{"id":83774,"date":"2020-10-18T07:49:14","date_gmt":"2020-10-18T00:49:14","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=83774"},"modified":"2020-10-17T10:20:23","modified_gmt":"2020-10-17T03:20:23","slug":"setelah-banyak-kekecewaan-melihat-politisi-baik-rasanya-aneh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/setelah-banyak-kekecewaan-melihat-politisi-baik-rasanya-aneh\/","title":{"rendered":"Setelah Banyak Kekecewaan, Melihat Politisi Baik Rasanya Aneh"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah kenapa, saya jadi selalu sentimentil dan agak melankoli ketika melihat ada politisi-politisi yang berniat baik untuk rakyat. Bukan berarti saya meremehkan atau meragukan niat mereka, toh niat memang sulit untuk dilihat. Hanya saja, melihat ada politisi-politisi yang begitu peduli pada masyarakat pada akhirnya selalu memunculkan pertanyaan retoris dalam benak saya, \u201cKok bisa ya ada politisi baik banget?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaan retoris semacam ini sering saya ajukan jika kedapatan membaca suatu informasi mengenai pejabat yang benar-benar melihat rakyatnya sebagai \u201ctuan yang harus dilayani\u201d. Melihat Jacinda Ardern, Perdana Menteri Selandia Baru, yang meminta maaf ke publik karena selfie tanpa masker dan tanpa jaga jarak saja, bagi saya itu sudah sangat aneh bin ajaib. Lalu, Kim Jong-un yang baru saja menangis dan meminta maaf karena gagal mengatasi krisis malah lebih aneh lagi. Ini, Kim Jong-un, lho! Bukan Pak Jokowi, bukan Mbak Puan Maharani, apalagi Pak Terawan. Melihat politisi baik itu sungguh bikin perasaan campur aduk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini pula yang memaksa saya untuk berharap tentang suatu keniscayaan masa depan perpolitikan negeri ini. Mungkin tidak semua politisi itu jahat, mungkin tidak semua anggota DPR itu akhlakless, mungkin ada kok politisi baik yang benar-benar menempatkan rakyat jauh di atas kepentingan apa pun, dan mungkin suatu saat nanti kita akan dipimpin oleh seseorang yang kriterianya benar-benar mencerminkan keinginan rakyat. Mungkin, lho ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jacinda Ardern, yang negaranya merupakan salah satu dari sekian negara yang berhasil menangani pandemi virus corona, ternyata bisa membikin saya merasakan suatu keinginan yang tak bisa saya jelaskan ini. Iri, itu sudah pasti. Harapan untuk memilikinya di negeri ini, itu juga sudah pasti. Tapi, kan kita punya Pak Jokowi yang mengatakan Indonesia merupakan salah satu yang terbaik dalam menangani pandemi. Hanya saja, kok bisa-bisanya Jacinda Ardern ini minta maaf ke masyarakat \u201chanya\u201d karena selfie nggak pake masker dan jaga jarak, sih? Harusnya kan blio bilang kalau corona itu nggak seberbahaya itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang bikin saya geleng-geleng kepala tentu Kim Jong-un yang terkenal bengis tapi akhirnya luluh juga karena merasa gagal dalam menangani krisis. Nggak tanggung-tanggung, blio menangis, lho! Terlepas ini pencitraan atau bukan, jelas ini nggak termasuk tingkah yang \u201cpolitisi banget\u201d. Harusnya kan politisi itu biasa saja ketika gagal menangani krisis bahkan kalau perlu ketawa-ketiwi santuy aja ketika rakyatnya menderita. Harusnya politisi di negara lain mencontoh Indonesia, ketika situasi pandemi, pemerintah lebih bersemangat ngurus Omnibus Law dibanding rakyatnya sendiri. Itu yang namanya politisi \u201cbaik\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harusnya pemimpin Korea Utara ini belajar ke Indonesia. Jika Pak Kim pengin menangis melihat kondisi rakyat, jangan pas sudah jadi pejabat menangisnya, dong. Tapi, lakukanlah tangisan kerakyatanmu itu sebelum masuk ke lingkaran kekuasaan. Tolong banget. Bagi kalian-kalian yang kelak hendak jadi politisi, menangislah sebelum masuk ke kekuasaan karena saya nggak suka ngeliatnya. Kalau sulit, lihat Mbak Puan Maharani. Barangkali bisa dijadikan referensi. Serius. Menangis karena gagal memenuhi harapan rakyat itu nggak politisi banget. Saya juga menyarankan Pak Jokowi sebagai panutan bagi mereka yang hendak jadi politisi yang lebih politisi dari politisi lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, untuk para demonstran yang (mungkin) berkeinginan untuk jadi politisi cemerlang di masa depan. Contohlah Adian Napitupulu atau Budiman Sudjatmiko. Mereka berdua adalah sosok yang wajib dijadikan panutan bagi kalian selain Pak Jokowi dan Mbak Puan. Jadilah politisi seperti mereka. Adian dan Budiman adalah pejabat istimewa karena sebelum masuk ke kekuasaan, mereka memperjuangkan Reformasi Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keistimewaannya bukan di situ saja. Setelah jadi pejabat, mereka jadi lupa terhadap perjuangannya masing-masing. Inilah yang membuat saya merekomendasikan mereka pada Anda-anda yang mau jadi politisi yang \u201cbaik\u201d. Saya sendiri sangat salut pada mantan aktivis Reformasi yang sudah jadi pejabat-pejabat itu dan merasa lega sekali melihatnya. Toh, kita sudah jadi negara yang demokratis, kan? Nggak perlu dong kita maksa-maksa mereka buat kritik pemerintah lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekali lagi, itulah hal-hal yang terlintas di benak saya ketika mendengar nama \u201cpolitisi baik\u201d. Demi kebaikan bersama, tolong koreksi saya jika salah.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-alasan-puan-maharani-adalah-ketua-dpr-ri-terbaik-sepanjang-sejarah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">4 Alasan Puan Maharani Adalah Ketua DPR RI Terbaik Sepanjang Sejarah<\/a> dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/raihan-rizkuloh-gantiar-putra\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Raihan Rizkuloh Gantiar Putra<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melihat ada pejabat peduli pada masyarakat selalu memunculkan pertanyaan retoris dalam benak saya, \u201cKok bisa ya ada politisi baik banget?\u201d<\/p>\n","protected":false},"author":1039,"featured_media":30314,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6,8],"tags":[656,2815],"class_list":["post-83774","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-featured","tag-pejabat","tag-politisi"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1039"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83774"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83774\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}