{"id":6156,"date":"2019-07-10T12:00:21","date_gmt":"2019-07-10T05:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=6156"},"modified":"2022-01-19T15:13:20","modified_gmt":"2022-01-19T08:13:20","slug":"suka-duka-menjadi-mahasiswa-nglaju","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/suka-duka-menjadi-mahasiswa-nglaju\/","title":{"rendered":"Suka Duka Menjadi Mahasiswa \u201cNglaju\u201d"},"content":{"rendered":"<p>\u201cEh, kamu sekarang kuliah di mana sih?\u201d<\/p>\n<p>\u201cDi Universitas bla bla bla.\u201d<\/p>\n<p>\u201cOh, <em>ngekos<\/em> di mana?\u201d<\/p>\n<p>\u201cAku <em>nglaju <\/em>aja kok.\u201d<\/p>\n<p>\u201cHaa, <em>nglaju<\/em>? Kok nggak <em>ngekos<\/em> aja? Kan lumayan jauh tuh kalau dari rumah.\u201d<\/p>\n<p>\u201cHehe iya, cuma satu jam kok perjalananya.\u201d<\/p>\n<p>\u201cMemangnya nggak capek apa?&#8221;<\/p>\n<p>\u201cHehe, nggak kok.&#8221;<\/p>\n<p>Ya jelas capek dong. Hadeh, gitu aja ditanyain, perhatian banget. Padahal cuma pura-pura sok kuat. <em>hihi<\/em><\/p>\n<p>Memangnya kenapa sih kalau jadi anak kuliah atau mahasiswa yang<em> nglaju<\/em>? Ketika ditanya perihal jodoh, eh kuliah pasti ada pertanyaan seperti itu, mengenai tempat tinggal saat kuliah. Ya, pertanyaan itu muncul karena mahasiswa memang identik dengan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/apj\/esai\/melihat-jogja-kekinian-lewat-fenomena-kos-kosan\/\">rumah kos<\/a>, apalagi yang tinggalnya jauh dari rumah, bisa luar provinsi bahkan luar pulau. Masa iya, mereka harus menyebrang pulau dahulu pakai kapal atau <a href=\"https:\/\/tirto.id\/kontroversi-ucapan-terima-kasih-pak-jokowi-di-pesawat-garuda-edSp\">naik pesawat<\/a> supaya bisa ikut-ikutan melakukan kegiatan <em>nglaju<\/em>?<\/p>\n<p>Padahal jadwalnya pagi dan pulangnya bisa sampai sore. Yang ada waktu, tenaga, dan uangnya cuma habis buat diperjalan doang dong. Malah nggak jadi kuliah nanti. Kecuali bagi yang kaya raya dan gak akan habis hartanya sepuluh turunan, atau punya pesawat pribadi, dan juga kampus itu milik simbahnya sendiri, bisa bebas kapan berangkatnya. Sobat misqueen <em>can\u2019t relate<\/em>\u2014sama. <em>wkwk~<\/em><\/p>\n<p>Sebelumnya, apa sih arti dari kata <em>nglaju <\/em>itu? Jadi, arti dari <em>nglaju <\/em>yaitu pergi ke suatu tempat atau kota lain di pagi hari dan pulang di sore hari, bahkan bisa sampai malam hari, alias pergi pagi pulang kembali, ke rumah. Biasanya, <em>nglaju<\/em> dilakukan oleh orang yang jarak antara rumah dengan tempat yang dituju tidak begitu jauh, atau masih bisa dijangkau dengan kendaraan.<\/p>\n<p>Selain itu, biasanya juga dilakukan oleh orang-orang yang memang tidak terbiasa dengan <em>ngekos<\/em> dan agar mereka tetap bisa berkumpul bersama keluarganya, meskipun jarak yang ditempuh lumayan jauh, <span style=\"text-decoration: line-through;\">sejauh lubuk hatiku yang paling dalam<\/span>. Ada juga karena biaya yang dikelurkan untuk <em>ngekos<\/em> lebih mahal daripada biaya <em>nglaju<\/em>, dan juga tidak diperbolehkan <em>ngekos <\/em>oleh orangtuanya.