{"id":4829,"date":"2019-06-26T10:00:00","date_gmt":"2019-06-26T03:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=4829"},"modified":"2022-01-13T15:54:11","modified_gmt":"2022-01-13T08:54:11","slug":"kepada-pelaku-bridal-shower-di-tempat-umum-dunia-bukan-milik-kalian-saja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kepada-pelaku-bridal-shower-di-tempat-umum-dunia-bukan-milik-kalian-saja\/","title":{"rendered":"Kepada Pelaku Bridal Shower di Tempat Umum: Dunia Bukan Milik Kalian Saja"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hai, gadis-gadis manis dan pria-pria tampan yang sudah, sedang, atau akan menyelenggarakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana kabar kalian? Ah, saya juga bingung entah mengapa sebuah pernyataan, surat, surel, atau hal sejenisnya selalu diawali dengan ucapan salam? Mungkin karena semua orang melakukannya. Dan, hal itu juga bukan yang mendasari tradisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang kalian lakukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tahu masa muda terlalu sia-sia kalau hanya diisi dengan hal-hal yang normatif dan seadanya saja. Saya juga paham betul bahwa di tempat umum, kalian bebas melakukan apa saja selama tidak melanggar hukum. Namun tahukah kalian bahwa ada banyak hal lain yang semestinya diperhatikan saat berinteraksi dengan orang lain\u2014dan itu tidak mesti berhubungan dengan norma hukum?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepengetahuan saya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah suatu perayaan yang diberikan sekelompok teman kepada calon pengantin\u2014dengan tujuan untuk menyenangkan teman yang akan menikah itu. Bentuk perhatian dan sebagai cara untuk meringankan beban pengantin. Maka, mereka akan memberikan beberapa barang berharga\u2014mungkin seperti gaun, atau hal-hal manis lainnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun zaman berubah, dan beberapa tradisi bergeser maknanya. Meski begitu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sebetulnya masih dilakukan di tempat yang privat. Sayangnya banyak orang yang justru melakukannya di tempat ramai. Saya tidak tahu keadaan di luar bagaimana. Namun di Indonesia, banyak muda-mudi yang melakukannya di tempat ramai. Contohnya restoran, pusat perbelanjaan, atau malah kantor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tahu, kok. Sebelumnya sudah banyak kejutan ulang tahun dengan kue dan lilin yang diselenggarakan di tempat ramai. Namun, entah mengapa ramainya tidak seberapa kalau dibandingkan sama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower. <\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya tentu saja, perayaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini memang cukup lama, kan? Ada banyak hal yang kalian lakukan di dalamnya. Mulai dari memasang spanduk, pita, memberikan mahkota, selempang, dan busana-busana lain pada calon pengantin, serta tak lupa\u2014mencoret-coret wajah calon pengantin dengan krayon, spidol, atau lipstik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, ada pula beberapa orang yang memberi tantangan pada calon pengantin dengan cara-cara berlebihan yang menimbulkan rasa malu\u2014misalnya menyuruhnya menari, memintanya melakukan interaksi dengan orang lain seperti membuat pertanyaan, menyanyi, mengaraknya di tengah kerumunan dengan dandanan bak badut ulang tahun, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oh, kenapa teman mereka dan bisa jadi teman kalian mau melakukan hal itu? Tentu saja itu semua karena mereka merasa tidak enak dengan penyelenggara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower. Bridal shower, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kalian anggap sebagai bentuk kasih sayang, bukan? Bayangkan apabila calon pengantin marah karenanya, bukankah itu lancang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepada kalian, para penyelenggara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tersayang dan juga terhormat di mata calon pengantin dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">followers <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">media sosial.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tahukah kalian? Kemarin adalah kesepuluh kalinya bagi saya untuk makan di restoran, mengharapkan kenyamanan, dan terpaksa saya harus menerima kebisingan lain (selain lagu-lagu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">overplayed <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">seperti Lily), yang ditimbulkan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">super-heboh. Nyanyian, teriakan, bahkan tantangan yang terpaksa harus melibatkan orang-orang di restoran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka saya ingin bertanya kepada kalian. Apakah restoran-restoran yang kalian isi dengan kehebohan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah restoran milik kalian sendiri? Adakah saham kalian di sana?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau, di restoran dan ruang publik lain, kita ternyata bisa melakukan apa saja? Mulai dari menangis, putus cinta, menampar kekasih, melemparnya dengan minuman seperti dalam sinetron, mabuk, berciuman, menghitung beras, hingga teriak-teriak tertawa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ngakak<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower? <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Jika iya, maka berapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">katro<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">nya saya dan mungkin, usia saya sudah kelewat tua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nyatanya, memang sejauh yang saya tahu, tidak ada pihak restoran atau ruang publik lainnya yang memprotes para anak-anak milenial penyelenggara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka, santai-santai saja, bukan? Bahkan, merasa senang karena kalian telah memesan tempat dan tentunya, semakin banyak orang, semakin banyak yang dipesan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, mau bagaimana lagi. Saya hanya titip pesan untuk kalian bahwa sesungguhnya, saya merasa kalau saya punya hak untuk menikmati hal-hal normal. Maksudnya, kalian boleh kok menyelenggarakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bridal shower <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">seheboh mungkin. Namun, saya ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">win-win solution. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana kalau kalian menyewa hotel, vila, kamar AirBnB, atau apapun itu untuk kalian sendiri, dan lakukan segala hal di sana?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tempat privat itu, corat-coretlah wajah teman kalian dengan tipe-x dan cat minyak. Kalau perlu, gambarlah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Starry Night-<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">nya Vincent van Gogh di sana. Akan lebih baik lagi kalau diunggah dan jadi viral. Gilalah sepuasnya sebelum teman kalian terjebak dalam pusaran pernikahan, berbagi gaji, mengurus bayi rewel, hingga pusing memikirkan biaya masuk TK Montessori. Berbahagialah untuk yang terakhir kali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan saya, tentu saja akan menikmati mie goreng <a href=\"https:\/\/tirto.id\/menikmati-pedas-menikmati-pedih-bKqC\">sambal matah<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/trt\/esai\/mengapresiasi-kopi-sachet\/\">kopi kekinian<\/a> di restoran yang tidak dipenuhi kebisingan. Menyenangkan sekali, bukan?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hai, gadis-gadis manis dan pria-pria tampan yang sudah, sedang, atau akan menyelenggarakan bridal shower. Bagaimana kabar kalian?<\/p>\n","protected":false},"author":54,"featured_media":4838,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13087],"tags":[1246,1247,365],"class_list":["post-4829","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pojok-tubir","tag-bridal-shower","tag-pengiring-pengantin","tag-pernikahan"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4829","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/54"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4829"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4829\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4829"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4829"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4829"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}