<\/p>\n<p>Masih mending jika kucingnya disembelih kemudian dimasak diberi bumbu-bumbu tertentu seperti bawang merah, putih, cabe merah, rawit, jahe, kemiri, lengkuas, daun jeruk, salam, santan kelapa, maka jadilah opor kucing pedas. <em>Kurang piye jal? Ha ketimbang digado langsung?<\/em><\/p>\n<p>Kita ketahui bersama bahwa <em><a href=\"https:\/\/mojok.co\/apk\/ulasan\/pojokan\/ngapain-nge-bully-kucing-oren-kalau-nyatanya-semua-kucing-sama-aja\/\">kocheng oren<\/a> ancen <\/em>bar-bar, bertindak <em>sak karepe dewe<\/em>, dan bodo amat dengan nyinyiran netijen yang justru membuat namanya semakin mengangkasa. Pokoknya dia berbeda dengan kawan-kawannya, sebut saja persia, bengal, russian blue, hingga sphynx, itu loh kucingnya Raditya Dika yang nggak berbulu alias <em>wudo<\/em>. Jika boleh diibaratkan di dunia kita, si oren ibarat anggota gangster kelas wahid dan kucing-kucing rumahan itu macam anak mami yang maunya <em>ndekem<\/em> di rumah terus. Lemah!!!<\/p>\n<p>Mungkin kamu pernah atau seringkali dibuat jengkel bin dongkol olehnya, oleh karena sikap dan perilakunya yang berbeda dengan kucing pada umunya. Tapi ketahuilah, dengan keunikan dan karakteristik yang mendarah daging itulah, banyak netijen yang terhibur akan sikap absurdnya.<\/p>\n<p>Kalau kamu punya cukup nyali dan keberanian, sila lihat rekaman video itu. Boleh jadi perasaanmu mungkin akan bercampur aduk, ya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/yms\/ulasan\/pojokan\/bikin-emosi-ini-5-hal-yang-perlu-dihapus-dari-muka-bumi\/\">emosi jiwa<\/a> dengan si Abah, merasa jijik lalu berakhir dengan muntah, sekaligus merasa kasihan dengan hewan malang itu.\u00a0Didalam rekaman itu, Abah Grandong memasang wajah <em>innocent<\/em>\u00a0dan mengamuk\u2014entah siapa yang dia marahi\u2014sembari mengunyah kucing hingga terlihat rongga tubuhnya yang tercabik-cabik, darah segar menetes dari mulut ke kaosnya.<\/p>\n<p>Saya nggak habis pikir, pada saat dia mengamuk dan secara kebetulan ada kucing lewat <span style=\"text-decoration: line-through;\">tanpa permisi<\/span> tanpa pikir panjang, dia langsung melumatnya hidup-hidup <a href=\"https:\/\/tirto.id\/praktik-makan-daging-manusia-yang-tak-lucu-cmU1\">macam Sumanto<\/a>\u2014entah apa yang terlintas di pikirannya. Tapi saya <em>positive thinking<\/em> aja sih\u2014walau dipaksakan\u2014mungkin Abah sedang berpuasa kala itu, menyadari jika ia marah maka akan <em>auto batal<\/em>, dia lihat kucing melintas di depannya dan yha&#8230;ia buka puasa pada saat itu juga!!1!11!!<\/p>\n<p>Tapi kabar terbaru, si Abah mengklarifikasi perihal aksi bar-barnya bilang, \u201catraksi tersebut adalah kebudayaan dari Banten.\u201d<\/p>\n<p>Setahu saya nih ya\u2014jika salah mohon dikoreksi di kolom komentar\u2014dalam Islam, setiap hewan buas yang bertaring, maka haram untuk dikonsumsi. Rasulullah pun melarang memakan setiap hewan buas yang bertaring.\u00a0Maka dapat disimpulkan bahwa ada dua sifat binatang yang dilarang untuk dikonsumsi, yaitu yang memiliki gigi taring (<em>dzu-nabin<\/em>) dan buas <em>(as-siba<\/em>&#8216;). Tapi dengan catatan, jika kita dalam keadaan terdesak dan darurat, maka diperbolehkan memakan hewan buas itu. Sekali lagi, asalkan dalam keadaan darurat. Ya dari pada mati kelaparan kan, mending makan apa yang ada aja.<\/p>\n<p>Pada intinya, semua binatang buas bertaring yang dapat membela diri atau menyerang jika terdesak atau mencari mangsa seperti macan, singa, seriga, dan lain sebangsanya itu\u00a0 terlarang untuk dimakan. Meskipun boleh jadi tidak menyerang manusia karena ukurannya yang mini, kucing tetaplah hewan yang terlarang jika dikonsumsi. <em>Dikare wae ogah, opo neh digado<\/em>.<\/p>\n<p>Memang pada satu titik, manusia bisa menyerupai hewan bahkan melebihi hewan itu sendiri. Atau kata Aristoteles manusia sebagai <em>zoonpoliticon, political animal<\/em> (manusia adalah hewan yang berpolitik) serta hewan yang berakal sehat, yang berbicara berdasarkan akal pikirannya.<\/p>\n<p>Mungkin kita alpa dengan tugas kita sebagai <em>khalifah fil ardh<\/em>, perwakilan Tuhan di muka bumi ini, yang menjaga, merawat, dan menstabilkan kehidupan yang ada di hadapannya ini. Sehingga kita bertindak sewenang-wenang, tak lagi mempedulikan lingkungan dan orang-orang sekitar.<\/p>\n<p>Arkian, seperti pisang yang diblender, Abah Grandong harus <span style=\"text-decoration: line-through;\">diblender<\/span> diusut dan diadili hingga tuntas!. Dan jika yang lewat itu komodo, boleh jadi tanpa segan ia <em>menguntal<\/em> komodo itu, ditemani krupuk dan sambel pencit, dan tak lupa rempeyek. Ben tambah greget!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang preman yang diketahui namanya adalah Abah Grandong, dia menjadi sorotan berbagai media massa karena aksi debusnya nyemil kucing hidup-hidup.<\/p>\n","protected":false},"author":44,"featured_media":8841,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13079],"tags":[2184,2185,2188,2183,337,2186,2187],"class_list":["post-8816","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hewani","tag-debus","tag-grandong","tag-kekerasan-binatang","tag-kocheng-oren","tag-kucing","tag-makan-kucing","tag-penganiayaan-binatang"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/44"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8816"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8816\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8841"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}