{"id":53552,"date":"2020-06-03T12:00:27","date_gmt":"2020-06-03T05:00:27","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=53552"},"modified":"2021-10-24T01:23:37","modified_gmt":"2021-10-23T18:23:37","slug":"nggak-suka-kekeyi-tapi-bikin-kekeyi-terkenal-anda-ini-gimana-sih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nggak-suka-kekeyi-tapi-bikin-kekeyi-terkenal-anda-ini-gimana-sih\/","title":{"rendered":"Nggak Suka Kekeyi tapi Bikin Dia Terkenal, Gimana sih?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalian semua para manusia +62 pasti tau Rahmawati Kekeyi Putri Cantik alias Kekeyi, kan? Cewek yang dulu terkenal karena bikin tutorial make up itu pernah dipuji karena berani <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">show up <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan alat-alat make up seadanya. Belakangan, alih-alih dipuji, Kekeyi lebih banyak dihujat. Awalnya sih gara-gara drama cinta settingan antara dia dengan seseorang yang bernama Rio Ramadan. Setelah sekali bikin sensasi kayak gitu, sekarang setiap hari dia jadi bahan bercandaan di mana-mana (ini tentu saja didukung dengan tingkah dia yang semakin ada-ada saja, tidak habis pikir saya).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begini ya kawan-kawan netijennn yang budiman, jujur saya sendiri pun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak suka dengan kelakuan Kekeyi-yang-nggak-tahu-kenapa-berseliweran di sosial media saya. Karena saya udah kepalang <em>ilfeel <\/em>ya saya abaikan saja apa pun yang dia lakukan (meskipun lagi-lagi konten dia tetep nongol di sosial media). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang bikin saya kesal adalah, banyak orang-orang yang tidak suka dengan Kekeyi tapi malah secara tidak langsung memberikan dia &#8216;panggung&#8217;. Udah tahu kalau si Kekeyi ini sengaja bikin sensasi biar dapat atensi kita. Ya makin senang lah dia kalau ditanggapi. Hadehhh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara orang-orang mengomentari akun media sosial dia, lalu meledek dia dengan membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">meme <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di internet itu kan cuman bikin dia makin terkenal aja (walaupun penuh hujatan). Ingat Awkarin? Dia terkenal karena apa? Karena sensasi! <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang Kekeyi mulai masuk ke ranah musik dengan menyanyikan lagu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Keke Bukan Boneka&#8221;<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang trending nomor satu di YouTube mengalahkan Blackpink, tahu nggak itu berkat siapa? Itu, ya, berkat kalian semua para haters Kekeyi. Apa kalian tidak sadar, atau memang sengaja membuat dia terkenal? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Hadehhhh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin para warganet tidak paham, kalau media sosial itu cara kerjanya bukanlah melihat karya yang &#8216;baik-baik&#8217; atau &#8216;bagus-bagus&#8217;, melainkan cuman melihat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">engagement <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari si pemilik akun. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Media sosial baik Instagram, Facebook sampai YouTube itu cuman melihat angka karena itu peluang yang bisa dijadikan uang oleh si pemilik akun. Di Instagram memang nggak ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">adsense <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">macam YouTube, tapi untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">endorsment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">masih bisa. Terus di YouTube walaupun penuh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dislike<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dilihat adalah tetap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">views-<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">nya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Algoritma media sosial memang begitu para netijennn yang budiman, selama si pembuat sensasi tidak melakukan hal-hal yang menebar kebencian macam rasisme, perundungan atau kekerasan nggak akan di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">take down <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">oleh pihak medsos. Beda soal kaya si Ferdian Paleka, itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> jelas-jelas bermasalah. Masalahnya, si Kekeyi ini kaya teman tongkrongan yang nggak pernah punya bakat tapi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sok <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">cari perhatian. Kita yang sebel sama meledek dia, dianya yang tambah senang karena tujuannya ya, itu!