{"id":81861,"date":"2020-10-09T06:26:00","date_gmt":"2020-10-08T23:26:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=81861"},"modified":"2020-10-08T12:27:44","modified_gmt":"2020-10-08T05:27:44","slug":"nasib-imigran-yang-berjaya-terlunta-dan-menderita-di-film-martin-scorsese","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nasib-imigran-yang-berjaya-terlunta-dan-menderita-di-film-martin-scorsese\/","title":{"rendered":"Nasib Imigran yang Berjaya, Terlunta, dan Menderita di Film Martin Scorsese"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Italia jelas memiliki ruang istimewa untuk sutradara Martin Scorsese. Walaupun lahir di Amerika, kedua orang tuanya berasal dari Italia, lebih tepatnya warga Palermo, Sisilia. Betul, daerah yang terkenal dengan para mafianya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat asal orang tuanya berpengaruh besar pada film-film Scorsese ke depannya. Dia lahir tahun 1942 di Queen, Amerika Serikat. Dia tumbuh dan besar di kawasan Little Italy.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun kelahiran Scorsese, negara orangtuanya masih berada dalam genggaman pemerintah fasis Mussolini. Pemerintahan yang menghendaki satu versi kekuatan dan kebenaran tidak senang dengan para mafia, terutama mafia Sisilia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui perpanjangan tangan Mori yang kemudian memerintah Sisilia, mereka mengusik kehidupan para mafia. Pernah suatu ketika Mussolini mengunjungi mafia Sisilia. Salah satu mafia Sisilia telah menjamin keamanannya. Akan ada pembicaraan tentang orang yang akan menduduki pemerintahan dan permintaan dukungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, Mussolini datang dengan sekelompok polisi, sesuatu yang menyinggung harga diri mafia. Insiden itu satu versi dari awal mula ketegangan antara pemerintahan Mussolini dan para mafia. Pada dasarnya, Mussolini ingin menghancurkan para mafia yang sudah lama memegang pengaruh besar di tatanan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar Mori semakin leluasa dalam memberantas mafia, Mussolini memberikan kebebasan terkait cara menumpas, sekalipun dengan cara-cara yang melanggar. Walaupun tidak sepenuhnya tuntas, usaha Mori berdampak besar. Banyak anggota mafia yang mendapat hukuman, terpenjara, serta dipermalukan di depan umum. Banyak yang menganggap bahwa cara Mori sama saja dengan mafia itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi para mafia yang selamat, mereka memilih kabur menuju Amerika. Masih dengan sifat dan pola pikir mafia, mereka membuat sebuah kelompok di Amerika. Mereka kembali menjadi mafia dengan bisnis-bisnis yang seringkali berhubungan dengan hal ilegal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam film-film Scorsese seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mean Streets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1973), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Goodfellas<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1990), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gengs of New York<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2002), dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Irishman<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2019), para mafia Italia memiliki kedudukan yang tinggi. Seringkali mereka menjadi pemimpin kelompok. Para mafia mengendalikan bisnis ilegal yang besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya itu, dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Irishman<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> misalnya, mafia juga bisa mengendalikan pemilihan ketua serikat buruh serta presiden. Martin Scorsese menempatkan imigran dari Italia dalam posisi yang layak, bahkan sejak awal kedatangan. Terlepas pada akhirnya ada beberapa yang takluk dengan pemerintah Amerika, mereka bisa menjalani hidup sampai tua dengan cukup tenang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberuntungan imigran Italia berbeda dengan orang Irlandia. Mereka yang \u201cterusir\u201d dari tanah Inggris Raya perlu bekerja keras di Amerika. Tidak jarang mereka menjadi bawahan para mafia Italia. Pekerjaannya tidak jauh-jauh dari petugas lapangan bisnis sampai pembunuh bayaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita bisa melihat karakter imigran Irlandia yang hidup tertatih dalam karakter Frank Sheeran (Robert De Niro) di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Irishman<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Amsterdam Vallon (Leonardo DiCaprio) di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gengs of New York<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan Henry Hill (Ray Liotta) di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Goodfellas<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Karakter yang mirip juga terlihat di Billy (Leonardo DiCaprio) pada film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Departed<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2006).