{"id":4876,"date":"2019-06-27T08:00:18","date_gmt":"2019-06-27T01:00:18","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=4876"},"modified":"2022-01-13T15:47:58","modified_gmt":"2022-01-13T08:47:58","slug":"berbicara-dengan-logat-timur-yang-langsung-disangka-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/berbicara-dengan-logat-timur-yang-langsung-disangka-papua\/","title":{"rendered":"Berbicara dengan Logat Timur yang Langsung Disangka Papua"},"content":{"rendered":"<p>Indonesia merupakan negara besar. Terdiri dari pulau-pulau. Dari Sabang sampai Merauke. Dari Miangas sampai Pulau Rote. Sangat jelas dinyanyikan dalam salahsatu lagu kebangsaan kita.<\/p>\n<p>Kita selalu membagi Indonesia menjadi dua bagian. Indonesia Timur <span style=\"text-decoration: line-through;\">yang pembangunannya tertinggal<\/span> dan Indonesia Barat <span style=\"text-decoration: line-through;\">yang pembangunannya jauh lebih maju dari Indonesia Timur.<\/span><\/p>\n<p>Terlalu banyak stereotip yang diberikan kepada orang timur\u2014menyama ratakan. Ada yang bilang kalau orang timur itu pasti keriting dan kulitnya <span style=\"text-decoration: line-through;\">hitam<\/span> eksotis. Padahalkan tidak semua juga seperti itu. Banyak juga yang bukan orang timur tapi rambutnya keriting kulitnya eksotis. Lagian orang timur juga banyak yang putih. Rambutnya juga banyak yang rambut jatuh <span style=\"text-decoration: line-through;\">tagulug-gulung.<\/span> Karena penampilannya yang terkesan \u201csangar\u201d, orang timur disangkanya kasar. Kalau saya bilang mah tidak seperti itu. <span style=\"text-decoration: line-through;\">Jangan karena ada lelaki yang mematahkan hatimu terus kau anggap semua laki-aki itu bajingan.<\/span> Kalaupun ada, itu pasti ulah oknum. <span style=\"text-decoration: line-through;\">Sekarang itu apa-apa pake kata \u201coknum\u201d biar aman.<\/span><\/p>\n<p>Ada lagi yang bilang katanya kalau di timur itu pembangunannya belum semaju di bagian Jawa sana. Padahal kan, eh, memang iya sih kayaknya.<\/p>\n<p>Dari sekian banyak stereotip yang disematkan kepada orang timur, ada satu yang menurut saya banyak orang salah persepsi. \u201cOrang timur itu pasti Papua\u201d. Saya kurang tau kapan stereotip ini mulai ada. Tapi untuk diketahui, timur itu bukan cuma Papua.<\/p>\n<p>Saya paham kenapa kalau bicara tentang orang timur, pasti yang ada di benak kebanyakan orang adalah Papua. Papua memang pulau paling timur Indonesia. Hal itu juga didukung dengan konspirasi tayangan televisi. Kalau ada FTV atau sinetron yang menampilkan tentang orang timur, kebanyakan pasti si orang timur ini dari Papua.<\/p>\n<p>Padahal timur itu bukan hanya sebatas Papua saja. Sulawesi, Ambon, Halmehara NTT, NTB, itu juga termasuk Indonesia timur. Bahkan Bali pun itu adalah bagian dari Indonesia Timur.<\/p>\n<p>Karena stereotip ini, begitu ada orang berbicara dengan menggunakan logat timur, disangkanya pasti dari Papua. Sebut saja Arie Kriting, salah satu stand up comedian. Dengan persona timurnya\u2014rambut keriting, kulit eksotis, logat timur\u2014dia disangka oleh banyak orang berasal dari Papua. Padahal Arie Kriting ini berasal dari <a href=\"https:\/\/tirto.id\/terancamnya-keindahan-terumbu-karang-indonesia-cucN\">Wakatobi, salah satu tempat yang terkenal dengan terumbu karangnya<\/a>. Dan tempat itu bukan ada di Papua sana, tapi di Sulawesi. Masih banyak stand up comedian lain yang disangka dari Papua karena berlogat timur. Misalnya saja Raim Laode dari Sulawesi dan juga Abdur dari Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n<p>Saya takutnya nanti Sultan Hasanudin juga dikira dari Papua. Apalagi dengan julukan \u201cAyam Jantan dari Timur\u201d yang cukup ketimuran melekat padanya. Kan bahaya kalau salah satu pahlawan nasional ini dikira dari Papua hanya karena dia orang timur. Bisa-bisa sesat nanti pengetahuan sejarah kita. Untuk yang belum tau, Sultan Hasanudin itu dari Sulawesi Selatan.