{"id":4354,"date":"2019-06-22T08:00:56","date_gmt":"2019-06-22T01:00:56","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=4354"},"modified":"2022-01-14T12:49:38","modified_gmt":"2022-01-14T05:49:38","slug":"belajar-kenyataan-hidup-dari-iklan-sprite-versi-nyatanya-hidup-gak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/belajar-kenyataan-hidup-dari-iklan-sprite-versi-nyatanya-hidup-gak\/","title":{"rendered":"Belajar Kenyataan Hidup dari Iklan Sprite Versi \u201cNyatanya, Hidup Gak\u2026\u201d"},"content":{"rendered":"<p>Hadirnya Cak Lontong dalam iklan Sprite membuat minuman berkarbonasi itu terlihat segar sekali. Selain <em>shot-shot<\/em> pada kejernihan air, gelembung-gelembung soda, kristal es batu, dan irisan <em>lemon-lime<\/em>, suara Cak Lontong yang khas menjadi bumbu utama. Sprite menggiring penonton pada citra minuman yang menyegarkan. Seakan-akan <em>ngawe-ngawe<\/em> untuk segera diteguk <em>rame-rame<\/em>.<\/p>\n<p>Iklan Sprite begitu banyak. Akan tetapi, dari sekian banyak itu, saya menyukai iklan dalam serial \u201cNyatanya, Hidup Gak\u2026\u201d Pada serial ini, saya bisa belajar banyak dari iklan Sprite.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Nyatanya, Hidup Gak Seserem Film Horror<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Poin pertama ini, terdapat dua versi iklan, yaitu hotel tua dan parkiran.<\/p>\n<p>Versi hotel tua\u2014digambarkan seorang perempuan yang sedang ketakutan karena merasa hotelnya angker. Keangkeran ini didukung oleh sebuah lukisan perempuan Jawa menari\u2014arahnya ke lukisan Nyi Roro Kidul\u2014dan sebuah aroma melati. Untuk mengatasi ketakutan, perempuan tersebut <em>video call<\/em> seorang laki-laki melalui laptopnya. Setelah sekian banyak ketakutan dikerahkan, perempuan ini melihat sebuah pengharum ruangan pada sebuah dinding kamar. Ternyata aroma melati keluar dari sana.<\/p>\n<p>Versi parkiran\u2014digambarkan tiga laki-laki berjalan dalam parkiran dengan cengengesan. Tidak disangka, mereka bertemu dengan sesosok perempuan berbaju putih. Dua laki-laki sempat kelabakan dan pingsan, sedang satu laki-laki tetap berdiri.\u00a0Ternyata, setelah sosok perempuan itu berdiri, dia hanya perempuan yang sedang mengecek ban mobilnya. Pakaiannya yang menyerupai hantu hanyalah <em>cosplay<\/em>. Penggambaran <em>cosplay<\/em> ini didukung oleh lewatnya teman-teman perempuan yang berpakaian serupa.<\/p>\n<p>Iklan ini mengajak kita untuk tidak segampang itu percaya dengan mitos. Semua bisa diatasi dengan pikiran yang jernih dan segar\u2014sesegar Sprite.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>Nyatanya, Hidup Gak Sebombastis Film Aksi<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Versi ini digambarkan seorang pemuda korban film. Ia menjalani hidupnya sebombastis film aksi. Cara jalannya digambarkan <em>slow<\/em> <em>motion<\/em> dan berharap di akhir cerita, dia juaranya. Nyatanya, tidak seperti itu. Harapannya sia-sia.<\/p>\n<p>Di dalam kehidupan nyata, tidak ada adegan-adegan serupa film aksi. Dirinya berakhir dengan tragis. Dia yang hendak naik angkot pun tertinggal. Bahkan di akhir adegan, digambarkan seorang perempuan naik angkot yang dikejar pemuda tadi. Betapa menyakitkannya. Hidup memang tidak sebombastis angan-angannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>Nyatanya, Hidup Gak Kayak Drama Korea<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Versi ini menceritakan seorang mahasiswi korban drama Korea. Seperti bayangannya dalam drama, ketika dia memberi kode-kode kepada laki-laki, maunya ditanggapi. Nyatanya tidak seperti itu.