{"id":75361,"date":"2020-09-10T14:32:22","date_gmt":"2020-09-10T07:32:22","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=75361"},"modified":"2020-09-10T14:32:22","modified_gmt":"2020-09-10T07:32:22","slug":"kalau-fans-kimetsu-no-yaiba-banyak-dibenci-itu-memang-beralasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kalau-fans-kimetsu-no-yaiba-banyak-dibenci-itu-memang-beralasan\/","title":{"rendered":"Kalau Fans &#8216;Kimetsu no Yaiba&#8217; Banyak Dibenci, Itu Memang Beralasan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Betapa berbahayanya menulis tentang fandom sebuah anime. Padahal bukan animenya yang dikaji. Contohnya ketika menulis \u201c<\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kalau-fans-haikyuu-banyak-dibenci-itu-memang-beralasan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau Fans Haikyuu! Banyak Dibenci Itu Memang Beralasan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, dua hari dua malam Twitter ramai oleh balasan kaum pro dan kontra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal saya bisa berkata demikian karena sudah melemparkan pertanyaan di fandom dan dijawab para fans. Dari jawaban mereka jadilah tulisan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Haikyuu!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan sampai ada orang yang mengatakan, \u201cMas ini kan fans <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Haikyuu!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kenapa malah jelek-jelekin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Haikyuu!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">?\u201d Dengan mudah saya bilang, saya nggak sedang jelek-jelekin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Haikyuu!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Yang saya tulis adalah pendapat beberapa fandom tentang perbuatan fans di publik. Itu saja. Alasan-alasannya pun dihimpun dari jawaban sejumlah fans.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, bagai bermain dengan maut, kali ini saya akan membahas hal yang sama, namun berbeda anime, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kimetsu no Yaiba<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, anime yang digadang-gadang terbaik di generasinya. Namun, berbeda dengan cara membahas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Haikyuu!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dalam tulisan ini saya meringkas beberapa pendapat yang sudah ada di fandom, baik yang berlokasi di Twitter, Quora, Reddit, maupun grup diskusi Facebook.<\/span><\/p>\n<h3><b>3 Alasan fans <\/b><b><i>Kimetsu no Yaiba<\/i><\/b><b> dibenci<\/b><\/h3>\n<h4><b>#1 Menganggap anime kesukaan mereka sama atau lebih baik dari <em>One Piece<\/em>, <em>Naruto<\/em>, dan<em> Dragon Ball<\/em><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini memang soal selera, namun tetap saja beberapa orang yang tidak terima. \u201cAyolah, anime ini bahkan belum ada 50 episode (waktu ia menulis postingan ini),\u201d jawab salah satu user di Quora.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini posisi saya hanya ingin menjadi penengah. Mungkin yang tepat adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kimetsu no Yaiba<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> belum setara dengan tiga anime yang disebutkan tadi. Wajar kan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kimetsu no Yaiba<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> baru mengudara di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Weekly Sh\u014dnen Jump<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sejak 2016. Usianya masih amat belia dan muda jika dibandingkan dengan tiga seniornya. Jadi sebaiknya jangan dulu dibanding-bandingkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin begitulah maksud pendapat di atas.<\/span><\/p>\n<h4><b>#2 Fans membandingkan kekuatan karakter utama <\/b><b><i>Kimetsu no Yaiba<\/i><\/b><b> dengan anime lainnya secara memaksa<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu pendapat mengatakan, \u201cAda beberapa penggemar yang percaya Tanjiro harus dipertimbangkan pada level yang sama dengan Goku.\u201d Pernyataan itu segera disambut dengan, \u201cMereka seakan apa-apa harus ada Tanjiro. Padahal yang dibahas anime lain, (kebanyakan dari) mereka akan berkata Tanjiro lebih hebat. Itu ngeselin sih.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa poin yang saya dapatkan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, beberapa fans <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kimetsu no Yaiba<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menganggap Tanjiro selevel dengan beberapa main<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">chara<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Menurut saya pribadi, hal ini masih bisa diwajarkan mengingat fans memang ingin idolanya selalu terlihat luhur. Namun, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kedua<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ini yang bikin banyak fandom lain kesal, mereka selalu menyodorkan nama Tanjiro sebagai yang terbaik kala orang lain sedang membahas salah satu anime spesifik.<\/span><\/p>\n<h4><b>#3<\/b> <b>Mengatakan <\/b><b><i>Kimetsu no Yaiba<\/i><\/b><b> sebagai anime terbaik pada eranya<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, logikanya, jika sudah mendaku lebih baik dari tiga senior tadi, sudah pasti generasi ini adalah milik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kimetsu no Yaiba<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Mengutip pendapat salah satu user Reddit, \u201cPopularitas adalah pisau bermata dua. Satu sisi namamu akan terkenal, di sisi yang lain akan muncul beberapa fans yang memperjuangkan dirimu, tanpa memikirkan perasaan orang lain. Dan (beberapa) fans <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kimetsu no Yaiba<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sedang terjebak dalam polarisasi tersebut.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya pribadi masih percaya ini ulah oknum atau beberapa orang yang baru kenal dunia anime. Dan hal ini akan selalu ada, membentuk paradoks yang sama tiap kali ada anime baru menjadi terkenal. Kita paham mereka yang menyukai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">One Piece<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Naruto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dragon Ball<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kebanyakan sudah tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa. Pun, gap antara pendebat\u2014misal: bagus mana <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Naruto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">One Piece<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014sudah mulai berkurang, walau tidak menafikan masih ada beberapa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan sekali lagi, tulisan ini tidak untuk memojokkan para penikmat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kimetsu no Yaiba<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang saya adalah salah satu di antaranya (walau baru melalui manga, belum menyentuh anime). Justru, saya hendak membela komik ini\u2014sebagaimana tulisan saya mengenai fans <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Haikyuu!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014dengan bilang fans nyebelin ini hanya oknum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa oknum itu mungkin sedang terjebak dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hype<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang pernah dialami fans <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">One Piece<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Naruto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> beberapa tahun lalu. Saya tidak bisa mengatakan usia memengaruhi pola pikir menengok sudah banyak anak kecil yang menikmati anime dengan cara yang menyenangkan. Mereka sudah tidak membandingkan anime satu dengan yang lainnya dalam tahap yang berlebihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan salah, coba nikmati betapa menyenangkannya menikmati anime yang kamu suka tanpa harus merendahkan yang lain.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kimetsu-no-yaiba-anime-paling-bagus-dari-segi-kualitas-animasinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kimetsu no Yaiba, Anime Paling Bagus dari Segi Kualitas Animasinya<\/a> dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/gusti-aditya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Gusti Aditya<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menyebalkannya fans Kimetsu no Yaiba bukan saya yang ngomong lho, tapi sesama fans di forum-forum diskusi dan fandom.<\/p>\n","protected":false},"author":130,"featured_media":76584,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[2775,8730,4460,1213,8242,4110,4109],"class_list":["post-75361","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-anime","tag-fandom","tag-fans","tag-jepang","tag-kimetsu-no-yaiba","tag-komik","tag-manga"],"modified_by":"Prima Sulistya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75361","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/130"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=75361"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75361\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/76584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=75361"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=75361"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=75361"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}