<\/p>\n<p>Sebenarnya, dari penggunaan logat saat berbicara saja sudah beda\u2014bisa dideteksi. Masing-masing orang timur mempunyai khas daerahnya masing-masing saat berbicara. Tidak semua orang timur berbicara seperti kalian mendengar orang Papua bicara. Tapi karena ini adalah tulisan, saya sulit mencontohkannya. Jadi saya akan menjelaskan dalam penulisan saja\u2014kursus kilat berbicara dengan logat timur.<\/p>\n<p>Dalam beberapa kata, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/nurh\/esai\/orang-timur-bilang-jawa-sentris-orang-jawa-bilang-jawa-itu-jakarta-sentris\/\">kebanyakan orang timur mempunyai penyebutan yang sama<\/a>. Misalnya kata \u201ckamu\u201d menjadi <em>ko, <\/em>kata \u201csaya\u201d menjadi <em>sa,<\/em> \u201cdia\u201d menjadi <span style=\"text-decoration: line-through;\">milik orang lain<\/span> <em>da.<\/em> Dalam beberapa kata yang lain, kita juga mempunyai perbedaan. Misalnya ada yang bilang kata \u201cpunya\u201d menjadi <em>\u00a0pu <\/em>saja, \u201csudah\u201d menjadi <em>su <\/em>atau <em>so, <\/em>ada juga yang menyebutnya dengan lengkap tanpa disingkat. Di beberapaa daerah, ada yang namanya kata seru, seperti kata <em>ji <\/em>dan <em>kune<\/em> (dari Sulawesi) yang biasanya (tidak selalau) diucapkan di akhir kalimat.<\/p>\n<p>Seperti itu kurang lebih persamaan dan perbedaan kalau dituliskan. Tapi kalau dalam berbicara, logat yang digunakan sangat berbeda. Perlu diketahui, logat timur berbeda dengan bahasa daerah. Kalau bahasa daerah, itu lain lagi.<\/p>\n<p>Ada cerita dari teman, tentang orang Jawa yang mendengarkan orang timur berbicara dengan logat timur dan dikira sedang berbicara dengan menggunakan bahasa daerah. Itu bukan bahasa daerah, tapi \u201cBahasa Indonesia\u201d yang terkontaminasi sama logat ketimuran. Sama halnya orang Jakarta yang bicara \u201cBahasa Indonesia\u201d menggunakan <em>lu-gue<\/em> dan kata-kata dengan ejaan yang tidak disempurnakan. Atau bahkan dicampur dengan bahasa asing seperti <em>literally<\/em> dan <em>which is<\/em>. <span style=\"text-decoration: line-through;\">Rezim macam apa ini, bahasa aja diimpor.<\/span><\/p>\n<p><em>Jadi, Sa kasi tau korang. Orang timur itu ada juga yang dari Sulawesi dengan Ambon kune, bukan ji cuma Papua.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebut saja Arie Kriting dengan persona timurnya\u2014 rambut keriting, kulit eksotis, logat timur \u2014dia disangka oleh banyak orang berasal dari Papua.<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":4883,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1266,182,1265,185,1267],"class_list":["post-4876","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-maluku","tag-orang-timur","tag-papua","tag-stereotip","tag-sulawesi"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4876","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4876"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4876\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4883"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}