{"id":69716,"date":"2020-08-09T16:46:28","date_gmt":"2020-08-09T09:46:28","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=69716"},"modified":"2020-08-09T16:46:28","modified_gmt":"2020-08-09T09:46:28","slug":"6-side-track-day6-yang-akan-membuat-hatimu-ambyar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/6-side-track-day6-yang-akan-membuat-hatimu-ambyar\/","title":{"rendered":"6 Side Track Day6 yang Akan Membuat Hatimu Ambyar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama band korea Day6 mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian pecinta K-pop. Hal ini tentunya tidak lepas dari karya-karya mereka yang tidak pernah mengecewakan. Setiap melakukan comeback, group yang beranggotakan Sungjin, Jae, YoungK, Wonpil, dan Dowoon ini selalu menyuguhkan musik yang enak didengar dan lirik yang menyentuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saking dalam dan menyentuhnya lagu-lagu yang mereka tulis, salah satu lagu mereka yang berjudul \u201cYou Were Beautiful\u201d sampai dinobatkan sebagai Sobat Ambyar Anthem versi K-popers Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu \u201cYou Were Beautiful\u201d sendiri merupakan salah satu track utama yang mereka rilis melalui proyek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Every Day6<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada 2017 lalu. Lagu ini kemudian sempat menjadi viral beberapa waktu lalu setelah muncul cuplikan video acara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Friday Norebang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain lagu \u201cYou Were Beautiful\u201d, sebenarnya ada banyak lagu dari Day6 yang tidak kalah bikin ambyar. Jika kamu mengikuti setiap comeback Day6, pasti kamu tidak asing dengan lagu mereka seperti \u201cHurt Road\u201d yang menjadi salah satu lagu paling menyakitkan menurut beberapa My Day.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kamu yang baru mulai mengenal Day6 atau sedang membutuhkan masukan untuk playlist ambyarmu, berikut ini 6 lagu Day6 yang cocok untuk bikin ambyar harimu.<\/span><\/p>\n<p><b>#1 I Would<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">I\u2019m sorry, why was that so hard to say back then?<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Now, no matter how much i yell<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">You can\u2019t hear me<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Seeing you walk away, I should have caught you then<\/span><\/p>\n<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/SgM3LZutH_4\" width=\"853\" height=\"480\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyesalan adalah kata yang pertama kali muncul saat membaca cuplikan terjemahan lirik lagu \u201cI Would\u201d di atas. Ya, lagu yang dirilis melalui proyek Every Day6 bulan Maret ini memang menceritakan mengenai penyesalan setelah membiarkan kekasihmu pergi dan hubungan kalian berakhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat masih bersama kamu terlalu egois, enggan mengatakan maaf bahkan saat melakukan kesalahan. Tidak pernah mengucapkan terima kasih meskipun kekasihmu membantumu dalam banyak hal. Kemudian kekasihmu lelah dan meninggalkanmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, kamu mulai menyesal dan merasa kehilangan. Kamu ingin mengajaknya kembali bersama namun kamu sadar sudah terlambat, kamu sudah menyia-nyiakan dia. Begitulah isi dari lirik lagu yang ditulis oleh YougK, basis Day6.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kamu yang baru saja putus namun masih mengharapkan dia kembali, lagu ini akan sangat cocok untuk menemani kegalauanmu. Paling cocok kalau kamu mendengarkannya di dalam mobil dalam kondisi hujan.<\/span><\/p>\n<p><b>#2 Goodbye Winter<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari judulnya saja sudah bisa ditebak lagu ini bercerita tentang perpisahan. Sama seperti lagu \u201cI Would\u201d, lagu \u201cGoodbye Winter\u201d ini juga menceritakan kandasnya sebuah hubungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bedanya adalah lagu \u201cGoodbye Winter\u201d ini menceritakan seseroang yang masih menyayangi sang mantan kekasih namun sudah merelakan hubungan mereka berakhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">I exhausted you but could not let you go<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">I\u2019m still living in that season<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">This Is it, I knew it\u2019s over<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">I know everything now<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">The winter of you is passing<\/span><\/p>\n<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/svzFy54npFM\" width=\"850\" height=\"480\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><b>#3 I Need Somebody<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak melulu soal patah hati, lagu Day6 yang satu ini menceritakan tentang rasa kesepian. Lagu ini menggambarkan seseorang yang merasa membutuhkan seseorang di sampingnya namun tidak ada siapa-siapa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hello, is anyone there?<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Anyone who can accept me?<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Is anyone here?<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Come to me without a sound, hold me without a reason<\/span><\/p>\n<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/j-TcFt2OVSw\" width=\"853\" height=\"480\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kamu yang merasa harimu berjalan dengan berat dan mengharapkan kehadiran seseorang akan merasa sangat relate dengan lagu Day6 satu ini.