{"id":75016,"date":"2020-09-04T14:02:33","date_gmt":"2020-09-04T07:02:33","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=75016"},"modified":"2022-01-21T18:38:57","modified_gmt":"2022-01-21T11:38:57","slug":"si-doel-anak-sekolahan-episode-46-musim-3-keluarga-doel-diundang-makan-malam-oleh-papa-sarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/si-doel-anak-sekolahan-episode-46-musim-3-keluarga-doel-diundang-makan-malam-oleh-papa-sarah\/","title":{"rendered":"Si Doel Anak Sekolahan Episode 46, Musim 3: Keluarga Doel Diundang Makan Malam oleh Papa Sarah"},"content":{"rendered":"<p>Tidak seperti biasanya, Si Doel Anak Sekolahan episode 46 diawali dengan setting rumah Sarah. Papa dan mama Sarah terlihat sedang santai di teras saat Roy datang. Roy menceritakan proposal proyeknya yang ditolak oleh Om Wisnu dan meminta tolong pada Papa Sarah supaya ketemu dan bicara dengan Om Wisnu, maksudnya supaya proposal Roy bisa ditinjau lagi dan diloloskan.<\/p>\n<p>Papa Sarah menolak dengan keras. Bagaimanapun Roy merayu, Papa Sarah tetap tidak mau membantu.<\/p>\n<p>\u201cRoy, kamu harus melapangkan dada supaya kamu belajar dari kegagalan,\u201d kata Papa Sarah. Roy kesal tapi juga tidak bisa apa-apa.<br \/>\n\u201cKalau gitu, saya pamit, Om. Sarahnya mana?\u201d tanya Roy.<br \/>\n\u201cSarah baru saja pergi,\u201d jawab Papa Sarah.<br \/>\n\u201cLho itu mobilnya ada?\u201d<br \/>\n\u201cPakai mobil Om.\u201d<\/p>\n<p>Roy tidak salah. Sarah memang ada di rumah. Papa Sarah menjawab seperti itu mungkin karena sudah malas melihat Roy dan tingkahnya. Sarah sempat bertanya ke papanya apa papanya benar akan membantu Roy?<\/p>\n<p>Papanya bilang tidak, dia tidak akan mau membantu Roy. Sarah senang, apalagi saat dia pamit mau ke rumah Doel, papanya berpesan,<\/p>\n<p>\u201cBilang sama si Doel, ya. Diundang Papa makan malam sama keluarganya.\u201d<\/p>\n<p>Wuaaah.<\/p>\n<p>Sementara itu, di pangkalan opelet Doel dan Mandra baru saja sampai. Mandra makan selagi menunggu Doel membeli koran. Tiba-tiba Roy datang.<\/p>\n<p>\u201cSelamat pagi, Bang,\u201d Roy menyapa Mandra. Mandra kaget luar biasa.<br \/>\n\u201cNgapa lo? Mau apa?!\u201d<br \/>\n\u201cNapa, Bang? Kaget ya? Si Doel mana?\u201d<br \/>\n\u201cAda apaan cari saya?\u201d tanya Doel yang baru datang.<br \/>\n\u201cSaya ingin bicara. Saya ingin minta maaf.\u201d<br \/>\n\u201cMinta maaf?\u201d<br \/>\n\u201cIya, soal kejadian kemarin.\u201d<br \/>\n\u201cEnak aja minta maaf! Emang bisa begitu?!\u201d Mandra nyolot.<br \/>\n\u201cBenar, Bang Mandra. Saya tulus.\u201d<br \/>\n\u201cEnak aja! Bibir gue udah jontor, lu mau minta maaf begitu aja? Nggak bisa!\u201d<br \/>\n\u201cSaya ngaku salah. Saya minta maaf, Doel, Bang Mandra. Kalian sudah menyadarkan saya.\u201d Roy mengulurkan tangannya.<br \/>\n\u201cAwas, Doel! Hati-hati ini jebakan! Ntar tangannya beracun!\u201d kata Mandra.<\/p>\n<p>Doel menerima permintaan maaf Roy. Roy juga cerita kalau dia sedang merasa drop sekarang. Soal pekerjaan dia gagal, soal cinta apalagi. Roy bilang dia ingin bisa berteman dengan Doel dan Mandra.<\/p>\n<p>Di rumah, Mas Karyo sedang membantu Atun membereskan warung Mak Nyak yang tadi pagi diacak-acak oleh Mandra. Sedang enak-enaknya beres-beres, Akang Karedit datang dan memberi tahu Mas Karyo bahwa sangkar burung yang digantung Mas Karyo di depan warung Mak Nyak sudah kosong alias si Badut kabur. Mabur. Mas Karyo panik. Dia langsung lari mencari burungnya. Mas Karyo keliling kampung mencari Badut tapi tidak ketemu juga. Dengan lemah, letih, lesu, Mas Karyo pulang.<\/p>\n<p>Mas Karyo bilang ke Atun kalau Badut itu burung pembawa rejeki. Dia tidak siap kehilangan Badut. Atun mengingatkan Mas Karyo, mana ada rejeki datang dari burung. Kalau memang mau, besok Atun bakalan nemenin Mas Karyo beli burung lagi di pasar.