{"id":56986,"date":"2020-06-20T13:23:36","date_gmt":"2020-06-20T06:23:36","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=56986"},"modified":"2020-06-20T13:23:36","modified_gmt":"2020-06-20T06:23:36","slug":"beli-laptop-second-bisa-super-worth-it-kalau-kamu-ngikutin-panduan-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/beli-laptop-second-bisa-super-worth-it-kalau-kamu-ngikutin-panduan-ini\/","title":{"rendered":"Beli Laptop Second Bisa Super Worth it kalau Kamu Ngikutin Panduan ini"},"content":{"rendered":"<p>Ketika duit lagi seret-seretnya, apalagi pas pandemi begini, tapi kebutuhan mengganti laptop begitu mendesak, maka beli laptop <em>second<\/em> <em>aka<\/em> bekasan jadi solusi terbaik. Solusi itu nyatanya dipilih teman saya, sebut saja Simar. Tentu saja punya kemampuan dasar memilih laptop second itu penting, sehingga dia minta saran saya (somse, <em>uhuuk<\/em>).<\/p>\n<p>Nah, berikut ini beberapa tips supaya kamu bisa dapetin laptop <em>second<\/em> yang <em>worth it<\/em> sesuai kebutuhanmu. Sebagian tips ini pun bisa dipakai buat kamu yang ingin beli laptop baru. Langsung saja, ini dia&#8230;.<\/p>\n<h4><strong>Pertimbangkan jenis prosesornya<\/strong><\/h4>\n<p>(<em>Pertama, saya mohon maaf terlebih dulu untuk para fanatik prosesor AMD, karena di bagian ini saya hanya menyajikan prosesor Intel, hehe<\/em>).<\/p>\n<p>Jenis prosesor pasti menjadi pertimbangan pertama dan utama dalam memilih laptop. Kalau kamu cuma butuh buat sekadar Office dan <em>browsing<\/em> ringan, saya kira prosesor Intel Celeron atau Pentium udah cukup. Atau, kalau plus buat nonton dan <em>streaming<\/em> ringan-sedang, mulai dari Intel Core i3 gen 4 (generasi Haswell) udah bagus.<\/p>\n<p>Kalau buat jalanin program berat, misalnya kayak desain grafis seperti Corel, <em>editing<\/em> foto dan video, dan sebagainya, pilih Intel Core i5. Saya kira itu standar minimal, karena saya pernah ngerasain sendiri pas buka Corel X7 di PC dan laptop dengan Intel Core i3 (saya lupa generasi berapa aja, sepertinya di bawah gen 5) itu berat.<\/p>\n<p>Tapi teman saya (sebut saja Sijar), yang ikut ngasih saran, bilang kalau pakai Intel Core i3 gen 5 (generasi Broadwell) malah udah longgar dan mumpuni untuk urusan tadi. Intel Core i5 itu udah masuk standar <em>entry-level<\/em> untuk <em>gaming<\/em>.<\/p>\n<p>Sebagai perbandingan, laptop teman saya yang lain (sebut saja Sinung), Lenovo ThinkPad, dibeli secara <em>second<\/em> dengan harga kisaran 2,5 juta \u2013 3 juta. Laptop yang dibekali Intel Core i5 gen 3 (generasi Ivy Bridge) itu, dia bilang udah termasuk laptop yang kenceng.<\/p>\n<h4><strong>Besaran RAM, termasuk jumlah dan model slot-nya<\/strong><\/h4>\n<p>Selain kapasitas RAM, saya kira perlu dipertimbangkan juga, laptop yang mau dibeli itu ada berapa slot RAM-nya? Cuma satu atau <em>doubleslot<\/em>. Lalu modelnya <em>on board<\/em> atau slot in.<\/p>\n<p>Gampangnya, RAM <em>on board<\/em> itu RAM tanam yang melekat di mobo (<em>motherboard<\/em>). Kamu jadi enggak bisa leluasa <em>upgrade<\/em> RAM secara mandiri. Itu pun perlu bongkar seluruh <em>bodycase<\/em> laptop plus butuh solder (malah mesti bawa ke tukang servis kompi biar aman). Ribet, kaaan&#8230;.<\/p>\n<p>Beda kalo RAM model slot in, kayak laptop saya yang juga <em>doubleslot<\/em> RAM. Kalau mau <em>upgrade<\/em> atau ganti RAM, saya tinggal buka aja <em>case<\/em> yang nutupin bagian RAM-nya. Lalu lepas penguncinya, tinggal copot RAM-nya, pasang lagi RAM yang baru, beres sudah.<\/p>\n<p>Nah, Simar mulanya pengin laptop bekas Asus A456UR dengan spek Intel Core i5 generasi Skylake (gen 6) plus RAM 4 GB. Saya yakin Simar kepincut beli itu, bukan cuman karena spek-nya yang pasti bagus, tapi terutama karena <em>bodycase<\/em>-nya yang slim plus masih muluusss banget, bersih dengan warna gold.<\/p>\n<p>Harganya 5 juta, malah terbilang mahal dari harga pasaran yang udah di bawah 5 juta. Saya juga bilang laptop itu kurang <em>worth it<\/em>, bukan dari spek-nya, tapi model RAM-nya yang <em>on board<\/em>.<\/p>\n<p>Laptop itu memakai model <em>dual channel<\/em>: RAM bawaan 4 GB itu <em>on board<\/em> dan satu lagi disediakan <em>free<\/em> <em>slot<\/em> yang bisa diisi RAM sampai 8 GB. Jadi, hanya bisa di-<em>upgrade<\/em> sampai 12 GB saja. Sedangkan laptop Sinung bisa di-<em>upgrade<\/em> RAM sampai 16 GB, yang semula 4 GB, dengan RAM jenis DDR3 untuk satu keping 8 GB kisaran harga 700 ribu \u2013 1 jutaan (beda jenis RAM tentu beda pula harganya).