{"id":75843,"date":"2020-09-13T13:49:31","date_gmt":"2020-09-13T06:49:31","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=75843"},"modified":"2020-09-13T13:50:26","modified_gmt":"2020-09-13T06:50:26","slug":"berhenti-main-mobile-legends-adalah-sesuatu-yang-mesti-kita-dukung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/berhenti-main-mobile-legends-adalah-sesuatu-yang-mesti-kita-dukung\/","title":{"rendered":"Berhenti Main Mobile Legends Adalah Sesuatu yang Mesti Kita Dukung"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sedang mencari korelasi pelarangan PUBG Mobile di India dengan isu keamanan dunia digital ketika mendadak teringat artikel &#8220;<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-alasan-kenapa-harus-berhenti-main-mobile-legends\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">4 Alasan Kenapa Harus Berhenti Main Mobile Legends<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; yang pernah baca beberapa waktu lalu. Artikel ini masih menjadi salah satu penerima claps terbanyak Terminal Mojok hingga artikel ini saya tulis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Mas Achmad, komunitas merupakan sumber dosa paling hakiki di gim Mobile Legends, dari player yang sehari-harinya nge-rank sampai di tingkat pro player. Beliau juga menyatakan gim ini penuh bocil. Memang sih, player kita kadang tidak sadar konsekuensi yang keluar dari mulut dan keyboard-nya, persis simpanse yang memegang senapan AK-47. Memang yang begitu tu bikin kita emosi, Saudara!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila artikel tersebut ditulis dengan gaya penuh canda, saya tertarik membawa topik &#8220;alasan berhenti main Mobile Legends&#8221; lebih serius. Saya sudah lama sekali memendam unek-unek sama Moonton soal ini.<\/span><\/p>\n<h4>Alasan kita perlu berhenti main Mobile Legends #1 <b>&#8220;Syarat &amp; Ketentuan&#8221; karet<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam video gim, end-user license agreement (EULA) atau syarat &amp; ketentuan merupakan hal penting yang, sayangnya, sering kita skip karena membacanya dianggap buang-buang waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal EULA berisi kesepakatan antara developer dan penggunanya. Ini tentang apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan sebagai player video gim tersebut. Berlaku pula sebaliknya, kita dapat menuntut developer secara hukum apabila mereka tidak dapat memenuhi hak-hak para playernya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Game Mobile Legends juga memiliki EULA. Namun, sayangnya EULA ini karet pol. Kalian bisa mengaksesnya melalui<\/span><a href=\"https:\/\/forum.mobilelegends.com\/forum.php?mod=viewthread&amp;tid=28854.\"> <span style=\"font-weight: 400;\">tautan ini<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada EULA tersebut, dikatakan bahwa Moonton bisa mematikan akses kita kapan pun dengan alasan apa pun dan tanpa pemberitahuan. Poin ini secara tidak langsung menyatakan bahwa mereka bisa sewenang-wenang mengotak-atik akun kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dasarnya apa? Di akhir kontrak tersebut Moonton menyatakan &#8220;By visiting or using the the Service, you agree that the laws of The People&#8217;s Republic of China, without regard to principles of conflict of laws and regardless of your location&#8221;. Pendeknya, ketika bermain Mobile Legends kita berada di bawah yurisdiksi Republik Rakyat China!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin terdengar agak parno, tapi saya mengambil kesimpulan begini: seandainya hukum di sana menganggapnya perlu, mereka bisa mengakses data kita seenak jidat. Sebagai perbandingan, transaksi yang kita lakukan lewat Steam dan Google itu dikenakan PPN, menunjukkan mereka menghormati hukum yang berlaku di negara setempat.<\/span><\/p>\n<h4>Alasan kita perlu berhenti main Mobile Legends #2 <b>Terlalu banyak mengekspose privasi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sudah lama berhenti menggunakan email asli dan mencabut tautan dengan akun media sosial di gim Mobile Legends. Hal itu bermula sejak Moonton menerapkan sistem leaderboard lokal yang mana para playernya berlomba-lomba menjadi &#8220;top kecamatan&#8221;. Menurut saya, hal ini agak mengerikan karena Moonton bisa mengakses lokasi kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagi-lagi saya ingin mengambil perbandingan dari gim-gim online yang bisa diakses via Steam. DOTA 2, misalnya, sistem leaderboard-nya dibangun berdasarkan region. Sementara region ini bergantung pada server lokal, semisal pemain terbaik dari Asia Tenggara ya berarti menjadi &#8220;Top SEA&#8221;. Kita boleh tahu siapa saja orang yang menduduki leaderboard ini tanpa tahu dari mana asal dan domisili si pemain tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem leaderboard Mobile Legends ini memang revolusioner karena mendorong kita berkompetisi dengan tetangga dan teman sepertongkrongan. Akan tetapi, risikonya besar sekali mengingat Moonton tidak memberi jaminan keamanan data kita.<\/span><\/p>\n<h4>Alasan kita perlu berhenti main Mobile Legends #3 <b>Kebijakan letoy<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komunitas Mobile Legends kini tengah sibuk mencari VPN untuk mengakses skin gratisan. Terjadi perdebatan antara mereka yang sepakat dan tidak tentang metode ini. Apa yang dilakukan Moonton? Diam saja!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begini lho, masalah skin ini berkaitan soal &#8220;sense of achievement&#8221; dan &#8220;sense of prestige&#8221;. Skin tidak melulu soal unjuk kekuatan dompet semata, tapi juga dedikasi. Skin bertujuan untuk merepresentasikan waktu yang telah dihabiskan seorang player untuk menguasai satu hero tertentu. Tentu kita membeli skin untuk hero yang sering kita pakai sekaligus kita jago memainkannya, bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, apa akibatnya bila skin ini didapatkan secara cuma-cuma? Jangan heran kalau kita bakal sering melihat Chou berskin Iori Yagami jadi feeder akhir-akhir ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, asas &#8220;sense of achievement&#8221; dan &#8220;sense of prestige&#8221; ini tidak dikerjakan Moonton dengan baik sejak awal. Skin Epic yang seharusnya eksklusif\u2014berarti hanya bisa dibeli dalam periode tertentu\u2014nyatanya dijual lagi dengan cara lain di kemudian hari. Hal ini kadang membuat kita yang sudah keluar duit beneran merasa kagol sama Moonton. Iya kan?<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mitos-dalam-game-mobile-legends-yang-pernah-saya-percaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mitos dalam Game Mobile Legends yang Pernah Saya Percaya<\/a> dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/nurfathi-robi\/\">Nurfathi Robi<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada 3 alasan serius mengapa kita perlu berhenti main Mobile Legends. Isu keamanan data pribadi adalah fokus utamanya. <\/p>\n","protected":false},"author":676,"featured_media":61238,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[2036,6003,6073,8771],"class_list":["post-75843","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-data-pribadi","tag-game","tag-mobile-legends","tag-privasi-data"],"modified_by":"Prima Sulistya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75843","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/676"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=75843"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75843\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=75843"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=75843"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=75843"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}