<\/p>\n<p>Sarah yang datang membawa kue untuk Mak Nyak diajak ngobrol banyak oleh Mak Nyak. Mak Nyak menanyakan sekolah Sarah di Belanda dulu, kenapa tidak dilanjutkan? Terus apa yang dikerjakan Sarah sekarang? Tak lama, Doel dan Mandra pulang.<\/p>\n<p>Doel cerita ke Sarah kalau tadi Roy mampir ke pangkalan opelet. Roy minta maaf dan meminta tolong pada Doel untuk bicara pada Sarah. Sarah sudah malas menanggapinya. Sarah lalu memberikan surat yang tadi diterimanya dari kurir. Surat dari Trackindo untuk Doel.<\/p>\n<p>Doel membuka suratnya dan&#8230; jeng jeeeng, Doel diterima kerja. Besok dia disuruh datang ke bagian personalia kantor. Mereka bahagia sekali. Apalagi Mak Nyak dan Atun.<\/p>\n<p>Sebelum pamit pulang, Sarah menyampaikan pesan dari papanya yang mengundang keluarga Doel untuk makan malam bersama.<\/p>\n<p>\u201cIni bener kamu mau ngundang makan malam kita semua?\u201d tanya Doel.<br \/>\n\u201cIya. Tapi bukan aku yang ngundang. Papa sama Mama. Bener.\u201d<br \/>\n\u201cIni semua kamu lakukan karena kamu tahu aku akan dapat kerja atau bukan?\u201d (Mulaiii dah, mulaaaiii.)<br \/>\n\u201cYa ampun. Ini nggak ada hubungannya sama kamu diterima kerja atau nggak di tempat kerjaan kamu. Orang tiba-tiba aja kok Papa ngajak kamu makan sekeluarga. Bener. Emang nggak boleh?\u201d<br \/>\n\u201cBoleh.\u201d<br \/>\n\u201cYa udah deh, aku pulang ya.\u201d<\/p>\n<p>Setelah Sarah pulang, ada diskusi kecil di rumah Doel. Mak Nyak bingung karena merasa belum pernah kenalan langsung dengan orang tua Sarah, eh sekarang malah diajak makan. Mak Nyak juga bingung mau pakai baju apa. Hal ini tidak disia-siakan oleh Mas Karyo, dia bilang pakai saja batik dagangannya. Supaya bisa seragam gitu. Hilih, hilih.<\/p>\n<p>Di penutup Si Doel Anak Sekolahan episode 46 ini akhirnya diputuskan Mak Nyak bakalan pakai kebaya saja nanti malam. Dan sekarang Mak Nyak lagi siap-siap manasin setrikaan. Biar kebayanya licin gitu.<\/p>\n<p>Ih, jadi deg-degan nunggu episode selanjutnya.<\/p>\n<p><strong>Daftar sinopsis sebelumnya: Si Doel Anak Sekolahan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/si-doel-anak-sekolahan-musim-1\/\">musim 1<\/a>, Si Doel Anak Sekolahan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/si-doel-anak-sekolahan-musim-2\/\">musim 2<\/a>, dan Si Doel Anak Sekolahan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/si-doel-anak-sekolahan-musim-3\/\">musim 3<\/a>.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<\/em><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><em>ini<\/em><\/a><em>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya\u00a0<\/em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\"><em>di sini.<\/em><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mak Nyak langsung panik mau make baju apa.<\/p>\n","protected":false},"author":376,"featured_media":75285,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13082],"tags":[7036,6930,7568],"class_list":["post-75016","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sinetron","tag-review-sinetron","tag-si-doel-anak-sekolahan","tag-si-doel-anak-sekolahan-musim-3"],"modified_by":"Administrator","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75016","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/376"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=75016"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75016\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/75285"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=75016"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=75016"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=75016"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}