{"id":86402,"date":"2020-11-03T07:34:23","date_gmt":"2020-11-03T00:34:23","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=86402"},"modified":"2021-10-18T17:10:28","modified_gmt":"2021-10-18T10:10:28","slug":"tipe-guru-di-sekolah-berdasarkan-mata-pelajaran-yang-diampunya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tipe-guru-di-sekolah-berdasarkan-mata-pelajaran-yang-diampunya\/","title":{"rendered":"Tipe Guru di Sekolah Berdasarkan Mata Pelajaran yang Diampunya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Guru adalah seseorang yang sangat berjasa terhadap sebagian besar orang di dunia ini. Berkat keberadaan seorang guru, kita dapat mengetahui banyak hal yang sebelumnya tidak kita ketahui. Tentunya peran guru sangat penting untuk membentuk karakter seseorang selain orang tua di rumah. Bahkan kita tahu bahwa guru memanglah orang tua kedua kita di sekolah. Jadi, tidak ada kata mantan atau bekas guru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di setiap jenjang pendidikan, tentunya guru yang mengajar juga berbeda-beda. Mulai dari guru SD, SMP, hingga SMA. Maksud berbeda di sini adalah metode atau cara mengajarnya. Mungkin kalau di SD guru-guru masih bisa memaklumi siswanya yang masih kekanak-kanakan sehingga metode belajarnya disesuaikan. Jika di SMP, siswa sudah mulai beranjak dewasa dan cara mengajar guru pun berbeda. Begitu pula saat di SMA, pasti akan disesuaikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, menurut saya pribadi, beberapa guru yang mengampu mata pelajaran tertentu, dari tingkat SD hingga SMA mempunyai suatu kemiripan atau kesamaan dalam eksistensinya di kelas. Saya sendiri yang merasakannya. Mulai dari guru matematika hingga guru olahraga pasti mempunyai satu kesamaan atau tipe di setiap jenjang sekolah.<\/span><\/p>\n<h4>#1 Guru Matematika<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak kecil (sebelum sekolah) saya sudah diajari ayah saya berhitung, maka dari itu ketika sekolah saya sangat senang sekali belajar Matematika. Bagi saya Matematika adalah mata pelajaran yang sangat menantang. Begitu pula dengan guru yang mengajarnya. Dari semenjak saya duduk di bangku SD hingga SMA, guru Matematika mempunyai satu kesamaan: tegas tapi menyenangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketegasan guru-guru Matematika terkadang menjadi &#8220;ketakutan&#8221; tersendiri bagi siswa-siswanya. Berbekal pengalaman belajar tentang angka yang tentunya rumit, guru Matematika menjelma sebagai guru yang disegani. Tak jarang guru yang katanya &#8220;killer&#8221; kebanyakan dari guru Matematika. Tak heran kalau banyak siswa yang benci sama mata pelajaran yang satu ini.<\/span><\/p>\n<h4>#2 Guru Agama<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan guru Matematika yang agak keras, biasanya guru Agama mempunyai kepribadian yang lembut dan juga menyejukkan. Setiap mengajar tak jarang guru Agama selalu banyak bercerita dengan dalil-dalil yang dikuasainya. Bagi siswa yang pada dasarnya seorang yang agamis mungkin akan memfavoritkan guru yang satu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saking lembut dan menyejukkannya, banyak siswa yang merasa terlena dan terlalu menikmati sehingga sering kali siswa menjadi ngantuk lalu tertidur. Beberapa kali saya juga sering merasakannya, terbawa suasana pembelajaran yang menyejukkan hingga tak terasa mata menjadi berat. Namun, ketika bel istirahat tiba, mata kembali bergairah.<\/span><\/p>\n<h4>#3 Guru IPS<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tipe guru IPS bagi saya merupakan guru yang paling detail dan juga fleksibel. Mulai dari penyampaian materi atau pemberian tugas begitu detail, tapi masih mampu dimengerti oleh para siswa. Selain itu, guru IPS biasanya sangat menyenangkan sehingga menjadi guru favorit bagi banyak siswa, termasuk saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau di SD namanya IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) dan cakupannya lebih umum. Sedangkan di SMP dan SMA nama mata pelajarannya jadi Geografi, Sosiologi, dan Sejarah. Dari SD hingga SMA saya sangat menikmati jika belajar tentang ilmu sosial dan sejarah karena pembawaan gurunya yang sangat baik. Saat SMA pun guru Sejarah saya terpilih menjadi guru paling favorit di sekolah.<\/span><\/p>\n<h4>#4 Guru Bahasa Inggris<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya berani bertaruh kalau guru bahasa Inggris di banyak sekolah rata-rata adalah guru muda. Maka dari itu, pembawaannya pun akan fresh dan juga menyenangkan. Biasanya guru bahasa Inggris jauh lebih gaul dari guru-guru yang lain. Bahkan yang paling cantik atau ganteng, ada di antaranya. Meskipun bahasannya agak sulit, tapi kalau sudah mengerti pasti akan ketagihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau boleh saya bilang, guru bahasa Inggris biasanya mahir juga dalam dunia seni. Entah seni musik, teater, atau sejenisnya. Guru bahasa Inggris saya saat SMP sangat pandai mendongeng. Sementara guru bahasa Inggris saya saat SMA menjadi pembina sekaligus pelatih di ekstrakurikuler paduan suara.<\/span><\/p>\n<h4>#5 Guru Kesenian<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepertinya guru Kesenian akan bersaing dengan guru bahasa Inggris. Menurut saya, guru Kesenian adalah guru yang paling nyentrik dan terkenal di sekolah. Ya jelas, namanya juga anak seni. Sebagian besar guru seni biasanya memang masih muda dan tentunya cakep. Dengan kepopulerannya di sekolah, biasanya guru kesenian menjadi salah satu guru yang difavoritkan para siswa.<\/span><\/p>\n<h4>#6 Guru Olahraga<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun sebelumnya saya sudah menyinggung guru-guru favorit di atas, tapi bagi saya guru Olahraga adalah guru terfavorit sepanjang saya sekolah. Bagaimana tidak, menurut saya guru Olahraga adalah guru yang paling mengerti siswa-siswanya. Tak bisa dimungkiri, mata pelajaran Olahraga adalah pelajaran yang paling banyak disukai oleh siswa karena tidak banyak memusingkan kepala.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan kalau guru Olahraga sudah menjadi pengawas saat ujian, hal tersebut akan menjadi hal yang sangat membahagiakan bagi para peserta ujian. Sebab, biasanya guru Olahraga akan memperbolehkan siswanya bekerja sama asalkan tidak berisik. Gimana nggak jadi guru favorit, tuh? Hahaha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Intinya, siapapun gurunya, kita harus tetap menghormati mereka. Tanpa seorang guru, kita tidak akan mengenal apa itu artinya pengabdian tanpa tanda jasa. Hormat saya untuk para guru honorer dan juga guru-guru yang mengajar di daerah pedalaman dan wilayah terdepan Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/sebenarnya-guru-pada-kangen-ngajar-tapi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sebenarnya Guru pada Kangen Ngajar, tapi\u2026<\/a>\u00a0dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/erfransdo\/\">Erfransdo<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi saya Matematika adalah pelajaran yang sangat menantang. Begitu pula dengan guru yang mengajarnya.<\/p>\n","protected":false},"author":654,"featured_media":86762,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12910],"tags":[2094,740],"class_list":["post-86402","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-guru","tag-mata-pelajaran"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86402","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/654"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86402"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86402\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86762"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86402"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86402"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86402"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}