<\/p>\n<p>Menjadi mahasiswa yang <em>nglaju <\/em>sama halnya seperti yang <em>ngekos<\/em>, banyak suka maupun dukanya, maksudnya plus minusnya. Mau suka apa dukanya dulu nih yang dibahas, gaes? Ada arti dari pepatah yang mengatakan \u201cBersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian <span style=\"text-decoration: line-through;\">ditinggalkan<\/span>.\u201d <em>Heessss ramashookkk<\/em>, haha. Berarti minusnya dulu aja, ya.<\/p>\n<p>Minus atau duka dari mahasiswa yang <em>nglaju<\/em>, diantaranya yaitu apabila mendapat jadwal kuliah pagi, mereka harus mandi dan berangkat sangat pagi dengan menahan dinginnya udara pagi <span style=\"text-decoration: line-through;\">yang melebihi sikapnya<\/span>. Jika waktu tempuh sampai di kampus satu jam, maka berangkatnya hrus satu jam sebelum masuk kelas, agar tidak terlambat dan masih ada waktu jika terjadi apa-apa di jalan.<\/p>\n<p>Yang dikhawatirkan apabila bangunnya kesiangan, dasar kalean! Apalagi jika mendapati dosen yang disiplin, ketika telat melebihi waktu toleransi, maka mahasiswa mendapatkan perintah untuk mengunci pintu dari luar alias gak boleh masuk- fufufu. Tetapi apa yang terjadi? Saat sudah sampai kampus, kelas masih kosong, malah lebih awal sampainya daripada dosennya maupun yang <em>ngekos<\/em> di sekitar kampus- heuheu gimana eh, tertib.<\/p>\n<p>Selain itu, sering juga mendapatkan <em>prank <\/em>dari dosen, yaitu sampai kelas dosen tidak masuk alias libur, padahal hanya satu mata kuliah <em>tok<\/em>. Berangkatnya sudah <em>kesusu-susu<\/em> dari rumah, eh, sampai tempat ternyata <em>zonk<\/em>. Hadeh! Percuma berangkat, ngabisin bensin dan tenaga aja, <span style=\"text-decoration: line-through;\">mending rebahan di rumah<\/span>.<\/p>\n<p>Untuk menjadi mahasiswa <em>nglaju<\/em>\u00a0juga harus lebih teliti terhadap barang bawaan, jangan sampai ada yang ketinggalan. Misalnya ada tugas yang harus dikumpulkan, kalau sampai ketinggalan, masa harus balik lagi ke rumah dengan jarak yang lumayan? Waktunya nanti habis diperjalanan, percuma.<\/p>\n<p>Selain itu juga harus mempersiapkan stamina. Karena kalau <em>nglaju <\/em>bakalan terkena panas maupun hujan, dan juga terkena polusi udara tentunya, sehingga mengakibatkan kulit menjadi belang, kusam, dan jerawatan, <em>glowing <\/em>yang tertunda. Apalagi jika terjebak macet, mau tidak mau harus menikmatinya. Kecuali untuk yang menggunakan kendaraan umum, seperti bus maupun angkot, lumayan terlindungi, meskipun kadang terjebak macet lebih parah daripada pakai motor. <em>hehe<\/em><\/p>\n<p>Minus lainnya menjadi mahasiswa <em>nglaju<\/em>\u00a0yaitu apabila sewaktu di tengah perjalanan mendapati permasalahan terhadap motornya, entah macet karena mesinya atau kehabisan bensin, ban bocor, dan lain-lain. Kadang bingung juga, apalagi terjadi pada cewek yang kurang tahu perihal <a href=\"https:\/\/mojok.co\/drp\/ulasan\/otomojok\/pentingnya-perempuan-tahu-soal-otomotif-biar-nggak-ditipu-saat-servis-di-bengkel\/\">otomotif<\/a>, yang dilakukan hanya berharap ada malaikat <span style=\"text-decoration: line-through;\">tanpa sayap<\/span> yang mau nolongin. Agar terhindar dari hal-hal tersebut, sebaiknya cek kendaraan terlebih dahulu dan banyakin berdoa.