{"id":82764,"date":"2020-10-13T10:39:04","date_gmt":"2020-10-13T03:39:04","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=82764"},"modified":"2020-10-13T10:41:57","modified_gmt":"2020-10-13T03:41:57","slug":"spongebob-mogok-kerja-di-episode-squid-on-strike-adalah-gambaran-demo-yang-kompleks","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/spongebob-mogok-kerja-di-episode-squid-on-strike-adalah-gambaran-demo-yang-kompleks\/","title":{"rendered":"SpongeBob Mogok Kerja di Episode &#8216;Squid on Strike&#8217; Adalah Gambaran Demo yang Kompleks"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada yang menarik dari cerita SpongeBob episode \u201cSquid on Strike\u201d atau yang lebih dikenal sebagai episode mogok kerja. Alur cerita dimulai ketika Tuan Krabs sedang menghitung uang di ruang kerjanya di Krusty Krab. Seraya menghitung uang, Tuan Krabs berujar, \u201cAku menghitung uang, uang lebih manis daripada madu, uang ini, uang itu, keuntungan akan membuat dompetku tebal.\u201d Sebuah awal yang epik untuk mengawali bagaimana SpongeBob mogok kerja bersama rekannya, Squidward.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Episode ini mengibartkan Tuan Krabs sebagai sosok kikir dan kapitalis. Kepelitan Tuan Krabs sebagai seorang bos bahkan sudah diakui di Bikini Bottom dan mendapat penghargaan kepiting paling pelit mengalahkan kepiting pelit lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekikiran Tuan Krabs kembali muncul saat memberikan gaji kepada anak buahnya, Squidward dan SpongeBob. Dari amplop yang disodorkan, alih-alih isinya uang, amplop Squidward malah berisikan celana dalam dan amplop SpongeBob berisi tagihan. Akibatnya Squidward mengajak dan mengajari SpongeBob untuk melakukan mogok kerja bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alur cerita episode ini seolah-olah sejalan dengan yang terjadi di Indonesia belakangan ini, yakni demonstrasi buruh menolak pengesahan UU Cipta Kerja. Nasib kaum buruh yang berusaha protes kepada pemilih usaha menjadi inti cerita di episode ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 SpongeBob dibutakan pekerjaan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai seorang buruh, karakter spongeBob ini nggak patut dicontoh. Kecintaannya kepada pekerjaan sebagai koki telah membutakan nalar sehatnya sebagai seorang buruh. Lha wong disodori tagihan sama Tuan Krabs tepat di hari gajian, kok mau-maunya membayar. SpongeBob selalu bersembunyi di balik kecintaannya pada pekerjaan. Bukankah karakter demikian juga sering kita temui? Banyak karyawan dan buruh yang apatis dan merasa bahwa bersyukur adalah sebuah cara menahan amarah. Padahal, apa yang mereka lakukan memicu pihak kapital untuk terus menekan pekerjanya. Alih-alih bahagia, buruh demikian justru akan terlihat mudah dibodohi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal berbeda ditunjukkan oleh karakter Squidward. Walaupun pemalas, tapi ia setidaknya masih punya akal sehat dalam urusan pekerjaan. Squidward dalam episode ini menuntut kenaikan upah demi kesejahteraannya setelah sekian lama bekerja dengan Tuan Krabs, gajinya nggak pernah dinaikkan. Malah, ia berkali-kali diberi tagihan dan potongan gaji sepihak.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Squidward dalang demonstrasi yang payah<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah Bikini Bottom kalau mencari siapa dalang di balik aksi demonstrasi Krusty Krabs, jawabannya adalah Squidward. Semua bermula ketika Squidward memprovokasi SpongeBob untuk bersama-sama melakukan mogok kerja hingga mereka berdua dipecat. Squidward juga berniat membongkar penindasan selama ini yang dilakukan Tuan Krabs.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi, sayangnya Squidward sangat payah sebagai seorang dalang demonstrasi jalanan. Begitu payahnya Squidward, terlihat ketika ia menginjak-injak topi Krusty Krab tapi malah ditilang polisi Bikini Bottom karena dianggap membuang sampah sembarangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya Squidward mengajak SpongeBob membuat papan bertuliskan &#8220;Krusty Krab Unfair&#8221; (Krusty Krab Tidak Adil), tetapi SpongeBob malah menulis &#8220;Krusty Krab Funfair&#8221; (Krusty Krab Taman Bermain) sehingga orang-orang berdatangan dan menginjak-injak Squidward.