<\/span><\/p>\n<p><b>#4 Hurt Road<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cHurt Road\u201d merupakan salah satu lagu dari album <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Remember Us: Youth Part 2<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang banyak dibicarakan penggemar begitu album resmi dirilis. Tentu saja karena melodi dan liriknya yang sangat cocok untuk menjadikan lagu ini wajib ada dalam playlist galau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti judulnya, lagu ini menceritakan tentang jalan yang menyakitkan. Uniknya jalan menyakitkan yang dimaksud di sini bisa ditafsirkan dalam berbagai hal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">You and I both know, that it\u2019s not an easy road<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">It\u2019s not that you and I didn\u2019t know that there aren&#8217;t many flower bloom on this road<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">The flowers that I see sometimes, I didn\u2019t know how precious they were<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Because they\u2019re so beautiful, I like them<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">They will probably stay here, right?<\/span><\/p>\n<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/fQ4JnyrnSoI\" width=\"853\" height=\"480\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari lirik tersebut kita bisa membayangkan bahwa seseorang dalam lagu tersebut tengah berada dalam perjalanan hidup yang menyakitkan dan tidak mudah. Seolah ia sedang bercerita kepada orang lain bahwa Ia tahu perjalanan ini akan menyakitkan dan tidak selalu indah tetapi tetap terasa menyakitkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagu ini juga seperti memberi tahu kita bahwa dalam hidup kita pasti akan melewati jalan yang menyakitkan itu. Tetapi bunga yang kita temui sesekali juga sangat indah untuk kita lewatkan begitu saja. Duh dalem banget \ud83d\ude41<\/span><\/p>\n<p><b>#5 Like a Flowing Wind<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu hal yang paling menyakitkan dalam asmara adalah cinta sepihak. Seperti itulah gambaran untuk lagu \u201cLike a Flowing Wind\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, lagu ini menceritakan cinta sepihak dalam versi yang lebih nyesek lagi. Yaitu kamu mencintai pacarmu tapi dia sudah tidak lagi mencintai kamu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika biasanya cinta sepihak sering digambarkan dalam cerita seseorang yang menyukai tetapi berakhir ditolak, lagu ini justru menceritakan sepasang kekasih yang hubungannya sudah hambar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hubunganmu dengan kekasihmu sudah tidak hangat lagi, kamu sadar tetapi kamu ingin mempertahankan. Kamu mengira semua akan baik-baik saja asalkan kalian tetap bersama. Kamu tetap mencintai dia seperti biasa, namun dia sudah tidak lagi sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya kamu kira tidak apa-apa, tetapi ternyata rasanya semakin menyakitkan. Bagaikan berusaha menggenggam angin. Kamu tidak akan mampu. Begitulah gambaran lagu ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Like a flowing wind, forever I won&#8217;t be able to catch you<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">through the gap of my fingers, you escaped<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">flowing away somewhere, far far away<\/span><\/p>\n<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/8KvrIwJk4yg\" width=\"853\" height=\"480\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Like a flowing wind, seperti angin berembus yang mustahil untuk digenggam, kamu akhirnya tidak akan bisa memaksakan kekasihmu bertahan dan tetap mencintaimu. Pada akhirnya dia akan tetap pergi.<\/span><\/p>\n<p><b>#6 Afraid<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">You look like the moon light up the dark sky<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">But your light is gradually being obscured by my darkness<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">This moment when you look at me and smile at me<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">I don\u2019t think I could make you happier than before you know me<\/span><\/p>\n<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/RKJvo6fAMmg\" width=\"853\" height=\"480\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lirik lagu Day6 ini kalau kata anak jaman sekarang nyeseknya nggak ada obat. Menceritakan kegalauan ketika kita merasa tidak cukup baik dan bisa membahagiakan orang yang kita sayang tetapi juga tidak bisa melepaskan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang kita dipertemukan dengan seseorang yang bisa membuat hidup kita menjadi lebih baik dan berwarna. Tentunya kita tak ingin berpisah dengan orang tersebut. Namun, orang itu kemudian perlahan berubah menjadi seperti kita saat sebelumnya yang seperti tidak hidup. Mungkin begitulah gambaran kegalauan yang dirasakan seseorang dalam lagu ini.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kenapa-industri-musik-jepang-tidak-berkembang-sebesar-k-pop\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kenapa Industri Musik Jepang tidak Berkembang Sebesar K-Pop?<\/a> dan tulisan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/nikmatul-qoriah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Nikmatul Qoriah<\/a> lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saking menyentuhnya lagu-lagu Day6, lagu \u201cYou Were Beautiful\u201d sampai dinobatkan sebagai Sobat Ambyar Anthem versi K-popers Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"author":932,"featured_media":70529,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[7467,1178,8348],"class_list":["post-69716","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-day6","tag-kpop","tag-lagu-cinta"],"modified_by":"Prima Sulistya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69716","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/932"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=69716"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/69716\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70529"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=69716"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=69716"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=69716"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}