<\/p>\n<p>Bagi saya, sih, keleluasaan\/ruang untuk <em>upgrade<\/em> RAM sesuai kebutuhan yang berubah, itu jadi pertimbangan penting sebelum membeli laptop. Dan RAM <em>doubleslot<\/em> model slot in lebih menjawab kebutuhan itu.<\/p>\n<p>Akhirnya, Simar membeli Lenovo IdeaPad 320 Intel Core i3 gen 6 plus RAM 4 GB (bisa di-<em>upgrade<\/em> sampai 16 GB) dengan harga bekas 2,7 juta saja. Meskipun secara prosesor dan grafis di bawah Asus A456UR, Simar beruntung memilih Lenovo dengan harga jauh lebih murah.<\/p>\n<p>Kalau kamu memang enggak masalah dengan RAM <em>on board<\/em>, ya sudah. Tapi saran saya, pilihlah kapasitas RAM <em>on board<\/em> yang sudah besar, minimal 4 GB atau 8 GB, sukur yang <em>dual channel<\/em>.<\/p>\n<p>Kamu mending pikir banyak kali deh, kalau berniat beli laptop dengan RAM <em>on board<\/em> yang hanya 2 GB (apalagi pakai OS Windows 10). Lama-lama bakal kerasa makin berat performanya.<\/p>\n<h4><strong>Jenis ROM<\/strong><\/h4>\n<p>Mau pilih SSD atau HDD, tergantung kalian butuh performa atau <em>space<\/em>. Harganya sendiri, antara SSD 250 GB atau HDD 1 TB, relatif sama kisaran 800 ribuan.<\/p>\n<p>Sijar saranin, kalau kamu pekerja yang butuh kecepatan dan ketepatan, maka pilihlah SSD. Untuk kamu yang kerja santai, pakai HDD atau HDD Hybrid udah bagus. Namun SSD punya kendala utama: semakin sering digunakan (untuk <em>write<\/em> data), semakin pendek umurnya.<\/p>\n<p>Sijar kemudian kasih saran, sebaiknya kamu cari laptop yang ada CD\/DVD Room-nya. Nanti kamu <em>custom<\/em> saja laptopnya jadi <em>dual disk<\/em>. Untuk SSD 120 GB (kisaran 400 ribuan) dijadikan disk socket utama. Bagian ini khusus OS dan <em>software<\/em> penting. Untuk SSD sebaiknya diganti setiap 2 tahun sekali.<\/p>\n<p>Lalu CD\/DVD Room-nya diganti jadi HDD 1 TB (bagian ini untuk menyimpan segala file). Buat gantiin socket CD\/DVD Room menjadi socket HDD, belilah HDD Caddy dengan harga kisaran 100 ribuan (atau ada yang kurang dari itu).<\/p>\n<h4><strong>Tips-tips lainnya<\/strong><\/h4>\n<p>Ketiga saran tadi (soal prosesor, RAM, dan ROM), saya kira itu yang paling penting untuk performa laptop. Khusus kamu yang beli laptop <em>second<\/em>, pastikan setiap komponen <em>hardware<\/em> bawaan (mulai dari prosesor, RAM, ROM, dan seterusnya) belum aus. Sebab itu akan mengurangi performa laptop.<\/p>\n<p>Plus cek hal-hal elementer lainnya, seperti kondisi baterai laptop (bocor atau enggak) &amp; <em>charger<\/em>-nya. Atau kondisi LCD-nya, adakah <em>white spot<\/em>, <em>dead pixel<\/em>, atau jamur, atau malah layarnya <em>mblaret-mblaret<\/em> (bergaris), atau normal.<\/p>\n<p>Warna udah buluk enggak masalah, asal <em>bodycase<\/em>-nya enggak ada yang retak, patah, atau malah <em>kroak<\/em>. Kalau ada, berarti itu bisa jadi indikasi laptop pernah terbentur dan bisa jadi berpengaruh ke <em>part-part<\/em> di dalamnya.<\/p>\n<p>Terakhir, tips yang paling penting ketimbang semua tips-tips tadi, yaitu: <em>sediain dulu duit kamu, bambaaang<\/em>&#8230;. Ya kali, kamu cuma baca-baca doang tapi kagak bisa praktekin tips-tips di tulisan ini, huuu&#8230;.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/butuh-hp-android-murah-lirik-ponsel-zaman-old-untuk-alternatif-di-tengah-pandemi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Butuh HP Android Murah? Lirik Ponsel Zaman Old untuk Alternatif di Tengah Pandemi!<\/a> dan tulisan Emerald Magma Audha<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/christian-evan-chandra\/\">\u00a0<\/a>lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya<\/em>\u00a0<em><a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ttips supaya kamu bisa dapetin laptop second yang worth it sesuai kebutuhanmu. Sebagian tips ini pun bisa dipakai buat kamu yang ingin beli laptop baru.<\/p>\n","protected":false},"author":810,"featured_media":58554,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[6946,7351,7352],"class_list":["post-56986","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","tag-konter","tag-laptop-second","tag-tips-beli-laptop"],"modified_by":"Nia Lavinia","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56986","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/810"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56986"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56986\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58554"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56986"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56986"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56986"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}