<\/p>\n<p>Hal yang ditakutkan ketika menjadi mahasiswa <em>nglaju<\/em>\u00a0yaitu apabila pulang malam dan melewati jalan yang sepi dan gelap. Kadang jalan tidak kelihatan, takutnya jika ada begal yang mengikuti. Kalaupun bertemu begal dan dibacain ayat kursi, nanti malah diketawain, dipikir ngusir setan? Maka pilihannya kalau gak ngebut, ya <span style=\"text-decoration: line-through;\">pasarah<\/span> aja. Sambil berdoa keselamatan dan teriak-teriak minta tolong. Ngeri euy~<\/p>\n<p>Dan yang terakhir, sosialisasi di lingkup kampus menjadi berkurang karena biasanya mahasiswa yang <em>nglaju <\/em>ingin cepat-cepat pulang ke rumah, takut terjebak macet yang bisa mengakibatkan pulang kemalaman sampai rumah. Serta apabila mengerjakan PR sebagian mahasiswa <em>nglaju<\/em><em>\u00a0<\/em>tidak bisa fokus mengerjakan apabila tidak dikerjakan di rumah sendiri, aku pun~<\/p>\n<p>Namun, di balik duka <span style=\"text-decoration: line-through;\">yang mendalam<\/span> tersebut, ada suka atau plus ketika menjadi mahasiswa yang <em>nglaju. <\/em>Antara lain yaitu, dengan <em>nglaju <\/em>bisa pulang setiap hari, bertemu keluarga, membantu pekerjaan rumah, tidak antri di kamar mandi, bisa menikmati masakan ibu yang pastinya tidak ada yang menandinginya, dan juga bisa bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.<\/p>\n<p>Biaya yang dikeluarkan mahasiswa yang <em>nglaju <\/em>daripada yang <em>ngekos <\/em>yaitu lebih sedikit. Paling hanya biaya untuk beli bensin dan uang jaga jika terjadi masalah dengan motornya. Karena gak harus sewa kamar dan juga mikir apa yang akan dimakan, karena di rumah telah tersedia. Bisa bawa bekal dari rumah, karena tahu kalau di kampus jajanannya mahal, harganya bisa dua kali lipat dari harga di rumah. Jadi lebih hemat uang jajan lah. Wqwq~<\/p>\n<p>Selain itu, nilai plus dari <em>nglaju <\/em>yaitu menjadi hafal jalan-jalan yang ada, apalagi ketika mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan. Bahkan urutan lampu lalu lintas sampai lubang-lubang di jalan pun menjadi hafal, karena sudah terbiasa melewatinya <span style=\"text-decoration: line-through;\">bersama<\/span>. Dan juga hal itu menambah wawasan dan trik-trik cara berkendara yang baik, serta kesabaran dan kemandirian saat berada di jalan.<\/p>\n<p>Itulah pendapat saya mengenai suka duka atau plus minus terhadap mahasiswa yang <em>nglaju, <\/em>karena aku pun merasakan demikian, hehe. Eh, kalian termasuk yang mana? Mahasiswa <em>nglaju <\/em>atau <em>ngekos<\/em>?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Biasanya, nglaju dilakukan oleh orang yang jarak antara rumah dengan tempat yang dituju tidak begitu jauh, atau masih bisa dijangkau dengan kendaraan.<\/p>\n","protected":false},"author":167,"featured_media":6182,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[1600,1599,651,1601],"class_list":["post-6156","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-mahasiiswa","tag-nglaju","tag-remaja","tag-suka-duka"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/167"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6156"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6156\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}