{"id":4509,"date":"2019-06-24T07:00:35","date_gmt":"2019-06-24T00:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=4509"},"modified":"2022-01-14T12:38:18","modified_gmt":"2022-01-14T05:38:18","slug":"menanggapi-lamanya-waktu-yang-dibutuhkan-wanita-saat-berdandan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/menanggapi-lamanya-waktu-yang-dibutuhkan-wanita-saat-berdandan\/","title":{"rendered":"Menanggapi Lamanya Waktu yang Dibutuhkan Wanita Saat Berdandan"},"content":{"rendered":"<p>Rasanya sudah menjadi rahasia umum\u2014atau mungkin disadari oleh sebagian wanitanya sendiri\u2014jika dandan seringkali seorang wanita membutuhkan waktu lebih banyak \u2013paling tidak dibanding laki-laki.<\/p>\n<p>Beberapa di antara teman lelaki pun sering mengeluh jika waktu menunggu pacarnya dandan sudah tiba. Kebanyakan dari mereka melontarkan kalimat, \u201clama banget dandannya sampe sejam\u2014tahu gitu <em>push<\/em> <em>rank<\/em> dulu aja tadi!\u201d<\/p>\n<p>Tak terkecuali saya dengan segala keluhannya yang tak jarang membuat gebetan ikut jengkel dan meminta agar dipahami saat lama berdandan. Pasalnya pasangan saya selalu berdalih, \u201caku berusaha cantik juga buat kamu. Kalau lama sedikit ya <em>mbok<\/em> sabar\u201d. Di satu sisi terkadang saya merasa luluh, di sisi yang lain saya tetap misuh dan terlintas di pikiran, \u201ciya, tapi nanti lelaki lain yang melirik juga banyak.\u201dKemudian tiba-tiba secara tidak sadar saya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/auk\/corak\/curhat\/hidup-penuh-insecure-mau-bahagia-kok-kebanyakan-mikir\/\">menjadi sosok lelaki <em>insecure<\/em>.<\/a><\/p>\n<p>Dari mulai pemilihan warna beserta jenis baju dan celana, warna lipstik, memakai <em>blush<\/em> <em>on<\/em>, bedak, <em>mascara<\/em>, membentuk alis, dan hal lainnya yang belum saya ketahui, semua harus saya hadapi dengan penuh kesabaran. Belum lagi jika sudah memakai itu semua dan tiba-tiba merasa ada ketidakselarasan warna, mau tidak mau diganti lagi\u2014dicocokan kembali sampai semuanya selesai.<\/p>\n<p>Hal tersebut juga biasa dilakukan oleh beberapa wanita saat berbelanja, tak jarang mereka cukup lama jika membeli apa yang dibutuhkan atau diinginkan \u2013apalagi saat mereka melihat ada angka diskon yang terpampang\u2014dari mulai pemilihan warna mana yang dianggap lucu sampai dengan melihat perbedaan harga sedetil mungkin. Beda 2000 rupiah bisa jadi akan menjadi masalah.<\/p>\n<p>Meskipun begitu, saya mengakui akan kejelian seorang wanita. Selain soal harga begitu juga dalam merias muka. Ini yang membuat lamanya waktu dandan sampai dengan tak terhingga \u2013sulit diperkirakan. Mulai dari penggunaan lipstik yang harus tertata rapi, pemakaian bedak yang merata, juga bagaimana menggambar alis dengan simetris\u2014sama dan seimbang antara kiri dan kanan.<\/p>\n<p>Jika lelaki dihadapkan dengan hal demikian, dalam hal ketelitian dan keuletan ketika merias diri belum tentu sama kecuali jika memang sudah jadi kebiasaan atau terlatih. Namun, perlu diketahui, saat ini para lelaki pun suka berdadan, khususnya dalam menata rambut lengkap dengan pomade dan sisir yang selalu dibawa\u2014untuk berjaga saja jika tatanan rambut berantakan.<\/p>\n<p>Sudahlah, akui saja wahai para lelaki, bahwa kita pun senang berdandan dengan cara kita masing-masing apalagi jika harus bertemu dengan sang pujaan hati. Dengan timbulnya salah tingkah dan seringkali bercermin saja, sudah membuat kita\u2014sebagai lelaki\u2014mau tidak mau berdandan agar dapat tampil maksimal.<\/p>\n<p>Saya pun menjadi saksi bagaimana rekan kerja di kantor mulai dari jam 8-9 pagi selalu <a href=\"https:\/\/tirto.id\/berbagai-bentuk-eyeliner-untuk-merias-diri-di-hari-raya-cMh9\">rutin merias diri mereka masing-masing<\/a>. Mulai dari merapikan baju, cuci muka, menyemprot parfum, sampai dengan menata rambut sambil berkaca yang biasanya menghabiskan waktu sekitar 15 menit. Lalu, apa bedanya dengan para wanita? Toh, kita semua memang senang berdandan dengan cara masing-masing.<\/p>\n<p>Perlu juga disadari juga bahwa, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/red\/rame\/kilas\/prabowo-disarankan-merombak-penampilan-demi-meraih-suara-pemilih-milenial\/\">memperhatikan penampilan juga menjadi hal penting<\/a> dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Saat kali pertama bertemu orang baru\u2014entah lelaki atau wanita\u2014yang dilihat dan mendapat penilaian pasti dari tampilan luar terlebih dulu, kan? Sebelum akhirnya berkenalan lebih jauh lewat percakapan. Jadi, sebaiknya tidak perlu berlebihan dalam menanggapi lamanya dandan yang dilakukan oleh seseorang.<\/p>\n<p>Bagi beberapa wanita, berdandan menjadi salah satu kegiatan yang disukai bahkan ada juga yang dijadikan hobi sampai dengan sumber rezeki\u2014menjadi MUA, <em>beauty vlogger<\/em>, dan lain sebagainya. Saya katakan demikian karena saya memiliki pasangan dan juga beberapa teman wanita yang memang suka sekali mengikuti perkembangan mengenai <em>make<\/em> <em>up<\/em>.<\/p>\n<p>Sama seperti beberapa teman lelaki yang suka nge-<em>gym<\/em> dengan alasan ingin membentuk badan agar terlihat atletis dan menarik di mata kaum hawa. Soal untuk kesehatan dan kebugaran fisik justru terkadang dilupakan.<\/p>\n<p>Hal tersebut semakin menegaskan bahwa baik kaum adam pun hawa, sama-sama suka dandan dengan caranya masing-masing untuk menarik perhatian lawan jenis. Ya, minimal untuk mengisi waktu luang dan menentukan gaya dan <em>make up<\/em> seperti apa yang cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari.<\/p>\n<p>Jadi, untuk para lelaki bersabarlah barang sebentar saja dan beri kesempatan bagi para wanita untuk mempercantik diri mereka. Toh, itu semua dilakukan untuk lelaki kesayangannya sekaligus menjadi salah satu sumber kebahagiaannya. Lagipula, lamanya wanita berdandan tidak akan sampai menunda waktu wisudamu kok. Kecuali memang dirimu malas menyelesaikan skripsi dengan segala keluhan yang ada.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi beberapa wanita, berdandan menjadi salah satu kegiatan yang disukai bahkan ada juga yang dijadikan hobi sampai dengan sumber rezeki.<\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":4591,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[12902],"tags":[1192,1190,383,70,1191,46],"class_list":["post-4509","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fesyen","tag-beauty-vlogger","tag-berdandan","tag-curhat","tag-kecantikan","tag-mua","tag-wanita"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4509","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4509"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4509\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4591"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4509"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4509"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4509"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}