{"id":71791,"date":"2020-08-18T11:08:11","date_gmt":"2020-08-18T04:08:11","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=71791"},"modified":"2020-08-18T11:08:11","modified_gmt":"2020-08-18T04:08:11","slug":"as-roma-inkonsistensi-dan-rencana-transfer-torreira-wawancara-dengan-member-indoroma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/as-roma-inkonsistensi-dan-rencana-transfer-torreira-wawancara-dengan-member-indoroma\/","title":{"rendered":"AS Roma, Inkonsistensi, dan Rencana Transfer Torreira: Wawancara dengan Member Indoroma"},"content":{"rendered":"<p>Saya pikir, nasib AS Roma sebagai klub ibu kota cukup mengenaskan. Jika dibandingkan dengan Real Madrid, PSG, maupun Bayern Munchen yang notabennya juga klub ibu kota di negara masing-masing, prestasinya luar biasa.<\/p>\n<p>Lantas, apa yang terjadi dengan AS Roma? Kenapa minim prestasi? Kenapa klub ini tak kunjung juara Serie A sejak dua dekade terakhir? Pertanyaan ini selalu muncul di kepala saya. Dan pertanyaan tersebut saya kirim kepada dua member Indoroma (Indonesia Romanista), Mas Dwi Yanto (35) dan Mas Reza (30).<\/p>\n<p>Kedua member tersebut sama-sama menjawab bahwa syarat untuk berprestasi atau juara itu harus konsisten menang dan memiliki pemain-pemain yang bagus. Sayangnya, menurut mereka, AS Roma belum memiliki dua syarat itu.<\/p>\n<p>Barangkali, satu-satunya prestasi Roma yang sulit untuk disamai oleh klub-klub lain adalah menjadi runner up sembilan kali selama 20 tahun. Namun, apakah prestasi ini membanggakan bagi mereka?<\/p>\n<p>Dwi Yanto menjawab, \u201cYa, \u00a0jika Anda tipe orang yang suka bersyukur, apa pun hasil yang didapatkan oleh klub kesayangan kita, kita harus mensyukurinya. Apalagi kalau AS Roma juara, kami akan semakin bersyukur.\u201d<\/p>\n<p>Nah, setiap saya membicarakan AS Roma dengan kawan-kawan di kampung, saya sering berspekulasi kalau yang membikin klub ini kerap gagal Scudetto yakni salah satunya faktor manajemen klub. Sebab, sejak kepemimpinan James Pallota, banyak pemain-pemain bagus yang ia jual. Mulai Radja Nainggolan, Mohammed Salah, Alisson Becker, Kevin Strootman, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Namun itu hanya prasangka saya saja karena saya sendiri bukan seorang Romanisti. Saya meminta pendapat mereka terkait manajemen klub, \u201cBagaimana pendapat teman-teman Indoroma ini terhadap manajemen klub?\u201d<\/p>\n<p>Reza menjawab, \u201cPendapat saya, memang kurang optimal sih manajemennya, nggak terjun langsung ke tim. Begitu juga sering PHP. Semua Romanisti ngerasainnya.\u201d Sedangkan jawaban Dwi Yanto, singkat saja, \u201cPallota Pezzo di merda!\u201d.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, dari sisi finansial, Dwi Yanto menyampaikan kekecewannya, \u201cJika saya melihat keuangan AS Roma di era Pallota ini, banyak pemain yang dijual namun masih tetap rugi. Semoga di tangan calon pemilik baru, Dan Friedkin, Roma akan berjaya.\u201d<\/p>\n<p>Musim 2019\/2020, AS Roma berada di peringkat lima, saya kemudian bertanya tentang kinerja pelatih mereka, Paulo Ponseca, \u201cMas, pendapatnya soal Paulo Ponseca? Masih tetap percaya?\u201d<\/p>\n<p>\u201cYa, Fonseca pelatih yang berbakat. Selama ini cukup menjanjikan dalam merekrut beberapa pemain tapi dia masih mengotak-atik formasi. Namun ketika musim berakhir, formula tim sudah tepat. Sayangnya, saat melawan Sevilla kemarin di Eropa League, agak mengejutkan dengan komposisi pemain yang diturunkan sehingga Roma kalah.