{"id":86284,"date":"2020-11-02T12:04:38","date_gmt":"2020-11-02T05:04:38","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=86284"},"modified":"2020-11-02T12:05:15","modified_gmt":"2020-11-02T05:05:15","slug":"kota-depok-layak-disebut-sebagai-kota-avatar-saat-musim-hujan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kota-depok-layak-disebut-sebagai-kota-avatar-saat-musim-hujan\/","title":{"rendered":"Kota Depok Layak Disebut sebagai Kota Avatar Saat Musim Hujan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau saya diberikan privilese untuk memberikan julukan pada Kota Depok, julukan yang paling tepat adalah Kota Avatar, bukan Kota Petir. Terutama saat musim hujan. Sebelum menulis artikel ini, saya sedikit riset mengenai kota yang ada di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Avatar The Legend of Aang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan bertanya ke beberapa teman dan menonton secara langsung, saya mulai memahami <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menghitung-umr-ba-sing-se-kota-terbesar-dalam-jagat-avatar-the-legend-of-aang\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ba Sing Se<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, Omashu, Roku Island, Kiyoshi Island, dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan kota-kota yang disebutkan sebelumnya, Depok\u2013bukan yang di Sleman\u2013dikenal dengan julukan Kota Belimbing. Kota ini dapat berubah menjadi Kota Petir ketika musim penghujan \u201cmenyerang\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya Azula, si pengendali petir, yang bisa menaklukkannya. Untuk Anda yang tidak mengerti, Azula adalah seorang putri, anak dari Raja Api Ozai, adik perempuan Zuko, salah satu tokoh antagonis di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Avatar The Legend of Aang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kita bisa ngendaliin petir sih enak ya, tapi kan nyatanya<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">nggak. Jadi, Anda harus hati-hati kalau ingin main ke Depok saat musim hujan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab, Kota Depok yang indah dan sarat dengan filosofi ala Jason Ranti, serta cantiknya mahasiswi UI (baca: Dian Sastrowardoyo) sontak berubah menjadi Kota Petir di musim penghujan. Hal ini harus Anda antisipasijika ingin pergi ke Depok waktu musim hujan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan sebagai warga Depok saya yakin, setidaknya dengan dijuluki sebagai Kota Avatar, Depok akan menjadi lebih berwarna dan nggak terlalu nakutin, ketimbang dijuluki Kota Petir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana? Usulan penyebutan Kota Avatar layak dipertimbangkan ya buat Pemkot Depok? Sebab saya memiliki beberapa alasan mengapa Kota Depok lebih layak disebut Kota Avatar.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 Petir yang tak berkesudahan, melambangkan Negara Bumi sebagai negeri jajahan Azula<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika OM PMR terkenal dengan parodi lagu Ratih Purwasih berjudul \u201cYang Hujan Turun Lagi\u201d, Depok terkenal dengan orkestra petir yang tampil tiap kali hujan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasanya seperti Anda menjadi saudara kandung Azula, alias anjiiim banget! Di sini, petir yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gerudukan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berkali-kali persis kayak Azula yang entah lagi ngeributin apa di Negara Bumi bareng dua teman ceweknya. Azula sebagai putri negara api memang diceritakan getol banget menjajah Ba Sing Se dan kawasan Bumi. Nggak heran jika Azula dan kroni-kroninya terlihat suka berkeliaran dan memunculkan petir, mungkin lagi latihan pengendalian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, sudah ada penelitian pada tahun 2002 oleh Prof. Reynaldo Zoro dari ITB mengenai asbabun nuzul kemunculan petir di Kota Depok. Hasilnya, sebanyak 379,2 kiloampere arus petir negatif dan 441,1 kiloampere arus petir positif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini juga dipercaya lantaran lapisan tanah di Depok memiliki kandungan besi yang cukup tinggi. Saking dahsyatnya, petir ini dipercaya dapat membuat gedung yang dibangun dari beton pun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">awur-awuran<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Medeni tenan ndes<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2026.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh sebab itu, Anda perlu waspada ketika sedang bertamasya ke Kota Depok ketika musim penghujan. Soalnya, sudah banyak orang yang terkena sambaran petir waktu lagi ngecharge hp, laptop, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau lagi hujan, sangat disarankan untuk mematikan sinyal GPS, atau mobile data. Percaya nggak percaya, hal itu lumayan membuat tenang hati meski ada gemuruh petir di luar.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Genangan air yang mirip banjir, melambangkan Negara Air<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa saya hanya bilang mirip? Sebab naik dan surutnya debit air berlangsung cepat. Tidak fair rasanya ketika hal ini dikatakan \u201cbanjir\u201d, padahal Pemkot Depok sudah bekerja dengan baik. Hehehe\u2026.