{"id":81305,"date":"2020-10-06T07:32:07","date_gmt":"2020-10-06T00:32:07","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=81305"},"modified":"2022-01-26T12:25:16","modified_gmt":"2022-01-26T05:25:16","slug":"beberapa-tokoh-yang-harus-diundang-di-podcast-deddy-corbuzier-untuk-klarifikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/beberapa-tokoh-yang-harus-diundang-di-podcast-deddy-corbuzier-untuk-klarifikasi\/","title":{"rendered":"Beberapa Tokoh yang Harus Diundang di Podcast Deddy Corbuzier untuk Klarifikasi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mau bagaimanapun, <\/span>Podcast<span style=\"font-weight: 400;\"> seseorang yang pernah menjabat sebagai Master Mentalis ini menjadi meja terbaik untuk menjelaskan suatu perkara. Kita bisa melihat bagaimana seorang Indira Kalistha bisa menitikan air mata dan Rigen Rakelna sukses membuat banyak orang kemekelen karena guyonan marah-marahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Podcast yang dibuka dengan hitung mundur dan menutup pintu ini sukses menyelesaikan berbagai masalah. Walau tidak melulu klarifikasi, <\/span>Podcast<span style=\"font-weight: 400;\"> Deddy Corbuzier kadung mendapat stigma &#8220;menyelesaikan masalah&#8221; dalam benak masyarakat umum. Tiap ada masalah, seluruh komentar bakal terisi dengan menyebut nama blio. \u201cTinggal nunggu klarifikasi di<\/span> Podcast<span style=\"font-weight: 400;\"> Om Deddy,\u201d seperti itulah kata-katanya, saya modifikasi agar tidak kasar-kasar amat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, Fizi Durian Runtuh pun disarankan untuk menyelesaikan perkara dengan Upin Ipin di P<\/span>odcast<span style=\"font-weight: 400;\"> blio. Lebih efektif ketimbang melanjutkannya ke pihak berwajib melalui meja hijau TK Tadika Mesra. Jos tenan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, banyak tokoh yang harus datang ke<\/span> Podcast<span style=\"font-weight: 400;\"> Om Deddy. Selain dokter influencer yang doyan ngegas tapi nggak suka digas. Berikut adalah saran saya untuk Deddy Corbuzier agar segera mengundang beberapa tokoh ini untuk melakukan klarifikasi.<\/span><\/p>\n<h4>#1 Pihak permen karet Yosan<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai mantan kolektor dengan iming-iming dapat sepeda jika berhasil mengumpulkan huruf Y-O-S-A-N, saya harus terpuaskan dengan jawaban dari pertanyaan kenapa huruf N ini langkanya seperti keadilan di negeri ini. Perasaan, sesulit-sulitnya menyusun Exodia the Forbidden One di deck Yu-Gi-Oh, masih lebih sulit menemukan huruf N dalam gugusan Y-O-S-A-N.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Podcast tersebut tidak perlu diisi oleh isak tangis. Cukup ngobrol santai saja sekaligus menjawab pertanyaan yang selama ini membuat malam saya kian tidak tenang. Barangkali, menjadi kolektor Y-O-S-A-N adalah tipe permainan gambling atau gacha pertama saya sebelum mengenal gim pabrikan Bandai atau Netmarble.<\/span><\/p>\n<h4>#2 Penemu aturan main layangan<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal paling nggateli ketika saya kecil adalah adanya aturan jika layangan ada buntutnya (pakai kertas yang dibuat memanjang) itu tandanya tidak boleh diserang. Perjanjian Giyanti saja tidak senjelimet aturan seperti ini. Menang dalam medan perang melawan layangan buntut adalah keniscayaan, Saudara-saudara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin, Master Mentalis pasti bisa menemukan yang membuat aturan nyebai seperti ini. Di P<\/span>odcast<span style=\"font-weight: 400;\">-nya nanti, sebisa mungkin Om Deddy harus menyudutkan orang ini. Serius, saya punya dendam kesumat dengan pembuat aturan permainan layangan yang seenak jidat seperti undang-undang pasal karet. Bayangkan saja, kalau semua pakai buntut, lha terus di mana letak serunya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ada aturan juara bertahan pakai senar cap Kobra. Mbut! Ini namanya juara bertahan abadi. Tidak ada yang bisa menyaingi senar layangan cap Kobra. Desa saya telah dimonopoli oleh satu pemain layangan sejak tahun 2005 sampai akhirnya warung internet mengalahkan kedigdayaan senar cap Kobra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Om Deddy bisa pakai thumbnail yang menohok, lalu disertai tulisan &#8220;KLARIFIKASI PEMBUAT ATURAN LAYANG-LAYANG!!!&#8221; dengan gaya smirk mbois ala Deddy Corbuzier, saya jamin trending nomer satu. Dengan catatan jika Mas Atta tidak bikin video. Hiyaaa.