{"id":421137,"date":"2026-10-10T08:48:48","date_gmt":"2026-10-10T01:48:48","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=421137"},"modified":"2026-10-10T08:48:48","modified_gmt":"2026-10-10T01:48:48","slug":"5-dosa-atm-bersama-di-indomaret-yang-bikin-nasabah-kapok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-dosa-atm-bersama-di-indomaret-yang-bikin-nasabah-kapok\/","title":{"rendered":"5 dosa ATM bersama di Indomaret yang bikin nasabah kapok"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yakin masing-masing dari kita sudah punya aplikasi m-banking di HP. M-banking memudahkan kita untuk transaksi apa saja cukup dengan klik-klik layar. Meskipun begitu, kita juga tetap membutuhkan mesin ATM <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-alasan-saya-lebih-nyaman-ambil-uang-di-atm-daripada-di-bri-link\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">untuk beberapa transaksi tertentu<\/a>. Dan ketika nggak menemukan ATM milik bank tempat kita menjadi nasabah, ATM Bersama di Indomaret adalah tempat yang kita rasa paling tepat untuk didatangi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaan ATM Bersama, khususnya yang ada di Indomaret, sangatlah membantu kita, para nasabah. Sekalian belanja, kita bisa sekalian tarik tunai atau melakukan transaksi lainnya di tempat yang sama. Tanpanya, kita harus mampir lagi ke ATM yang lain, yang kadang membuat kita harus bayar parkir lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun eksistensinya menguntungkan dan memudahkan, mesin uang keroyokan ini juga punya dosa yang membuat kita sebagai nasabah rugi bahkan kapok.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Duit nggak keluar, saldo berkurang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dosa ini saya letakkan di nomor pertama karena efek sampingnya bisa membuat nasabah geram, kecewa, tapi hanya bisa pasrah. Untuk transaksi tertentu pada jaringan ATM Bersama, ada biaya transaksi gagal karena saldo tidak cukup\/salah PIN.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh situasinya kayak gini. Kita pengin <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/gen-z-nggak-ke-atm-tapi-langsung-tarik-tunai-sama-teman-sendiri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tarik tunai<\/a> sebesar Rp100 ribu, tapi ternyata saldo kita sisa Rp80 ribu. Otomatis uang yang mau kita ambil nggak akan keluar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, plot twist-nya adalah, saldo kita akan terpotong Rp3 ribu karena mereka memberlakukan biaya administrasi saat transaksi tapi saldo nggak cukup. Untuk anak kos yang duitnya sisa tipis banget di akhir bulan tapi masih kena biaya transaksi Rp3 ribu ini rasanya ngenes banget sih.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Di ATM Bersama, cek saldo saja bayar<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan cek saldo di ATM bank tempat kita menjadi nasabah, cek saldo di ATM keroyokan itu dipungut biaya. Bayangin deh, kita cuma mau tahu berapa saldo yang tersisa di rekening, eh sesudahnya kita harus bayar Rp 4ribu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kaum mendang-mending yang hidup in this economy, Rp4 ribu itu nominal yang besar kalau dikeluarkan untuk \u201chal sepele\u201d. Kita saja kalau mau transfer uang beda bank akan kita akali dengan pakai Flip biar nggak kena biaya banyak, lah ini cek saldo doang harus bayar setara dua kali parkir.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Nggak ngasih struk, atau struk kehabisan tinta<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah nggak kalian sudah selesai transaksi di ATM Bersama di Indomaret dan pengin mencetak struk, tapi struknya nggak keluar? Atau saat keluar, tulisan di struknya seakan hidup segan mati tak mau? Tulisannya cuma kelihatan kalau diterawang dengan penuh penghayatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, banyak nasabah yang butuh bukti transaksi berupa struk. Bukan untuk koleksi menuh-menuhin dompet semata, melainkan untuk laporan, bukti pembayaran, reimbursement, atau mencocokkan transaksi.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Nggak punya pecahan Rp50 ribu, apalagi Rp20 ribu<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mesin ATM Bersama menerima uang dengan <a href=\"https:\/\/www.idntimes.com\/business\/finance\/daftar-lokasi-atm-pecahan-20-ribu-10-ribu-di-jogja-q9t03-00-g9v5v-zq1gf3\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nominal Rp20 ribu<\/a>, Rp50 ribu, dan Rp100 ribu untuk setor tunai. Tapi sebaliknya, saat mau tarik tunai, sebagian besar ATM Bersama yang ada di Indomaret hanya menyediakan uang pecahan Rp100 ribu. Makanya, yang punya uang pecahan Rp50 ribu itu langka banget, apalagi Rp20 ribu yang mungkin mustahil ditemukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak jarang uang pecahan Rp100 ribu yang baru diambil dari ATM Bersama ini malah bikin nasabah tambah boros. Misalnya, kita tarik tunai di ATM Bersama sekalian belanja di Indomaret. Mengingat uang segar yang barusan kita ambil punya nominal yang besar, nggak menutup kemungkinan kasir belum punya kembalian. Alhasil kita malah jadi belanja lebih banyak biar bisa dapat kembalian.<\/span><\/p>\n<h2><b>#5 Nggak ngasih informasi saat ATM Bersama rusak<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dosa klasik yang satu ini bikin nasabah sebal karena waktunya jadi terbuang sia-sia. Terkadang nggak ada informasi jika mesinnya lagi nggak bisa digunakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau sejak awal tertulis \u201cMaaf, ATM sedang offline\u201d atau \u201cMaaf, ATM sedang tidak dapat digunakan\u201d, kita kan bisa langsung pergi dan cari ATM lain. Tapi kalau nggak ada informasi semacam ini dengan posisi kita sudah memasukkan kartu, memilih bahasa, memasukkan pin, dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-aturan-tidak-tertulis-saat-pakai-mesin-atm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">siap untuk transaksi<\/a> tapi ternyata ATM nggak bisa digunakan, kan potek rasanya hati ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ATM Bersama di Indomaret memang kadang menjadi penyelamat dalam keadaan darurat saat kita butuh uang tunai. Tapi setelah sadar dosa-dosa ini, mending ke ATM bank kita masing-masing aja nggak, sih?<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><b>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/3-dosa-atm-indomaret-dan-alfamart-yang-terlalu-sering-dimaklumi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 dosa ATM Indomaret dan Alfamart yang sudah terlalu sering kita maklumi, padahal bikin nggak nyaman<\/a><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p class=\"p1\"><i>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara<\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i>\u00a0ini\u00a0<\/i><\/a><i>ya.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ATM Bersama di Indomaret memang kadang menjadi penyelamat dalam keadaan darurat. Tapi kadang ada aja masalah yang bikin kapok.<\/p>\n","protected":false},"author":1077,"featured_media":421138,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[13078],"tags":[27488,35244,35242,35243,1224,26206],"class_list":["post-421137","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gaya-hidup","tag-atm-20-ribu","tag-atm-50-ribu","tag-atm-bersama","tag-atm-bersama-indomaret","tag-indomaret","tag-mesin-atm"],"modified_by":"Yamadipati Seno","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/421137","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1077"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=421137"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/421137\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":421139,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/421137\/revisions\/421139"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/421138"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=421137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=421137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=421137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}