{"id":66662,"date":"2020-07-22T15:45:17","date_gmt":"2020-07-22T08:45:17","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=66662"},"modified":"2020-07-22T15:45:17","modified_gmt":"2020-07-22T08:45:17","slug":"si-doel-anak-sekolahan-episode-16-musim-3-sarah-korban-perasaan-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/si-doel-anak-sekolahan-episode-16-musim-3-sarah-korban-perasaan-lagi\/","title":{"rendered":"Si Doel Anak Sekolahan Episode 16, Musim 3: Sarah Korban Perasaan Lagi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih di pagi yang sama dengan kemarin, Si Doel Anak Sekolahan episode 16 ini memperlihatkan Doel yang belum kelar juga mengecek kerusakan opelet. Ada Mandra dan Sarah yang menemaninya. Sarah mengungkapkan maksud kedatangannya hari ini untuk mengajak Doel ke rumah Zaenab. Mau menjenguk gitu, kan Zaenab lagi sakit. Doel hanya menanggapinya biasa. Dia cuma bilang mau menyelesaikan urusan opelet dulu nanti baru ke rumah Zaenab bersama Sarah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara di halaman belakang rumah, Mak Nyak lagi mencoba menenangkan Nyak Rodiyah yang habis bertengkar dengan Engkong Ali. Pembicaraan mereka disela oleh Mas Karyo yang berniat untuk meminjam lagi uang kontrakan rumah yang barusan dia bayarkan. Mas Karyo cerita dia butuh uangnya untuk ongkos pulang ke Jawa karena harus hadir memenuhi panggilan pengadilan agama. Sopiyah minta cerai, begitu katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mak Nyak bilang uang kontrakannya bakalan dipakai untuk belanja mengisi warung jadi Mak Nyak tidak bisa meminjamkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLha iya, si Sopiyah itu nggak pernah kirim kabar. Sekalinya kirim surat kok ya minta cerai,\u201d kata Mas Karyo.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSama ama gue dong. Gue juga mau minta bercerai,\u201d kata Nyak Rodiyah, \u201cemang ngapa bini lu minta cerai?\u201d<br \/>\n<\/span>\u201cYa, nggak tahu.\u201d<br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">\u201cNggak tahu begimana sik? Perempuan mah tiap minta bercerai ada salahnya, ada sebabnya!\u201d<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLha ya itu lho, Mak Tua. Saya itu nggak tahu sebab musababnya. Lha kok tahu-tahu istri saya itu minta cerai.\u201d<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAh, masa iya lu nggak tau sebab musababnya? Lu nggak tahu nengokin dia kali!\u201d<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLho, lah yo pernah.\u201d<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKapan? Gue lihat lu saban hari nongkrong di sini!\u201d<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLha, saya ini kan merantau toh, Mak Tua. Ya mesti setahun sekali saya harus pulang.\u201d<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSetahun sekali? Emang bini lu kuburan?!\u201d<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cNamanya orang merantau&#8230;.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat itu Mandra nongol nimbrung. Dia mengajak Mas Karyo untuk bantuin Doel betulin opelet. Mas Karyo menceritakan ulang apa yang sedang terjadi. Dia lagi sedih dan bingung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cEmang ngapa lu sedih?\u201d tanya Mandra.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBininya minta cerai!\u201d sahut Nyak Rodiyah.<br \/>\n<\/span>\u201cWah, bener Mas?\u201d<br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIya,\u201d jawab Mas Karyo.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPalingan itu karena lu kagak pernah ngirimin duit kali!\u201d<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBoro-boro ngirimin duit, dia aja pulangnya setahun sekali!\u201d sahut Nyak Rodiyah lagi.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cYa, ampun. Kasian amat tuh bini. Lha bisa karatan itu,\u201d kata Mandra.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMakanya kalo punya bini jangan dianggurin! Setrikaan aja kalo dianggurin berkerak! Apalagi bini!\u201d Nyak Rodiyah ini kok terkesan semicurhat ya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mak Nyak lalu menegaskan ke Mas Karyo bahwa dia tidak bisa meminjamkan uangnya. Mas Karyo semakin bingung. Apalagi nggak lama setelah itu Akang Karedit datang. Duh, katjaw!