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari posisi imigran Irlandia di masyarakat Amerika yang cukup baik, mereka masih saja didiskrimniasi dari masyarakat Amerika. Keadaan yang tidak jauh berbeda dari diskriminasi yang mereka alami di Inggris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu hal yang membuat kehidupan imigran Irlandia bisa cukup baik adalah kulit putih mereka. Walaupun tetap mendapat diskriminasi dari masyarakat Amerika, warna kulit yang sama menjadi modal yang menguntungkan. Kesamaan warga kulit antara orang Irlandia dan Amerika membuat kesempatan untuk berteman menjadi tinggi. Hal yang lebih sulit dilakukan oleh warga kulit hitam di Amerika.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Scorsese sangat jarang menempatkan orang kulit hitam dalam karakter yang berperan besar. Dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Shutter Island<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2010), orang kulit hitam hidup sebagai pelayan sebuah rumah sakit jiwa. Tidak ada yang spesial, atau memegang peran penting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan dalam beberapa adegan, Scorsese memperlihatkan bahwa orang kulit hitam berada dalam tekanan dan ketidakadilan. Salah satu ketidakadilan pada kulit hitam terletak pada akses terhadap pekerjaan yang sulit. Hasilnya mereka menjadi pelaku kriminal. Dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Taxi Driver<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1976) misalnya, peran-peran kriminal rendahan seringkali menjadi bagian orang kulit hitam. Salah satunya pada karakter perampok toko.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lagi detail-detail percakapan yang merendahkan orang kulit hitam. Masih di film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Taxi Driver<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Travis Bickle (Robert De Niro) pernah mengantar salah satu penumpang yang mencari istrinya. Penumpang itu tahu apabila istrinya selingkuh. Yang membuat penumpang merasa terhina lantaran pria selingkuhan istrinya merupakan orang kulit hitam. Percakapan-percakapan merendahkan macam ini bertebaran di banyak film garapan Martin Scorsese, walaupun porsinya tidak banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Scorsese memang mendapat pengaruh dengan film-film neorealisme Italia. Beberapa di antaranya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Viaggio in Italia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1954), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">La Strada<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1954), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">I Vitelloni<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1952), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ladri di Biciclette<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1948), dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Roma Citta Aperta<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (1945). \u201cSaya melihat film-film ini. Mereka memiliki pengaruh yang kuat pada saya. Anda harus melihat mereka.&#8221; kata Martin Scorsese seperti dilansir dari<\/span><a href=\"https:\/\/indiefilmhustle.com\/italian-neorealism\/\"> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Indiefilmhustle<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Neorealisme Italia melawan pakem film Italia pada masa fasis Mussolini. Kala itu, film mendapat sensor dari pemerintah. Adapun referensi merujuk pada Hollywood. Sineas film kemudian melawan, baik semasa pemerintahan Mussolini ataupun setelahnya. Mereka membuat film dengan pemain amatir serta mengerjakannya di luar studio, sesuatu yang sangat berbeda dari keumuman saat itu. Hasilnya merupakan gambaran dunia yang lebih realistis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masa-masa neorealisme Italia berkembang pesat setelah Mussolini tumbang. Kemudian banyak cerita film yang mengangkat tentang dampak pemerintahan fasis dalam hal kemiskinan, pengangguran, depresi, dan ketidakadilan. Martin Scorsese terlihat mengangkat isu-isu itu dalam karyanya, terutama pada kehidupan imigran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya ada tiga versi imigran yang bisa kita lihat dalam karya-karyanya. Tentang Imigran Italia yang berjaya, tentang imigran Irlandia yang terlunta-lunta, dan kulit hitam yang menderita.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/balasan-untuk-artikel-film-the-social-dilemma-yang-katanya-nihil-solusi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Balasan untuk Artikel Film \u2018The Social Dilemma\u2019 yang Katanya Nihil Solusi<\/a>\u00a0dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/sirojul-khafid\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sirojul Khafid<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setidaknya ada tiga versi imigran yang bisa kita lihat dalam karya-karya Martin Scorsese. Yang berjaya, terlunta-lunta, dan menderita.<\/p>\n","protected":false},"author":741,"featured_media":82305,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[660,773],"class_list":["post-81861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-film-hollywood","tag-review-film"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/741"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81861"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81861\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}