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian Squidward berorasi dan berhasil menarik perhatian massa, tetapi orasi Squidward malah membuat mereka lapar dan pergi ke Krusty Krab. Tuan Krabs pun mentertawakan kegagalan Squidward dan SpongeBob.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Upaya Squidward dan SpongeBob mogok kerja rupanya tidak berjalan mulus. Cara mereka menarik perhatian massa memang awalnya berhasil, banyak orang bersimpati dan mengamini orasi Squidward. Sayangnya, massa yang bukan buruh itu nggak paham substansi. Mereka cuma datang meramaikan, lalu pergi dengan kembali menginjak-injak Squidward. Perjuangan kadang memang terjal.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3 Tuan Krabs nggak punya buzzer<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau serakah dan kikir, saya perlu angkat topi untuk Tuan Krabs. Sebagai seorang pimpinan yang punya posisi strategis, Tuan Krabs nggak sedikit pun mempekerjakan buzzer bayaran sebagai tameng atau pasukan yang bakal membelanya kalau ada yang mengusik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuan Krabs juga menjunjung prinsip demokratis dalam memimpin Krusty Krab. Buktinya ketika SpongeBob dan Squidward melakukan demo, Tuan Krabs sama sekali nggak mengerahkan kepolisian Bikini Bottom untuk membubarkan demo dengan gas air mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di akhir tayangan, Tuan Krabs bahkan berusaha mencapai kesepakatan dengan Squidward dan mengabaikan gengsinya. Inilah yang diharapkan buruh, dirangkul oleh pemimpin, bukan diinjak-injak dan diperlakukan semena-mena.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 SpongeBob bertindak brutal<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adegan yang paling epik adalah ketika SpongeBob bisa sangat bebas mengobrak-abrik dan merobohkan Krusty Krab. Saya jadi iri ketika SpongeBob dapat dengan bebas meluapkan kekesalannya kepada atasannya tanpa harus merasakan pedihnya gas air mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya juga heran kenapa nggak ada sama sekali aparat kepolisian Bikini Bottom yang sadar akan aksi SpongeBob. Sedangkan sewaktu Squidward menginjak-injak topi Krusty Krab, tiba-tiba ada polisi datang menilang. Di manakah polisi Bikini Bottom di malam hari waktu SpongeBob menyabotase Krusty Krab?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya upaya brutal SpongeBob ini sebenarnya sudah melebar dari wacana mogok kerja yang ia rencanakan dengan Squidward. Hal ini bikin Squidward dan SpongeBob yang sama-sama demonstran tidak satu suara lagi. Kawan-kawan, kalau sudah terpecah belah, urusannya memang jadi susah.<\/span><\/p>\n<h4><b>#5 Bikini Bottom nggak butuh UU Ciptaker<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat keserakahan dan kepelitan Tuan Krabs dalam menetapkan gaji karyawan, saya jadi sepakat kalau di Bikini Bottom memang nggak perlu pakai UU Ciptaker. Lha, tanpa wacana baru bagi buruh saja, karyawan Krusty Krab sudah demo. Kalau Squidward dan SpongeBob mogok kerja, siapa yang menjamin asupan Krabby Patty ke seluruh umat Bikini Bottom?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/review-grup-dangdut-hasoe-angels-dari-orang-yang-nggak-pernah-ke-klub-malam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Review Grup Dangdut Hasoe Angels dari Orang yang Nggak Pernah ke Klub Malam <\/a><\/b><b>dan tulisan\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/fatony-royhan-darmawan\/\"><b>Fatony Royhan Darmawan<\/b><\/a><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n<p><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SpongeBob episode \u201cSquid on Strike\u201d mengibaratkan Tuan Krab sebagai sosok kapitalis. Squidward dan Spongebob mogok kerja dan terpaksa demo.<\/p>\n","protected":false},"author":975,"featured_media":52645,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[5769,1683],"class_list":["post-82764","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-animasi","tag-spongebob"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82764","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/975"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82764"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82764\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52645"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}