\u201d Jawab Reza.<\/p>\n<p>\u201cNah, mengingat legenda pemain di klub-klub Serie A sudah menjabat sebagai pelatih. Sebut saja Andrea Pirlo, Filippo Inzaghi, karier Francesco Totti sendiri bagaimana?\u201d<\/p>\n<p>Dwi Yanto menjawab, \u201cTotti pernah bilang kalau dia takut ditipu oleh pemain jika menjadi seorang pelatih. Sebab, dia tahu liciknya seorang pemain sepak bola. Kini, dia memiliki manajemen pencari bakat sendiri. Kita lihat saja apakah El Capitano akan melatih Roma atau tidak.\u201d<\/p>\n<p>Memang benar, Francesco Totti sudah mendirikan CT 10 Management Its Counting. Harapan Reza, \u201cMudah-mudahan, suatu saat Totti menjadi bagian manajemen AS Roma di era presiden Dan Friedkin atau menjadi pelatih di masa mendatang.\u201d<\/p>\n<p>\u201cMembicarakan tentang Francesco Totti, ada pemain muda yang katanya bisa disejajarkan dengan dia, yaitu Nicolo Zaniolo. Pendapat kalian?\u201d<\/p>\n<p>Kedua member sepakat bahwa masih jauh banget jika Nicolo Zaniolo disejejarkan dengan Francesco Totti. Untuk mencapai level Totti, kata mereka, butuh dedikasi.<\/p>\n<p>Berhubung kedua member tersebut tahu kalau saya fans Arsenal, mereka juga sudah membaca tulisan saya yang berjudul <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jangan-menangis-lucas-torreira-petarung-lini-tengah-arsenal\/\">Jangan Menangis Lucas Torreira, Petarung Lini Tengah Arsenal,<\/a> pertanyaan selanjutnya saya kaitkan dengan kabar pertukaran Torreira dengan Amadou Diawara, \u201cSoal pertukaran Torreira dan Diawara, bagaimana pendapatnya, Mas?\u201d<\/p>\n<p>Dwi Yanto menjawab, \u201cKedua pemain memiliki tipe permainan yang agak mirip. Namun sayang, kenapa harus Diawara? Bukan gelandang lain seperti Bryan Cristante, pasti Romanisti banyak yang setuju dengan saya.\u201d Hmm berarti Amadou Diawara oke juga nih, Gooner.<\/p>\n<p>\u201cPertanyaan terakhir nih, Mas. Kapan AS Roma bakal Scudetto? Kok sabar banget&#8230;\u201d<\/p>\n<p>\u201cInsyaallah dalam waktu dekat ini. Yuk bisa yuk! Karena bukan kami saja yang harus bersabar. Namun semua Romanisti harus sabar&#8230;\u201d jawab mereka.<\/p>\n<p>Reza sendiri merupakan member Indo Roma dari tahun 2009 sedangkan Dwi Yanto, salah satu admin Twitter @indoroma (silakan sapa saja, suruh sabar teroos).<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mesut-ozil-mohon-maaf-sudah-waktunya-kamu-pergi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi <\/a><\/strong><strong>dan artikel menarik lainnya dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/muhammad-ridwansyah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Muhammad Ridwansyah<\/a>.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kedua member sepakat bahwa masih jauh banget jika Nicolo Zaniolo disejejarkan dengan Francesco Totti. Untuk mencapai level Totti, kata mereka, butuh dedikasi.<\/p>\n","protected":false},"author":867,"featured_media":72028,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[2039,8453,8452,2326],"class_list":["post-71791","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-as-roma","tag-indoroma","tag-roma","tag-serie-a"],"modified_by":"Yamadipati Seno","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/867"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71791"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71791\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/72028"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}