{"id":4288,"date":"2019-06-21T08:00:15","date_gmt":"2019-06-21T01:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=4288"},"modified":"2022-01-14T12:52:54","modified_gmt":"2022-01-14T05:52:54","slug":"beruntungnya-menjadi-anak-yang-tak-terlalu-higienis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/beruntungnya-menjadi-anak-yang-tak-terlalu-higienis\/","title":{"rendered":"Beruntungnya Menjadi Anak yang Tak Terlalu Higienis"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu merek detergen ternama di Indonesia <del>bernama Rinso<\/del> menggunakan <em>tagline<\/em> &#8220;berani kotor itu baik&#8221; dalam tiap iklannya. <em>Tagline<\/em> ini kemudian dibuktikan oleh laporan kesehatan yang ditulis oleh Tempo.\u00a0Pada berita tersebut dikatakan bahwa terlalu\u00a0higienis\u00a0atau menjaga kebersihan ternyata akan membuat anak mudah sakit. Padahal kotor juga\u00a0diperlukan agar imunitas atau sistem kekebalan tubuh pada anak terbentuk.<\/p>\n<p>Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan alergi imunologi RS Premier Bintaro, dr. Prasna Pramitha, SpPD, K-AI, FINASIM, MARS mengatakan bahwa sebagai orang tua jangan terlalu takut untuk menjadi &#8216;agak jorok&#8217;.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau membiasakan terlalu steril akhirnya bisa aja (anak) jadi mudah sakit,&#8221; ujar dia dalam acara Sequis di Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019. &#8220;Contoh, orang yang nggak biasa jajan sembarang, terus dia makan langsung deh sakit. Jadi pokoknya kita hidup agak lebih kotor,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Menurut dr. Prasna, tubuh butuh membentuk antibodi yang berguna untuk imunitasnya lewat sesuatu yang tak bersih.<\/p>\n<p>Lagipula, jika anak terlalu dilarang untuk melakukan sesuatu karena dianggap kotor, justru akan membuatnya kurang kreatif.<\/p>\n<p>&#8220;Ada yang sampai mandi aja pakai Aqua, itu kan udah enggak benar. Mandi ya tetap mandi seperti biasa air yang ada. Jadi dia pun dari tubuh sendiri bisa membentuk antibodi. Akhirnya dengan lingkungannya kalau dia nggak bisa kena kotor begitu kena malah jadi dia sakit,&#8221; ujarnya menjelaskan.<\/p>\n<p>Ada beberapa penyakit yang paling banyak diderita oleh seseorang yang terlalu higienis seperti tifus dan flu.\u00a0&#8220;Biasanya seperti tifus karena kurang jajan. Biasanya juga mungkin flu bisa sering terjadi karena lewat udara,&#8221; katanya.\u00a0Demikian informasi dan berita yang saya kutip dari Tempo yang saya akses pada 19 Juni 2019.<\/p>\n<p>Dari membaca berita ini, kok saya jadi merasa termasuk orang yang beruntung\u2014loh kok bisa? Sewaktu kanak-kanak saya hidup di lingkungan padat penduduk yang agak kumuh di kampung Rawaweh. Sebuah kampung pinggiran kota di wilayah Kotabumi.<\/p>\n<p>Segala macam penyakit pasti pernah mampir ke kampung ini. Dari mulai diare, muntaber, gatal-gatal, borok, congek, flu, demam berdarah, sampai hipertensi pernah diderita oleh masyarakat kampung saya ini.\u00a0Namun <em>alhamdulillah<\/em> selama tinggal di sana saya tidak sekalipun mendapat penyakit yang macam-macam\u2014paling parah dan paling <em>pol<\/em> adalah saya pernah kesambet. Saya tak sengaja bersentuhan dengan mahluk gaib, kemudian mahluk gaib tak terima dan mengerjai saya dengan satu penyakit yang sulit untuk disembuhkan oleh ilmu kedokteran dan medis.<\/p>\n<p>Ingatan sewaktu kecil ini kemudian membawa saya untuk mengingat kejadian-kejadian <del>kotor<\/del> tak higienis yang dulu pernah saya lakukan seperti mengambil makanan jatuh yang belum sampai 5 menit karena sayang.\u00a0Memakan makanan sisa entah milik siapa, memakan remahan sisa gorengan yang tentu saja ini tak baik kesehatan tubuh, mencuri buah-buahan di pohon tetangga sebelah dan memakannya langsung tanpa dibersihakn dan dicuci terlebih dahulu. Memakan telor ayam broile secara langsung yang di cangkangnya masih ada sisa <em>telek<\/em>.\u00a0Mencari kelereng di dalam siring\u2014got kecil\u2014, bermain bola di lapangan lumpur, mandi di komplek perumahan kumuh yang sedang banjir bercampur comberan. Tentu saja aktivitas saya pada saat kecil itu <del>sangat jorok dan kotor<\/del> tak ada higienis-higienisnya <em>blas<\/em>.<\/p>\n<p>Itulah sedikit hal-hal <del>kotor<\/del> tak higienis yang pernah saya lakukan dan masih saya ingat hingga sekarang. Mungkin hal tersebutlah yang membentuk ketahanan tubuh saya sampai saat ini <em>subhanallah <\/em>sehingga saya tidak gampang sakit <del>hati<\/del>.<\/p>\n<p>Membaca informasi tersebut tentu saja kita boleh mengamininya atau mengamit-amitinya. Karena setiap orang pasti memiliki perspektif yang berbeda-beda\u2014setiap isi kepala orang berbeda-beda.\u00a0Hanya saja pengalaman dan ilmu pengetahuan telah membuktikan. Bahwa ketahanan tubuh seseorang akan terbentuk manakala ia terdampak suatu penyakit dari sebuah kuman ataupun virus yang lekat dengan sesuatu tak higienis yang ada di sekelilingnya. Hal ini akan membangunkan sistem kekebalan dan memperkuat imunitas tubuh yang sedang tertidur di dalam diri seseorang.<\/p>\n<p>Maka beruntunglah bagi para pembaca sekalian bila saat kecil juga pernah melakukan hal-hal <del>kotor<\/del> tak higienis seperti saya.\u00a0Tapi setelah itu jangan lupa mandi, makan-makanan bergizi, dan segera bertobat yhaaa~<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Maka beruntunglah bagi para pembaca sekalian bila saat kecil juga pernah melakukan hal-hal kotor tak higienis seperti saya.<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":4310,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[13641],"tags":[1107,1106,1108,1105,599],"class_list":["post-4288","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","tag-anak-kecil","tag-berani-kotor","tag-hidup-sehat","tag-higienis","tag-nostalgia"],"modified_by":"Ibil S Widodo","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4288","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4288"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4288\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4288"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4288"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4288"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}