{"id":84518,"date":"2020-10-25T07:31:49","date_gmt":"2020-10-25T00:31:49","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=84518"},"modified":"2021-10-20T12:54:29","modified_gmt":"2021-10-20T05:54:29","slug":"lima-tipe-pelanggan-kedai-kopi-yang-pasti-dihafal-sama-barista","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/lima-tipe-pelanggan-kedai-kopi-yang-pasti-dihafal-sama-barista\/","title":{"rendered":"Lima Tipe Pelanggan Kedai Kopi yang Pasti Dihafal sama Barista"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelanggan jelas merupakan sekumpulan orang yang wajib ada di kedai kopi selain barista dan menu-menu kecenya. Meski ya&#8230; nggak semua kedai ada pelanggannya, sih. Sebagai orang yang menyambut mereka, biasanya barista-barista keren-beken bakal hafal sama tipe-tipe pelanggan yang datang. Wajib hafal, dong, biar bisa digebet keramahtamahannya. Pasalnya, menjalin pertemanan adalah kunci pelanggan mau balik lagi dan beli kopi lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, berikut ini adalah beberapa tipe pelanggan yang pasti mudah dihafal para barista di kedai kopi\u2014beberapa karena nyebelin, tapi nggak apa-apa, toh, beli juga.<\/span><\/p>\n<h4>#1 Tipe pendekar kopi<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Udah pada tahu, kan, pendekar kopi itu yang gimana? Itu, tuh, yang duduk di depan bar dan ngajak diskusi\u2014atau kadang nyacat kopi bikinan baristanya\u2014seru gitu. Nah, tipe yang beginian jelas mudah dihafal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasalnya, ia tepat berada di hadapan baristanya, ngobrol-ngobrol bahas kopi, ngulik bareng, nyoba-nyoba banyak metode seduh, kadang berantem debat. Namun, kalau baristanya pinter, malah bisa jadi ajang ngabisin duit si pendekar. Ya, tinggal komporin buat beli lagi dengan iming-iming munculin notes baru. Atau ajak debat metode seduh dan berujung si pendekar membuktikannya langsung dengan beli kopi lagi.<\/span><\/p>\n<h4>#2 Dedek atau mbak gemes<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari mulai markirin motor, lepas helm, jalan ke pintu, buka pintu, pesen, sampai duduk, tipe yang satu ini sudah pasti dilihatin sama baristanya. Biasanya, pesennya kopi yang nggak terlalu kopi atau kopi-susu-gula-aren-yang-lagi-hits-gitu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai barista yang mengedepankan keramahtamahan, pasti sebisa mungkin diajak ngobrol lama-lama di depan bar. Ditawari beans-beans unyu, dijelasin notes-notesnya sampai ke siapa petaninya, bahkan dimintain akun Instagram dan digebet sekalian kalau memang nekat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantaran nggak mau pesen single origin, si dedek atau mbak gemes ditawari late-latean hangat dengan iming-iming gambar lope-lope, tulip, mawar, atau bebek-bebekan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mentok nggak mau kopi yang terlalu kopi, yaudah pesen signature kopi susu gula aren yang rasanya sama saja di semua kedai kopi itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan saat pulang pun, kalau pelanggan lain biasanya cuma dibilangin, &#8220;terima kasih&#8221;. Tipe yang satu ini lengkap diucapi, &#8220;Selamat malam, hati-hati di jalan, tidur nyenyak, dan jangan sampai ketemu Dementor di jalan.&#8221;<\/span><\/p>\n<h4>#3 Sales roasted beans<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gimana mau nggak hafal, kalau tiap hari datang sambil tanya, &#8220;Gimana samplenya, Mas? Sudah cocok belum?&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya ,sih, oknumnya mas-mas berambut agak gondrong awut-awutan. Ia duduk di depan bar, ngobrol-ngobrol tapi nggak mbacot ala pendekar. Terus, tetiba buka ransel dan ngeluarin senjata maut: sampel-sampel roasted beans yang mau nggak mau pasti kita coba seduhin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, diminum bareng, didiskusiin notes-notesnya, dan keluarlah kalimat maut dari para sales ini. Miisalnya, &#8220;Minta wa-nya, Mas. Saya kirimin pricelist-nya.&#8221; Atau yang lebih well-prepared, langsung nyodorin print-printan berisi berbagai varian roasted bean dan harganya. Serta iming-iming diskon atau sistem kerja sama yang menggiurkan.<\/span><\/p>\n<h4>#4 Barista piknik<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buka pintu kedai dengan pede, datang ke bar, lihat-lihat jenis beans, merenung, lalu menunjuk salah satu beans. &#8220;Nyobain itu, Mas. Solok-nya. Yang lain ada di kedai semua, sih.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah yang satu ini biasanya bikin para barista yang lagi nge-shift bisa agak nganggur dengan cara meminta si mas barista tetangga itu bikin sendiri kopinya. Gantian baristanya duduk di depan bar lihatin rekan seperjuangannya itu nyeduh kopi. Kalau bisa, sih, sekalian lanjut ke pesanan yang lain atau malah nyuciin gelasnya juga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi, kalau kedai si barista tetangga itu nggak punya grinder mahlkonig ek43 dan di kedai tempat dia &#8220;piknik&#8221; ada. Ah, sudah pasti dia mau nyobain tuh si gilingan gede dan tinggi yang pernah hits. Sekalian suruh bersihin, mau kali, ya. Hahaha.<\/span><\/p>\n<h4>#5 Pemburu wifi<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bawa laptop, datang ke bar, pesen es teh, tanya password wifi, duduk di pojokan, stay di sana dari siang sampai tutup. Jenis lainnya, mas-mas bergerombol, pesen jus-jusan, duduk rame-rame, nyiapin hape, connect wifi, login akun mobel lejen atau pab-ji, main bareng. Terus, teriak rame-rame sampai malam dan biasanya mejanya berantakan minta ampun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, jenis gini, tuh, yang bikin kesel\u2014sayangnya jumlah mereka banyak. Pesennya juga itu-itu aja, nggak nambah dari awal datang sampai pulang pas kedai tutup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kan, kasihan dedek atau mbak gemes yang lagi nongkrong. Kasihan para pendekar yang lagi ngomentarin kopi bikinan baristanya. Kasihan mas sales roasted bean yang lagi ngasih penawaran. Kasihan mas barista tetangga yang lagi nyoba bantuin nyuci gelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ah, kalian ini. Mbok jangan pergi ke kedai kopi. Lebih baik sana ke co-working space aja~<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/minum-kopi-itu-tidak-biasa-saja-dan-pantas-untuk-diromantisasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Minum Kopi Itu Tidak Biasa Saja dan Pantas untuk Diromantisasi<\/a><\/strong>\u00a0<strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/riyanto\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Riyanto<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai garda depan di kedai kopi, seorang barista pasti hafal betul tipe-tipe pelanggannya yang sering datang.<\/p>\n","protected":false},"author":702,"featured_media":84688,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[637,8722],"class_list":["post-84518","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-kedai-kopi","tag-pelanggan"],"modified_by":"Intan Ekapratiwi","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84518","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/702"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84518"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84518\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84518"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84518"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84518"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}