\u00a0Waktu itu hujan dan mahasiswi ini memberi kode dengan kata \u201chujan\u201d dan \u201cdingin\u201d. Laki-laki di sampingnya pun mengambil jaket dan seolah ingin memberikannya pada mahasiswi tersebut\u2014tapi nyatanya dipakai sendiri.<\/p>\n<p>Di lain kesempatan\u2014di sebuah kampus, mahasiswi itu berjalan dan ketika berpapasan dengan laki-laki, ia menjatuhkan diri. Mahasiswi itu berharap akan ditolong seperti dalam drama. Lengkap dengan <em>zoom-in<\/em> di adegan pegangan tangan dan tatapan mata. Nyatanya tidak seperti itu. Laki-laki tersebut <em>melengos<\/em> begitu saja. Bahkan ketika mahasiswi itu mengeluh, \u201cOppa~\u201d\u2014malah seorang kakek-kakek menghampirinya. Menyedihkan, bukan?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>Nyatanya, Hidup Gak Seindah Medsos Selebriti<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Poin terakhir ini terdiri dari tiga versi, yaitu vlog seleb, foto seleb makanan, dan foto seleb sandangan.<\/p>\n<p>Versi vlog seleb\u2014menceritakan seorang <em>vlogger<\/em> yang bergaya seperti menghadiri sebuah acara megah. Nyatanya, dia hanya numpang pada sebuah acara dan kemudian diusir oleh keamanan yang menjaga.<\/p>\n<p>Versi foto seleb makanan\u2014menceritakan seorang pemuda yang sedang makan di restoran. Sebagaimana tabiatnya, ia memotret sajian sebelum dimakan. Karena merasa harus terlihat mewah, pemuda ini sampai mencari meja yang sajiannya ditinggal pelanggan. Tidak untuk dicuri dan dimakan. Hanya <a href=\"https:\/\/mojok.co\/hsw\/konsultasi\/celengan\/mudik-lebaran-gaya-gayaan-bikin-nelangsa\/\">difoto dan diunggah demi gaya-gayaan<\/a>. Pas ketahuan, wajahnya sungguh kasihan.<\/p>\n<p>Versi foto seleb sandangan\u2014menceritakan seorang perempuan yang gonta-ganti <em>sandangan<\/em> untuk diunggah dalam media sosialnya. Setelah sekian <em>sandangan <\/em>diluncurkan, ada saja netizen yang <em>mbacot<\/em> serampangan. Ada yang membuka kedok si perempuan yang ternyata hanya foto-foto di ruang ganti, karena <em>security tag<\/em>-nya lupa ditutupi. Karena malu, perempuan itu pun pergi.<\/p>\n<p>Selama ini kita sering terkurung dalam stigma-stigma. Padahal stigma tersebut pun dulunya, kita sendiri yang menciptakannya. Ironis memang, kita terperangkap oleh ciptaan kita sendiri. Ya, sebagaimana hari-hari kita sekarang ini. Bisa dipastikan, setiap hari kita menatap layar komputer atau gawai. Bahkan, anak-anak kecil seusia TK, bisa YouTube-an sampai larut malam. Apa nggak mengerikan?<\/p>\n<p>Selain <a href=\"https:\/\/tirto.id\/cibiran-stigma-jadi-alasan-masyarakat-permisif-sikapi-bunuh-diri-dfF1\">terperangkap oleh stigma<\/a>, hidup kita tenggelam oleh nilai. Setiap gerak laku kita seolah mesti dipublikasikan untuk memperbanyak jam terbang. Selain itu, citra-citra yang ditampilkan pun hanya yang baik. Kalaupun tidak baik, pasti yang kontroversial, sehingga bisa mendobrak rating.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari sekian banyak itu, saya menyukai iklan dalam serial \u201cNyatanya, Hidup Gak\u2026\u201d Pada serial ini, saya bisa belajar banyak dari iklan Sprite.<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":4398,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13080],"tags":[1136,1138,1135,1137],"class_list":["post-4354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-personality","tag-cak-lontong","tag-hidup-gak","tag-iklan-sprite","tag-nyatanya"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4354"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4354\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4398"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}