{"id":80073,"date":"2020-09-29T11:45:37","date_gmt":"2020-09-29T04:45:37","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=80073"},"modified":"2021-08-13T12:53:20","modified_gmt":"2021-08-13T05:53:20","slug":"5-film-yang-harusnya-diputar-sctv-selain-pengkhianatan-g30s-pki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-film-yang-harusnya-diputar-sctv-selain-pengkhianatan-g30s-pki\/","title":{"rendered":"5 Film yang Harusnya Diputar SCTV Selain &#8216;Pengkhianatan G30S\/PKI&#8217;"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">September datang, itu artinya dua perdebatan klasik akan dimulai. Pertama, bagi mereka yang masih saja guyon pakai lagu Green Day \u201cWake Me up When September Ends\u201d. Kedua, pro kontra penayangan film drama aksi (histori juga nggak, sih?) yang berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pengkhianatan G30S\/PKI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> . Kali ini lakonnya SCTV yang menyiarkan film bersimbah darah kekejaman PKI atas sejarah Indonesia versi pihak yang menang. Iya, setiap tahun masyarakat harus nonton biar semakin hapal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur Program SCTV, David Suwarto, dikutip dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Detik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menuturkan, &#8220;Kita sebetulnya memang sudah dari tahun lalu kita juga menayangkan. Jadi memang<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">SCTV itu sering sekali atau kita mungkin dikenal sebagai TV yang paling sering menayangkan film-film Indonesia. Jadi misalnya kayak kemarin kita sudah tayangin film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dilan, Gundala, Milea, Warkop <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">DKI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), hampir semua film Indonesia yang top, box office itu kita. Nah, di luar dari itu kan kita juga tayang film-film yang lain lah, misal bentuknya FTV, gitu ya.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau bukan bermaksud bilang film Pengkhianatan G30S\/PKI ini sama seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dilan, Gundala, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Milea<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lho, ya. Bukan juga bilang fiksi, tapi maksudnya, selama ada peminat, ya putar saja. Entah dampaknya apa terhadap sejarah, terabas saja. David Suwarto melanjutkan, \u201cNah jadi film (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pengkhianatan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">G30S\/PKI<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini salah satu film yang kita lihat sangat diminati penonton.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita dapat satu titik cerah. SCTV, sebagai garda terdepan perfilman Indonesia, mengisyaratkan akan memutar film yang digandrungi penontonnya. Padahal, masih banyak film Indonesia yang diminati dan ditunggu-tunggu sekalipun di beberapa layanan streaming, sudah tersedia. Berikut saya rangkumkan kepada SCTV mengenai beberapa film yang harusnya diputar di September ini.<\/span><\/p>\n<h4><b>#1 <\/b><b><i>Si Doel The Movie<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Tokoh si Doel yang lekat dengan kehidupan kita, Atun yang super imut, dan Zaenab yang sabarnya kepolen, pasti akan menaikkan rating dengan drastis. Buktinya, stasiun televisi sebelah saja menanyangkan terus sampai saya hapal dialognya dan wajah si Doel yang\u2014hampir selalu\u2014poker.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya, bisa nggak menayangkan film yang sudah dikontrak seumur hidup oleh stasiun rival? Kalau alasannya \u201cpasti memutar film yang diminati penonton\u201d dan SCTV mengaku sebagai garda terdepan perfilman Indonesia, pasti diupayakan, dong?<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 <\/b><b><i>Penyimpangan Sex<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau Pengkhianatan G30S\/PKI banyak yang protes saja digas dan ditayangkan, saya bakalan ngambek kalau SCTV nggak berani menayangkan film ini. Sebagai fans Rika Herliana dan juga mewakili beberapa orang yang menggemarinya, aneh jika film ini nggak dilirik oleh stasiun televisi garda terdepan perfilman Indonesia. Film bergenre \u201colahraga\u201d ini sangat menghibur, premis bagus, plot yang menarik, dan\u2014yang paling penting\u2014sesuai dengan realita, nggak mengada-ada. Urusan jam tayang kan bisa diatur malam hari, ceritanya biar nggak meracuni generasi muda-mudi. Begitu kan?