<\/span><\/p>\n<h4>#3 Penemu teori miringin PS-2 supaya booting-nya nggak lama<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jyaaan ini adalah teori paling absurd di <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nostalgia-rental-ps-2-yang-diabadikan-dalam-tiap-gimnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">rentalan PS<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika booting playstation berjalan lambat, hanya memutar dan tidak bergegas ke menu utama dalam gim, pilihannya hanya dua: meniup konsol playstation tersebut atau memiringkan konsol playstation. Biasanya, teori yang terakhir kebanyakan digunakan untuk konsol playstation 2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lepas dari itu, meludahi kaset gim juga dipercaya akan memperlancar saat booting. Munculnya teori-teori liar seperti ini, harus diluruskan oleh Om Deddy dalam P<\/span>odcast<span style=\"font-weight: 400;\">-nya. Harus dicari penemu teori menyesatkan seperti ini dan dijejali oleh pertanyaan-pertanyaan yang menyiksa. Lantaran gara-gara penemu teori ini, banyak rental bangkrut karena optik playstation banyak yang rusak.<\/span><\/p>\n<h4>#4 Loris Karius<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memangnya hanya influencer saja yang bisa blunder? Kiper sekelas Karius di final Champions League juga bisa. Dan alasan kenapa blio bisa blunder pun masih menjadi tanda tanya besar. Bisa jadi, beginilah pembelaan dari Karius atas blunder-nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cEmang pure aku itu bodoh. Apa yang kalian omongin itu benar. Aku jadi penjaga gawang nggak bener. Aku itu tau, aku itu salah,\u201d sambil sentrap-sentrup ngelap umbel. \u201cSebenarnya aku itu nggak pernah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">collab-collab<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ada di posisi itu (final Liga Champions, red). Pertandingan serius-serius seperti ituuu. Laga lawan West Brom yang ketawa-ketawa aja aku itu deg-degan banget, soalnya aku itu introvert banget.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karius kembali mbebeki, \u201cAku itu mikir-mikir dulu waktu Jurgen Klopp masang aku ketimbang Lord Kanjeng Maha Raja Mignolet. Terus setelah pertandingan final itu, aku bener-bener deg-degan banget, sampai akhirnya ditembak <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pertanyaan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tendangan yang sebenarnya aku nggak nguasain, jadinya malah amburadul gitu, ngawur~\u201d<\/span><\/p>\n<h4>#5 Kursi kosong di Mata Najwa<\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alih-alih saya minta Menkes Terawan yang datang, saya lebih memilih Om Deddy mengundang kursi kosong yang ada di episode Mata Najwa Menanti Terawan. Bukannya apa-apa, saya itu penasaran bagaimana perasaan si kursi kosong itu. Saya yakin, si kursi itu kini tertekan karena tatapan dan pertanyaan maut dari Mbak Nana. Ya, walau pertanyaan itu bukan untuk si kursi kosong, tapi untuk si Terawan.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-program-selain-podcast-di-youtube-deddy-corbuzier-yang-sebenarnya-nggak-laku-laku-amat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Deddy Corbuzier Pernah Bikin Program yang Nggak Laku-laku Amat di Kanal YouTube-nya<\/a><\/strong>\u00a0<strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/gusti-aditya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Gusti Aditya<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya\u00a0<\/em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\"><em>di sini.<\/em><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebenarnya, banyak tokoh yang harus datang ke Podcast Deddy Corbuzier. Selain dokter influencer yang doyan ngegas tapi nggak suka digas itu.<\/p>\n","protected":false},"author":130,"featured_media":81717,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[901,3316],"class_list":["post-81305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-deddy-corbuzier","tag-podcast"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/130"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81305"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81305\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81717"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}