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mas Karyo masuk ke rumah kontrakannya dan membangunkan Pak Bendot untuk pinjam uang. Pak Bendot yang sudah ngantuk maksimal tidak bangun-bangun juga, Mas Karyo nekat merogoh kantong Pak Bendot dan menemukan uang. Segera saja uang itu dibawa Mas Karyo ke depan untuk dibayarkan ke Akang Karedit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mas Karyo juga menceritakan tentang surat panggilan dari pengadilan agama itu ke Akang Karedit. Melihat wajah Mas Karyo yang memelas, Akang Karedit jadi kasihan. Uang yang tadinya dibayarkan akhirnya dikembalikan lagi oleh Akang Karedit, biar buat ongkos pulang ke Jawa saja, katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sarah mendengar semua percakapan ini. Saat Akang Karedit sudah pamit, Sarah mendekati Mas Karyo. Sarah lalu memberi uang tujuh puluh ribu pada Mas Karyo buat ongkos pulang. Mas Karyo semringah lalu pamitan mandi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak lama, Pak Bendot bangun dan sadar uangnya hilang. Wah, ciloko tenan! Itu uang sembilan belas ribu berharga banget buat Pak Bendot. Sisa tabungan tahun kemarin, katanya. Pak Bendot mencari uangnya di sekitar rumah, siapa tahu uangnya jatuh. Tapi tidak ketemu juga. Sampai Mandra bilang kalau tadi dia lihat uang sembilan belas ribu yang pecahannya ribuan semua dan udah pada lecek dipakai oleh Mas Karyo buat bayar kredit. Pak Bendot emosi jadinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cWah, Karyo ki. Uang diambil, anak diambil.\u201d Marahin aja, Pak!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sarah yang merasa kelamaan nungguin Doel betulin opelet menawarkan diri mengantar Mak Nyak dan Nyak Rodiyah ke pasar. Tapi dia bilang ke Doel kalau nanti sepulangnya dari pasar, Doel harus ikut menemani Sarah ke rumah Zaenab. Belum sempat Sarah berangkat mengantar Mak Nyak ke pasar, eh Sita datang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sita meminta Doel datang ke rumahnya karena Raka sedang sakit. Raka demam dan memanggil nama Doel terus, katanya. Sarah langsung merasa kecewa mendengar cerita Sita apalagi Doel menyetujui untuk ikut Sita menengok Raka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Doel bersiap-siap untuk ikut berangkat ke rumah Sita saat Mandra juga sudah kelar mandi dan dandan. Seperti yang udah dibilang di Si Doel Anak Sekolahan episode 15 kemarin, Mandra memang punya niatan untuk mendatangi Ambar, gebetan barunya. Niatnya ya pinjam motor Doel, tapi oh tapi, motornya malah dibawa oleh Doel ke rumah Sita. Doel beralasan kalau dia ikut Sita dengan mobilnya, nanti akan merepotkan saat mau pulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadilah Si Doel Anak Sekolahan episode 16 ini ditutup dengan Mandra ngamuk. Ngomel-ngomel sampai akhirnya nangis duduk di teras rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMau pacaran aja susah banget! Saudara kagak, orang tua kagak mbelain! Percuma gua mah ini hidup juga! Sial melulu gua mah!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sabar, Bang. Sabar.<\/span><\/p>\n<p><strong>Daftar sinopsis sebelumnya: Si Doel Anak Sekolahan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/si-doel-anak-sekolahan-musim-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">musim 1<\/a>, Si Doel Anak Sekolahan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/si-doel-anak-sekolahan-musim-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">musim 2<\/a>, dan Si Doel Anak Sekolahan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/tag\/si-doel-anak-sekolahan-musim-3\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">musim 3<\/a>.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sarah datang lagi ke rumah Doel untuk ngajakin jenguk Zaenab yang lagi sakit (senggang amat, Sar). Tapi Doel malah ngeloyor ke rumah Sita. Nah lo! <\/p>\n","protected":false},"author":376,"featured_media":66737,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[7036,6930,7568],"class_list":["post-66662","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-review-sinetron","tag-si-doel-anak-sekolahan","tag-si-doel-anak-sekolahan-musim-3"],"modified_by":"Prima Sulistya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66662","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/376"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66662"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66662\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66662"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}