<\/span><\/p>\n<h4><b>#3<\/b><b><i> 212: The Power of Love<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya juga yakin film ini banyak ditunggu oleh pemirsanya. Kita bisa meneladani apa itu perjuangan, cinta kasih, welas asih, dan budi pekerti yang kaya dari film satu ini. Pokoknya banyak yang meminati, setidaknya berjuta-juta manusia di luar sana. Ya udah, itu aja penjelasannya.<\/span><\/p>\n<h4><b>#4 <\/b><b><i>The Act of Killing (Jagal)<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film ini juga mengangkat ihwal pengkhianatan PKI. Walau film ini bukan produksi Indonesia, melainkan film dokumenter karya sutradara Amerika Serikat Joshua Oppenheimer, tapi kandungan gizinya mengenai sejarah layak didapatkan oleh masyarakat kita. Bahasanya pun Indonesia. Film dokumenter ini berangkat dari Anwar Congo dan kolega yang \u201cnaik pangkat\u201d dari preman kelas teri pencatut karcis bioskop menjadi pemimpin pasukan pembunuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip dari Wikipedia (saya nggak mau menanggung risiko kalau merangkai kata sendiri, takut), tokoh dalam film membantu tentara membunuh lebih dari satu juta orang yang dituduh komunis, etnis Tionghoa, dan intelektual, dalam waktu kurang dari satu tahun.<\/span><\/p>\n<h4><b>#5 <\/b><b><i>Senyap (The Look of Silence)<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film ini berhubungan dengan pembantaian massal 1965. Bedanya dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Jagal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, film <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Senyap <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menyoroti kisah seorang penyintas dan juga korban ketika keluarganya dulu dituduh sebagai simpatisan PKI. Lebih spesifiknya, film dokumenter <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Senyap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mencoba bertutur mengenai usaha seorang adik menelusuri pembunuhan kakaknya dan mencari siapa pembunuhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Getir, ya? Ya, begitulah keadaannya. Jelas film ini banyak yang minat. Entah kenapa SCTV nggak memutarnya, padahal kan mereka vokal dalam menyuarakan film-film Indonesia. Mungkin, entah nanti, tahun depan, atau kapan pun itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Senyap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan diputar. Nggak ada yang tahu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Film ini enak untuk disaksikan, apalagi bagi kalian yang mau melihat sisi lain dari sebuah perbedaan pandangan. Eits, tapi harus diingat, di negara ini, perbedaan masih menjadi hal yang mewah. Melalui SCTV lah, sebagai rumah film Indonesia, kita harusnya berharap untuk bisa memutar film ini dengan khidmat tanpa digarebek oleh masa.<\/span><\/p>\n<p><em>Photo by <a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/@donghuangmingde\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Hu\u1ef3nh \u0110\u1ea1t<\/a> via <a href=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/2251206\/pexels-photo-2251206.jpeg?cs=srgb&amp;dl=pexels-hu%E1%BB%B3nh-%C4%91%E1%BA%A1t-2251206.jpg&amp;fm=jpg\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Pexels.com<\/a><\/em><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/curhat-penjual-angkringan-jogja-yang-menganggap-kotanya-biasa-saja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Curhat Penjual Angkringan Jogja yang Menganggap Kotanya Biasa Saja <\/a><\/strong><strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/gusti-aditya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Gusti Aditya<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya\u00a0<\/em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\"><em>di sini.<\/em><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kali ini giliran SCTV yang bakal menayangkan &#8216;Pengkhianatan G30S\/PKI&#8217;. Daripada cuma menayangkan itu, coba tayangkan film-film seru lainnya.<\/p>\n","protected":false},"author":130,"featured_media":80345,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[8946,3854],"class_list":["post-80073","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-g30s","tag-rekomendasi-film"],"modified_by":"Ajeng Rizka","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80073","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/130"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80073"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80073\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80345"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80073"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80073"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80073"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}