{"id":4751,"date":"2019-06-26T08:00:29","date_gmt":"2019-06-26T01:00:29","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=4751"},"modified":"2022-01-13T15:54:47","modified_gmt":"2022-01-13T08:54:47","slug":"please-jangan-manado-kan-semua-daerah-di-sulawesi-utara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/please-jangan-manado-kan-semua-daerah-di-sulawesi-utara\/","title":{"rendered":"Please, Jangan Manado-kan Semua Daerah di Sulawesi Utara"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu hal yang paling sering di tanyakan orang yang baru kita kenal adalah dari mana asal kita? Hal itu lah yang sering kali membuat saya geram\u2014pasalnya berulang kali saya menyebut asal saya\u2014Bitung, Sulawesi Utara\u2014tetap orang-orang akan menyamakan dengan Manado, \u201cSuawesi Utara? O, Manado?\u201d begitu kata mereka.<\/p>\n<p><em>Please<\/em>, jangan Manado-kan semua daerah yang ada di Sulawesi Utara. Di <del>Manado<\/del> Sulawesi Utara ada kurang lebih 15 kabupaten dan kota di antaranya\u2014Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa Induk, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Kotamobagu, Bolaang Mongondow, Bolmong Selatan, Bolmong Timur, Bolmong Utara, Sangihe, Sitaro, Talaud.<\/p>\n<p>Kebiasaan menganggap semua orang yang berasal dari Sulawesi Utara dengan sebutan Manado\u2014entah sejak kapan\u2014saya kira ada dua kemungkinan paling logis\u2014kenapa mereka menyamaratakan semua daerah yang di Sulawesi Utara yaitu karena mereka tidak cukup mengetahui daerah selain Manado dan karena <em>brand<\/em> Manado terlalu kuat di daerah lain.<\/p>\n<p>Rasanya ini karena efek rumah makan yang ada di daerah lain yang ada di negeri ini yang selalu saja menggunakan kata Manado. Kenapa tidak rumah makan Bitung atau Kotamobagu? Entahlah~<\/p>\n<p>Sebenarnya ini <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Egosentrisme\">hal yang <em>fundamental<\/em> mengenai egosentrisme<\/a>. Jelasnya orang Bitung sangat tidak suka disama-samakan dengan Manado\u2014begitupun sebaliknya. Ini juga berlaku untuk daerah-daerah yang lain.<\/p>\n<p>Coba bagaimana seandainya jika orang Jawa Timur dianggap Malang semuanya, orang Jawa Barat dianggap Bandung semuanya, Orang Jawa Tengah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/mjb\/ulasan\/otomojok\/mengamati-duet-sopir-dan-kernet-bus-sugeng-rahayu-dalam-perjalanan-semarang-solo\/\">dianggap Solo<\/a> semuanya, Orang Papua dianggap Jayapura semuanya, dan semua daerah yang dianggap ada hanya pusat dari provinsinya aja. Nggak enak juga kan.<\/p>\n<p>Sebenarnya keragaman daerah yang ada di Indonesia inilah yang menjadi kekuatan utama dari bangsa Indonesia. Dari sinilah, kemudian tercipta berbagai macam budaya dan adat istiadat. Semua bersatu dalam Indonesia.\u00a0Tapi justru yang menjadi kendala bagi seluruh masyarakat Indonesia adalah kemampuan untuk menghafal seluruh daerah yang ada di Indonesia. Tidak semua orang Jawa tahu semua daerah yang ada di Sulawesi, tidak semua daerah yang ada di Papua, demikian dan seterusnya.<\/p>\n<p>Tapi bukan berarti juga hal itu menjadi alasan untuk kita menyeragamkan suatu daerah dengan daerah yang berstatus Ibukota Provinsi. Inilah kebiasaan kita yang harus kita ubah. Terus terang, saya sangat keberatan jika orang-orang terus menyamakan antara Bitung dan Manado.<\/p>\n<p>Saya teringat pada momentum Munas (Muktamar Nasional) IMM. Dalam kondisi silaturahim kita akan bertemu dengan saudara se-ideologi kita yang dari daerah lain.\u00a0Dalam posisi begini, tentunya kita tidak akan terhindar dari pertanyaan-pertanyaan\u2014sebagai contoh saya kutip obrolan saya dengan teman yang dari Riau (O).<\/p>\n<p>O : \u201cBang, asal mana?\u201d Ia bertanya.<br \/>\nS : \u201cAsal Bitung,\u201d jawab saya.<br \/>\nO : \u201cBitung, itu di mana Bang?\u201d<br \/>\nS : \u201cSulawesi Utara\u201d<br \/>\nO : \u201cOw, Manado\u201d<br \/>\nS : ??????? ?<\/p>\n<p><em>Please<\/em>, jangan semua daerah di Sulawesi Utara dianggap Manado. Selanjutnya saya memberikan sedikit penjelasan kepadanya tentang perbedaan Bitung dan Manado\u2014menyebutkan bahwa Bitung adalah sebuah kota yang memiliki pelabuhan terbesar di Indonesia Timur. Bitung adalah daerah yang dapat proyek KEK\u2014yang proyeknya sampai sekarang nggak selesai-selesai. Iya kan?<\/p>\n<p>Lagian juga apa hebatnya Manado\u2014jika dibandingkan daerah lain yang ada di Sulawesi Utara mungkin Manado adalah daerah yang paling banyak polusinya, jalanan sering macet\u2014ya kayaknya kakak-adek dengan Jakarta deh.<\/p>\n<p>Sedangkan daerah lain\u2014kan masih relatif enak pemandangannya\u2014baik udaranya dan penduduknya tidak padat alias berdesak-desakan. Meski begitu, setidaknya Manado masih mending lah dari pada Jakarta\u2014menurut pendapat saya. Nyanyikan saja lagu God Bless\u2014Lebih baik di sini, rumah kita sendiri\u2014<em>pret~<\/em><\/p>\n<p>Sejatinya, kami juga memiliki kemampuan untuk menjadi perantau, hanya saja, kami menginginkan tidak ada lagi penyesatan identitas. Iya, menganggap semua daerah yang di Sulut itu Manado, merupakan penyesatan identitas. Sejak, kapan identitas kampung kita, berubah jadi Manado?<\/p>\n<p>Seandainya semua memahami hal ini, saya yakin tidak akan terjadi pembahasan yang meluas tentang daerah asal\u2014seperti menjelaskan tentang daerah saya\u2014demi upaya menghapus stigma bahwa Bitung itu Manado.\u00a0Di sisi lain, saya juga berusaha menghafal daerah-daerah yang ada di provinsi lain. Sehingga ketika kamu, dia dan mereka menyebut daerah asalnya, saya akan dengan mudah memahami\u2014tanpa harus bertanya, panjang dan lebar. Karena panjang kali lebar sama dengan luas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Please, jangan Manado-kan semua daerah yang ada di Sulawesi Utara. Di Sulawesi Utara ada kurang\/lebih 15 kabupaten dan kota.<\/p>\n","protected":false},"author":121,"featured_media":4792,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[640,1242,1243,798],"class_list":["post-4751","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-kearifan-lokal","tag-manado","tag-salah-kaprah","tag-sulawesi-utara"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4751","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/121"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4751"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4751\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4751"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4751"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4751"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}