{"id":81822,"date":"2020-10-07T07:36:12","date_gmt":"2020-10-07T00:36:12","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=81822"},"modified":"2023-02-13T11:28:49","modified_gmt":"2023-02-13T04:28:49","slug":"pengalaman-saya-jadi-korban-penipuan-berkedok-pembeli-di-olx","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pengalaman-saya-jadi-korban-penipuan-berkedok-pembeli-di-olx\/","title":{"rendered":"Pengalaman Saya Jadi Korban Penipuan Berkedok Pembeli di OLX"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Bagi kita yang biasa menjual dan membeli barang bekas secara online, tentu tak asing dengan namanya OLX. Ya, OLX merupakan media pemasangan iklan jual-beli yang mayoritas adalah barang bekas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, karena saya termasuk orang yang suka menjual dan membeli barang bekas, maka OLX tak pernah lepas dari aktivitas sehari-hari. Setidaknya, sudah sekitar empat tahun saya aktif sebagai pengguna OLX.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada tiga tahun pertama saya menggunakan OLX, hampir tidak ada hambatan yang cukup berarti. Namun, lain halnya akhir-akhir ini yang membuat saya jadi korban penipuan berkedok pembeli di OLX setidaknya dua kali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pertama, saat itu saya memasang iklan di OLX dan menjual barang berupa kamera. Nah, selang beberapa hari ada seseorang yang chat saya melalui WhatsApp, dan dia bilang kalo tertarik dengan iklan saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kemudian calon pembeli ini meminta saya foto ulang kamera yang saya jual, hal itu lantaran menurutnya foto yang saya posting di OLX kurang jelas. Saat itu juga saya kirim foto kamera secara detail dan jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah itu, si calon pembeli menanyakan lokasi saya. Oleh karena saya berada di Surabaya, dan si calon pembeli ini berada di Garut, kemudian kami bersepakat untuk dikirim saja. Tak lama berselang dia mengirimkan foto KTP dan meminta saya menghitung total yang harus dibayar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Syahdan, saya mengirimkan total yang harus dibayar lengkap dengan nomor rekening tujuan. Ternyata si calon pembeli meminta nomor rekening saya yang BCA, karena saya tidak punya, saya bilang saja kalau tidak punya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah sekian lama menunggu, ternyata si pembeli tidak kunjung transfer dan bahkan nomor WhatsApp yang sebelumnya digunakan tidak aktif. Sampai di sini saya masih berpikir positif, mungkin belum rezekinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dua hari kemudian ada seseorang lagi dengan nomor berbeda menghubungi saya, dan berniat ingin membeli kamera. Dengan pola yang sama, dia meminta saya foto ulang kamera dengan alasan yang di OLX kurang jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah foto dikirimkan, tanpa ada tawar menawar dia langsung deal dengan harga yang saya posting di OLX. Lalu si calon pembeli ini mengirimkan foto KTP dan meminta saya menghitung total yang harus dibayar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kemudian saya kirimkan total yang harus dibayar beserta nomor rekening tujuan. Polanya sama, ternyata di calon pembeli ini meminta nomor rekening BCA, tentu saja saya bilang tidak punya dan adanya hanya itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tak lama berselang, dikirimlah bukti pembayaran via transfer online. Namun, saya asing dengan aplikasi pembayaran online yang digunakan, yakni \u201cUangku\u201d. Sebab ,tidak memakai mobile banking atau internet banking, jadi saya harus ke ATM untuk mengecek apakah uang tersebut benar-benar masuk atau belum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat itu, si calon pembeli memaksa saya untuk mengirimkannya hari itu juga. Alhasil saya urungkan pergi ke ATM, dan memilih untuk packing kamera yang dijual. Setelah selesai packing, si calon pembeli meminta saya foto barang yang siap dikirim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah semuanya siap, saya bawa kamera yang sudah dikemas dengan rapi dan siap dikirim ini sambil pergi ke ATM. Nah, ketika saya mengecek di ATM ternyata belum ada uang masuk sama sekali alias saldo tidak bertambah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Akhirnya saya mengurungkan diri untuk pergi ke jasa pengiriman dan memilih menghubungi si calon pembeli. Saat saya bilang kalo uangnya belum masuk, si calon pembeli ini tetap bersikukuh bahwa uang memang sudah masuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, dari sini si calon pembeli telepon terus menerus dan akhirnya justru menuduh saya penipu lantaran tidak segera mengirimkan barang yang dibeli. Tak ingin berdebat, saya memilih pulang dan mencari tahu lebih jauh tentang aplikasi pembayaran \u201cUangku\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah membaca beberapa artikel, akhirnya saya tahu bahwa \u201cUangku\u201d sering digunakan sebagai sarana untuk menipu. Alhasil saya telepon si calon pembeli tadi dan gantian saya yang memakinya, sampai akhirnya saya diblokir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Beruntungnya saya sempatkan cek ATM dan barang belum sempat dikirim, meskipun saya sudah susah payah mengemas dengan sebaik-baiknya. Setidaknya, saya tidak mendapat kerugian yang cukup berarti secara materi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, dari sini saya penasaran dengan modus-modus yang digunakan si pelaku tadi. Setelah mencari tahu, akhirnya saya paham bahwa penipu-penipu semacam itu mendapat foto KTP orang lain dengan alasan tukar foto KTP agar sama-sama percaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dari banyak foto KTP yang terkumpul ini, si pelaku kemudian menjalankan modusnya membeli barang di OLX menggunakan foto KTP orang lain. Alhasil, banyak para korban penipuan yang sudah mengirim barang, melaporkan identitas dari KTP orang lain dari si pelaku tadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sehingga dengan mencuri foto KTP orang lain ini, diharapkan mereka para penipu akan sulit dilacak identitas dan lokasinya. Ditambah lagi nomor WhatsApp yang mereka gunakan selalu berganti-ganti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Maka dari itu, kalau mau sama-sama aman transaksi melalui OLX, alangkah baiknya kita COD. Namun, kita juga perlu mengajak teman dan kalau bisa jangan di tempat sepi. Hal itu lantaran banyak juga yang ngajak COD, hasilnya malah dirampok, kan ngeri.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/demi-kepentingan-bersama-sebaiknya-jangan-menolak-petugas-sensus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Demi Kepentingan Bersama, Sebaiknya Jangan Menolak Petugas Sensus<\/a><\/b>\u00a0<b>dan tulisan\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/a-fikri-amiruddin-ihsani\/\"><b>A. Fikri Amiruddin Ihsani<\/b><\/a><b>\u00a0lainnya.<\/b><\/p>\n<p><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>ini<\/i><\/a><i>\u00a0ya.<\/i><\/p>\n<p><i>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/i>\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\"><i>di sini.<\/i><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi kita yang biasa jual beli barang bekas secara online, tentu tak asing dengan namanya OLX. Di OLX, apa aja ada, bahkan penipu sekali pun.<\/p>\n","protected":false},"author":697,"featured_media":81908,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":null,"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[2158,9061,9060,2763,2016],"class_list":["post-81822","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-barang-bekas","tag-ktp-palsu","tag-olx","tag-online-shop","tag-penipuan"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81822","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/697"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81822"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81822\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81908"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}