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai penonton yang bijak, kita mesti tahan diri dan menahan nafsu untuk tidak menghujat dirinya. Kembali lagi ke poin yang saya sudah sebutkan, ingat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">engagement <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak mengenal ketidaksukaan tapi cuman angka. Kalau memang tidak suka mari tinggalkan, masih banyak konten kreator yang lebih bermanfaat untuk ditonton. Percayalah, walaupun sedikit masih ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara masalah kebencian saya ingat perkataan Nabi Muhammad soal ini, beliau menjelaskan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\ufecb\u064e\ufee6\u0652 \ufe83\u064e\ufe91\u0650\ufef2 \ufeeb\u064f\ufeae\u064e\ufef3\u0652\ufeae\u064e\ufe93\u064e \u0640 \ufe83\u064f\ufead\u064e\u0627\ufee9\u064f \ufead\u064e\ufed3\u064e\ufecc\u064e\ufeea\u064f \u0640 \ufed7\u064e\ufe8e\ufedd\u064e: \u00ab\ufe83\u064e\ufea3\u0652\ufe92\u0650\ufe90\u0652 \ufea3\u064e\ufe92\u0650\ufef4\ufe92\u064e\ufeda\u064e \ufeeb\ufeee\ufee7\ufe8e \ufee3\u064e\ufe8e \ufecb\u064e\ufeb4\u064e\ufef0 \ufe83\u064e\ufee5\u0652 \ufef3\u064e\ufedc\u064f\ufeee\ufee5\u064e \ufe91\u064e\ufed0\u0650\ufef4\ufec0\u064e\ufeda\u064e \ufef3\u064e\ufeee\u0652\ufee3\u064b\ufe8e \ufee3\u064e\ufe8e\u060c \ufeed\u064e\ufe83\u064e\ufe91\u0652\ufed0\u0650\ufebe\u0652 \ufe91\u064e\ufed0\u0650\ufef4\ufec0\u064e\ufeda\u064e \ufeeb\u064e\ufeee\u0652\ufee7\u064b\ufe8e \ufee3\u064e\ufe8e \ufecb\u064e\ufeb4\u064e\ufef0 \ufe83\u064e\ufee5\u0652 \ufef3\u064e\ufedc\u064f\ufeee\ufee5\u064e \ufea3\u064e\ufe92\u0650\ufef4\ufe92\u064e\ufeda\u064e \ufef3\u064e\ufeee\u0652\ufee3\u064b\ufe8e \ufee3\u064e\ufe8e\u00bb<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Cintailah orang yang kau cinta dengan sewajarnya, boleh jadi suatu hari dia menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah kepada orang yang kau benci sewajarnya, boleh jadi suatu hari dia yang kau benci menjadi orang yang kau cinta&#8221; (HR Tirmidzi)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau memang karyanya bagus (walaupun sampai saat ini nggak bagus, sih) apresiasi secukupnya, kalau jelek dan tidak suka ya tinggalin dan nggak suka secukupnya. Ingat pesan nabi, secukupnya! Ini bukan perkataan Baskara loh, ya. Selagi si Kekeyi nggak merugikanmu, ya nggak usah dipantengin dan diamkan saja. Terlalu benci nanti bisa jadi cinta, terlalu cinta pun bisa jadi benci. Nggak ada yang tahu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biar dia tuh mikir dan sadar, kali saja dirinya muhasabah apakah jalan yang ia tempuh itu benar dan baik. Manusia punya hati, bisa berubah toh? Kita doakan saja, sebagai manusia yang masih memiliki kebaikan dari hati kita, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eak.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/nanya-serius-emang-apa-sih-salahnya-kekeyi\/\">Nanya Serius, Emang Apa sih Salahnya Kekeyi?<\/a><\/strong> <strong>dan tulisan\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/author\/nasrullah-alif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Nasrulloh Alif Suherman<\/a>\u00a0lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/p>\n<p><em>Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya\u00a0<a href=\"https:\/\/bit.ly\/wamojok\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">di sini.<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Udah tahu kalau si Kekeyi ini sengaja bikin sensasi biar dapat atensi kita. Ya makin senang lah dia kalau ditanggapi. Hadehhh.<\/p>\n","protected":false},"author":321,"featured_media":42469,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[3990,4519,370],"class_list":["post-53552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-cari-sensasi","tag-kekeyi","tag-selebgram"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/321"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53552"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53552\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}