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Anda hendak menyusuri Kota Depok di musim hujan, sebaiknya pikirkan secara matang. Anda juga perlu mengenal secara spesifik daerah mana saja yang kalau hujan, tiba-tiba banjir. Kecuali jika Anda memang dilahirkan seperti Katara yang bisa mengendalikan air. Banjir malah gembira, banyak amunisi buat latihan pengendalian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Genangan ini tidak dapat diprediksi. Saya sebagai masyarakat Depok bahkan nggak bisa menjamin keamanan celana, sepatu, tas, gadget, dan perhiasan mevvah Anda ketika berlayar ke Depok saat musim hujan. Terutama jika Anda mengetahui betapa \u201csopannya\u201d <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/ajr\/ulasan\/pojokan\/pengendara-yang-ngebut-saat-hujan-perlu-dipisuhi-ramai-ramai\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pengendara bermotor<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di Depok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada baiknya membawa plastik gula, kresek, atau apapun yang waterproof untuk digunakan sebagai \u201calat pelindung diri\u201d dari hujan. Tapi, kalau Anda punya concern terhadap isu lingkungan, Anda bisa mengoleskan lilin untuk melindungi sepatu Anda dari kelepekan duniawi.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Pemadaman listrik dan kebakaran oleh petir, melambangkan Negara Api<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemadaman listrik adalah hal yang wajar, jika situasinya juga wajar. Kadang kala, di saat nggak ada angin nggak ada hujan, listrik tiba-tiba mati. Keadaan ini dikenal dengan nama pemadaman bergilir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal itu nggak akan terjadi di Depok, terutama pada musim hujan. Saya ulangi, nggak akan terjadi, sebab Pemkot Depok sepertinya telah mengkalkulasi sedemikian rupa supaya nggak terlalu sering diadakan pemadaman bergilir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, ketika semua sudah beres diurusin sama Pemkot, muncul masalah lain yang paling menyebalkan, yaitu mati lampu karena sambaran petir. Kejadian itu berulang, bahkan mungkin bisa menyebabkan PTSD bagi warga kompleks Anda yang terdampak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan terkadang, sambaran petir itu menyebabkan kebakaran. Kali ini, api yang dikeluarkan bukan yang Azula punya, tetapi api liar kayak emosinya Pangeran Zuko.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mati lampu adalah sebuah keniscayaan bagi masyarakat Depok. Akan tetapi, itu bukan alasan untuk tidak berjuang. Terutama Anda yang sedang menjalani ujian akhir, skripsi, dan kelas online<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">saya ikut prihatin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi para kerabat, guru, dosen, yang memiliki peserta didik dan tinggal di Kota Depok, tolong pengertiannya ya Pak dan Bu\u2026.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 Angin yang nggak sopan, melambangkan Kuil Udara<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kali ini, masalahnya benar-benar nggak tahu adat. Ketika Anda mau membangun rumah di Kota Depok, sebaiknya Anda konsultasi tidak hanya dengan lulusan interior design, tapi juga konsultasi ke ahli cuaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalahnya, hujan angin di Depok sama sekali nggak punya attitude. Bayangin, rumah yang sudah dibangun susah-susah, bisa tiba-tiba kecipratan air hujan yang arah airnya saling berhadapan dengan sisi pintu rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini lebih menjengkelkan dibandingkan yang lainnya. Saat kita udah pilih lokasi rumah yang jauh dari tempat banjir, strategis, nggak ada sambaran petir, masih aja dipertemukan sama masalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harusnya ini semua jadi tanggung jawab Aang si Avatar. Tinggal di Kota Depok mirip tinggal di Kuil Udara yang anginnya nggak karuan itu. Saking seringnya jadi tongkrongan bison terbang dan biksu-biksu yang beterbangan di udara. Akan tetapi, meskipun sosok Avatar dimanifestasikan ke dunia nyata dan beneran muncul di Depok, hasilnya akan sama seperti politisi kita sekarang ini: saat dunia membutuhkannya, dia menghilang.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/arti-hormat-tiga-jari-oleh-demonstran-di-thailand-ala-the-hunger-games-mockingjay-part-i\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Arti Hormat Tiga Jari oleh Demonstran di Thailand ala \u2018The Hunger Games: Mockingjay Part I\u2019<\/a> dan artikel <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/marshel-leonard-nanlohy\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Marshel Leonard Nanlohy<\/a> lainnya<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setidaknya dengan dijuluki sebagai Kota Avatar, Kota Depok akan menjadi lebih berwarna dan nggak nakutin, ketimbang dijuluki Kota Petir?<\/p>\n","protected":false},"author":1095,"featured_media":36573,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6,8],"tags":[9087,1715],"class_list":["post-86284","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-featured","tag-avatar","tag-depok"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86284","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1095"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86284"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86284\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86284"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86284"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86284"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}