{"id":85911,"date":"2020-10-31T07:13:34","date_gmt":"2020-10-31T00:13:34","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=85911"},"modified":"2020-10-29T23:18:57","modified_gmt":"2020-10-29T16:18:57","slug":"squidward-adalah-perwujudan-diri-kita-dalam-perspektif-absurdism","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/squidward-adalah-perwujudan-diri-kita-dalam-perspektif-absurdism\/","title":{"rendered":"Squidward Adalah Perwujudan Diri Kita dalam Perspektif Absurdism"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang menganggap Squidward dalam animasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SpongeBob Squarepants<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai dirinya. Bahasa gaulnya,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Gila, Squidward itu gue banget!&#8221; Apakah realita orang-orang ini sama dengan Squidward? Saya akan coba mengulasnya dalam perspektif absurdisme.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum masuk ke pembahasan, alangkah lebih baik pasang sabuk pengaman kalian kencang-kencang ya. Jangan lupa juga siapkan kopi dan beberapa camilan lainnya\u2014karena jujur saja tulisan ini akan membuat kalian dan saya sendiri pusing tujuh keliling persegi panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Absurdisme adalah suatu paham filsafat dari Albert Camus yang mempunyai pandangan bahwa usaha manusia untuk mencari arti dari kehidupan akan berakhir dengan kegagalan\u2014dan bahwa kecenderungan manusia untuk melakukan hal itu sebagai suatu yang absurd.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berangkat dari pengertian di atas, secara singkat, sepertinya saya sepakat bahwa kita adalah Tuan Squidward versi dunia nyata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita mestinya paham Tuan Squidward ini bekerja di Krusty Krab karena terpaksa. Selama enam hari dia berangkat kerja, bertemu dengan orang-orang yang menurutnya membosankan, ditambah bos dan partner kerjanya yang menyebalkan. Setiap hari di rumah dia harus menghadapi kedua tetangganya. Dan itu terjadi berulang-ulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukankah itu sebuah kesia-siaan? Kenapa Squidward tidak resign kemudian pindah?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam buku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Le Mythe de Sisyphe<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Albert Camus, kita akan melihat kejadian serupa. Sisifus merupakan raja yang bijak dari Korintus. Suatu hari, dia memberitahukan Asofus bahwa putrinya telah diculik oleh Zeus. Zeus pun marah atas pengaduan Sisifus, lalu mengutuknya untuk mengangkat batu hingga ke puncak gunung. Namun, ketika sampai di puncak, batu tersebut menggelinding. Sisifus harus membawanya kembali ke puncak, sampai puncak menggelinding lagi. Hal itu tiada henti, berulang-ulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat kedua kisah tersebut, kita bisa menertawakannya dan menganggap yang dilakukan Sisifus dan Squidward adalah tindakan bodoh nan konyol. Namun, tanpa disadari, kita pun terjebak di lingkaran kesia-siaan ini. Ada yang terpaksa bekerja sampai ada yang masih berusaha mendapatkan kekasihnya lagi meskipun kekasihnya sudah berbahagia bersama orang lain (itu saya).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di salah satu episode, Squidward pindah rumah karena sudah tidak kuat lagi oleh kelakuan tetangganya, yaitu SpongeBob dan Patrick. Di sini ia menemukan tempat yang cocok untuk dirinya\u2014dengan rumah yang mirip seperti rumahnya yang ada di Bikini Bottom, juga para warga yang mirip dengan dirinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Squidward merasa nyaman berada di tempat barunya. Dia mulai bersenang-senang seperti senam, bersepeda, berjemur, dan main klarinet tanpa diganggu tetangganya. Dia melakukan itu setiap hari, sampai suatu ketika dia melakukan kesalahan hingga digeruduk massa. Di tempat ini, ternyata ada Spongebob dan Patrick yang mencari tetangganya itu. Namun, tidak ketemu. Kemudian, tiba-tiba Squidward meluncur menggunakan roket dan jatuh ke tempat asalnya: Bikini Bottom.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut sangat mirip dengan realita kita. Di mana kita akan mencari kesenangan sementara ketika ada yang mengganggu hidup kita, mencoba melarikan diri dari masalah\u2014yang sebetulnya masalah itu akan tetap mengikuti hingga pada akhirnya, mau tidak mau, kita akan menghadapinya lagi. Entah gagal atau berhasil. Lebih sering gagal sih. Eh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembaca yang budiman, meskipun Tuan Squidward selalu ditimpa penderitaan-kemalangan-kesialan-kesia-siaan dan lainnya, tetapi dia mengajari kita beberapa hal. Salah satunya kesabaran. Termasuk kesabaran menghadapi tetangga. Terkadang omongan tetangga memang bikin emosi. Lebih panas dari api. Lebih mematikan dari racun. Astagfirullah maaf, saya kelepasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Squidward juga memberi kita contoh baik akan sesuatu yang penting. Itu ada di dalam perkataannya, &#8220;Hari kebalikan?! Lain kali aku akan buat hari melompat dari tebing!&#8221; Apa maksudnya? Kalau saya ambil kesimpulan secara cepat, mungkin maksudnya Squidward akan mengakhiri kehidupannya, tentu saja dengan cara melompat dari tebing. Namun, kita tahu sendiri, itu tidak terjadi. Squidward masih ada dengan segala usahanya menghadapi hidup yang absurd ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Squidward mengajari kita\u2014seperti kata Albert Camus di bukunya yang sudah saya singgung di awal\u2014sebesar apa pun penderitaan yang dialami, keabsurdan hidup, kesia-siaan yang teramat dalam, mengakhirinya bukanlah sebuah solusi. Justru, kita harus memberontak, melawannya, dan hidup tanpa rasa takut.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pembangunan-jalan-raya-super-selly-di-kartun-spongebob-adalah-gambaran-buruk-investasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Pembangunan Jalan Raya Super Selly di Kartun SpongeBob Adalah Gambaran Buruk Investasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang a<\/em><em>pa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Squidward mengajari kita bahwa penderitaan yang dialami, keabsurdan hidup, kesia-siaan yang teramat dalam, mengakhirinya bukan solusi.<\/p>\n","protected":false},"author":1110,"featured_media":74814,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[1683,5635],"class_list":["post-85911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-spongebob","tag-squidward"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1110"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85911"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85911\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}