{"id":5360,"date":"2019-07-02T10:00:55","date_gmt":"2019-07-02T03:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=5360"},"modified":"2022-01-20T15:39:09","modified_gmt":"2022-01-20T08:39:09","slug":"serba-serbi-mahasiswa-baru-beserta-sambatannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/serba-serbi-mahasiswa-baru-beserta-sambatannya\/","title":{"rendered":"Serba Serbi Mahasiswa Baru Beserta Sambatannya"},"content":{"rendered":"<p>Karena ini lagi musimnya kampus menerima mahasiswa baru, saya jadi teringat bagaimana saya <a href=\"https:\/\/tirto.id\/tak-ada-strategi-ambisius-capai-target-penerimaan-pajak-rp178-t-cUrX\">begitu ambisius untuk bisa<\/a> keterima di kampus impian saya. Setelah gagal saat mengikuti beberapa tes selepas lulus SMA, saya menutuskan menunda kuliah selama satu tahun. Saya melihat diri sendiri menjadi pribadi yang sekali lagi saya sebut\u2014ambisius. Saya belajar hampir tidak kenal waktu.<\/p>\n<p>Walau saat pertama gagal, saya ngamuk tidak karuan\u2014ngggak tahu juga saya ngamuk ke siapa. Tapi itu tidak berlangsung lama, saya cepet-cepet <a href=\"https:\/\/mojok.co\/auk\/corak\/curhat\/sadar-dimanfaatkan-gebetan-tapi-masih-tetep-sayang\/\">sadar diri<\/a>. Lha ya gimana, saya ya memang kurang berusaha dan tidak tahu diri untuk nekat memilih jurusan dan kampus yang bagus banget untuk diri dan kemampuan saya yang biasa saja ini.<\/p>\n<p>Selama menunda kuliah, saya belajar dengan giat\u2014sangat giat\u2014sedang sisanya saya berdoa dan merenung. Untuk apa saya merenung? Untuk segala hal, termasuk tentang kenapa saya ini kok <em>goblok<\/em> sekali sampai nggak lolos melulu. Akhirnya karena jadi banyak merenung, kok <em>ujug-ujug <\/em>saya ingin merubah jurusan yang saya pengen sejak dulu\u2014yaitu ilmu komunikasi. Saya berubah pikiran, tiba-tiba pengen masuk jurusan filsafat. Lha kok <em>ngawur<\/em> saya saat itu. <em>hehe<\/em><\/p>\n<p>Tapi serius, saya bener-bener mencantumkan jurusan filsafat di salah satu tes seleksi saat itu, walaupun ya berujung dapat tulisan: \u201cMAAF ANDA GAGAL.\u201d Kenapa harus pakai <em>caps lock<\/em> sih? Saya ya tahu saya gagal, jelas sekali terasa di hati saya, apalagi mata, pakai segala diperjelas. Kesal.<\/p>\n<p>Setelah banyak mengikuti tes seleksi masuk kampus sana-sini, akhirnya Tuhan Yang Maha Esa menakdirkan saya menjadi mahasiswa baru di Fakultas Syari\u2019ah Hukum, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta\u2014<em>subhanallah<\/em>. Setelah usaha dan doa yang panjang ini, apa saya kecewa? Tidak. Saya senang Tuhan menempatkan saya di tempat yang <em>insyaAllah<\/em> tepat buat pribadi saya yang <em>astagfirullah<\/em> ini. Walaupun sampai saya menulis ini, ternyata ya tidak juga. <em>haha<\/em><\/p>\n<p>Menjadi mahasiswa baru, sepertinya jauh dari apa yang saya liat di sinetron atau film-film. Realita lebih terasa di kehidupan nyata memang benar adanya. Saya kira dengan bebas dari seragam sekolah, saya tidak akan lagi menjadi layaknya anak SMA\u2014ternyata tidak jauh berbeda juga, tetap masuk pagi hari, pulang sore hari, bahkan malam hari kalau ada tugas atau mengikuti kegiatan di luar kampus, diajak rapat-rapat yang sebenernya sebagai <em>maba <\/em>awalnya cuma ngangguk-ngangguk saja sambil terus mengamati bagaimana kehidupan mahasiswa yang baru saja saya cicipi ini.<\/p>\n<p>Saat masa Ospek banyak kakak-kakak tingkat mengajak untuk mengikuti UKM dan organisasi dari A-Z, teman-teman saya terlihat banyak yang bersemangat sekali untuk ikut ini-itu, tapi kok saya nggak ya? Saya sudah kebayang duluan kalau saya bakal susah fokus kebanyak hal dan malah keteteran nantinya. Pada saat itu, saya bertekad untuk hanya untuk: BELAJAR YANG RAJIN! Saat ini, saya ketawa mengingat itu, <em>lha <\/em>gimana, IP saya ya biasa-biasa saja. <em>hehe<\/em>.<\/p>\n<p>Lumayan aktif di salah satu organisasi ekstra kampus, membuat kepala saya \u00a0menjadi lebih kritis memang. Yang ada di fikiran saya melihat organisasi-organisasi seperti ini awalnya saya kira bakal sering diajak demo-demo gitu, ternyata ya nggak juga. Hasil pengamatan saya, kami banyak berdiskusi sambil ngopi\u2014<em>eh <\/em>atau kebalik ya\u2014ngopi sambil diskusi? Ah, apapun itu, pokoknya tempatnya kalau enggak di Blandongan, ya Basa-Basi. Sudah UIN <em>banget<\/em>, bukan?<\/p>\n<p>Saya juga termasuk anak yang merantau\u2014ya walau nggak jauh-jauh banget lah, dari Jawa Barat ke Yogyakarta\u2014tetap saja saya jauh dari keluarga. Pada masa-masa awal menjadi <em>maba <\/em>saya bener-bener merasa gampang banget kangen rumah, kangen mama, kangen masakan mama, pokoknya kangen semuanya. Tapi lama-lama saya memahami\u2014selain kangen\u2014sebetulnya saya lagi <em>kere <\/em>aja. Jadi bawaannya sedih melulu, padahal <em>mah<\/em> ya kangen kehidupan yang serba nggak harus hemat.<\/p>\n<p>Berdasarkan pengalaman-pengalaman saya, saya cuma mau bilang, kuliah enak kok, kalau kamu <em>enjoy<\/em> dan <em>lillahi ta&#8217;ala, <\/em>saya kan banyak <em>sambat<\/em>-nya, jadi apa-apa <em>yo sambat ae.<\/em> Harapan-harapan yang sudah dibangun ya tetap dibangun, jangan diruntuhkan kalau-kalau nanti ketemu realita yang ternyata bikin pengen bilang, \u201c<em>healah kok gini to.<\/em>\u201d Lanjutkan! Jangan berhenti, kaget boleh, bentar saja tapi. <em>hihi<\/em>.<\/p>\n<p>Saya <em>sih <\/em>tetap menyarankan ya, <em>sambat<\/em> saja, Dik. Itu udah paling gampang. Tidak terlalu merepotkan, karena ya pasti kamu bakal banyak ketemu teman <em>sambat. <\/em><\/p>\n<p><em>Good Luck!<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karena ini lagi musimnya kampus menerima mahasiswa baru, saya jadi teringat bagaimana saya begitu ambisius untuk bisa keterima di kampus impian saya.<\/p>\n","protected":false},"author":157,"featured_media":5395,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13089],"tags":[1388,34,1387,385,509],"class_list":["post-5360","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus","tag-lika-liku-kehidupan","tag-mahasiswa","tag-mahasiswa-baru","tag-sambat","tag-yogyakarta"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/157"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5360"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5360\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5395"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}