{"id":418831,"date":"2026-09-24T14:36:21","date_gmt":"2026-09-24T07:36:21","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=418831"},"modified":"2026-09-24T14:36:21","modified_gmt":"2026-09-24T07:36:21","slug":"jalan-pakem-turi-jalan-alternatif-dari-jogja-menuju-magelang-yang-bebas-stres","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalan-pakem-turi-jalan-alternatif-dari-jogja-menuju-magelang-yang-bebas-stres\/","title":{"rendered":"Jalan Pakem-Turi, jalan alternatif dari Jogja menuju Magelang yang bebas stres dan kemacetan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai orang Klaten yang berkuliah di Magelang, jalan Pakem-Turi adalah jalur utama yang sudah menemani saya selama 2 tahun terakhir. Saya malah tidak pernah lagi melalui jalan Jogja-Solo, seperti kebanyakan orang lain yang bepergian ke Magelang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memilih rute jalan ini bukanlah suatu kebetulan semata, melainkan memang keputusan yang saya ambil dengan penuh kesadaran untuk menyelamatkan mental dari padatnya lalu lintas jalan utama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya mencoba jalan Pakem-Turi untuk pertama kali itu atas rekomendasi dari teman satu daerah asal. Saat itu, saya masih melewati jalan Jogja-Solo yang terkenal dengan kepadatannya. Pulang dari Magelang rasanya melelahkan, berangkatnya apalagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, kini berbeda. Perjalanan pulang dari Magelang ke <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kabupaten_Klaten\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Klaten<\/a> yang awalnya selalu terasa melelahkan, mendadak berubah jadi agenda rutin yang selalu saya tunggu-tunggu setiap bulannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, saya sudah tidak mau lagi melewati jalan Jogja-Solo setelah semester satu berakhir. Bayangkan saja, belum memulai perjalanan saja sudah terbayang-bayang kondisi jalanan yang padat, panas, dan melelahkan itu. Perasaan yang awalnya terasa senang ingin segera berkumpul dengan keluarga dan merasakan masakan ibu, pudar akibat terbawa suasana emosi di jalanan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Jalan Jogja Solo Vs Jalan Pakem-Turi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, jalan Jogja-Solo adalah jalur utama untuk menuju banyak daerah di Jogja. Dari jalan ini, menuju jalan Magelang lebih mudah. Tapi, macetnya minta ampun. Di sinilah Jalan Pakem-Turi bersinar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dilihat secara detail, keunggulan melewati jalan Pakem-Turi ini terasa dari kualitas aspalnya yang mulus dan nyaman, tidak kalah dengan jalan utama. Di kanan-kiri, kita disuguhi pemandangan asri, seperti lahan pertanian warga, kebun salak, hingga pepohonan hijau di sepanjang jalannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilihat dari segi efisiensi, melewati jalan ini terbukti dapat menghemat waktu tempuh. Berangkat dari Magelang ke Klaten saya biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam 45 menit hingga 2 jam saja. Suhu udaranya juga masih terasa sangat adem, asri, dan tak harus bergelut melawan polusi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, jika melewati jalan utama Jogja-Solo, waktu perjalanan yang seharusnya hanya memakan waktu 2 jam hingga 2,5 jam sering kali molor akibat kepadatan kondisi jalan. Kita harus berhadapan langsung dengan banyaknya lampu merah yang dilalui, mulai dari Jombor hingga area sekitar Bandara Adisutjipto.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berhenti di lampu merah jalur tersebut rasanya seperti dipanggang di bawah teriknya matahari Jogja tanpa bisa berteduh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan antara kedua jalur ini juga terlihat sangat mencolok dari kepadatan lalu lintasnya. Jalan Jogja-Solo setiap harinya dipenuhi oleh ribuan kendaraan. Mulai dari mobil yang sering ngawur menyerobot, bus ugal-ugalan, dan truk besar yang menyemburkan asap hitam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, kondisi jalan di Pakem-Turi memang juga ada kendaraan jenis itu. Bedanya lebih manusiawi dan tidak sepadat kondisi jalan di Jogja-Solo.<\/span><\/p>\n<h2><b>Menikmati perjalanan tanpa stres pulang ke rumah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya benar-benar menikmati setiap detik perjalanan melewati jalan Pakem-Turi ini. Bagi saya, jalanan ini menjadi saksi bagaimana keadaan saya saat pulang ke rumah. Bahkan, saking terbawa suasana yang tenang jalan ini, saya bisa saja memikirkan hal-hal random yang sebelumnya belum ada dipikiran saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya juga pernah menangis di jalan ini karena lelah dengan kehidupan di perkuliahan, dan seolah suasana jalan ini menjadi penenang bagi saya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dulu, saat masih melewati jalan Jogja-Solo, setiap sampai di rumah saya masih terbawa suasana emosi akibat kondisi jalanan yang padat, panas, dan bising. Saya yang seharusnya pulang dengan wajah gembira telah bertemu keluarga, malah berubah menjadi penuh emosi dan tidak bersemangat karena energi habis di jalan. Adanya jalan Pakem-Turi ini membantu saya menjaga kestabilan emosi dan menghemat tenaga saya di perjalanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semenjak melewati jalan ini, saya tidak merasa berat saat ingin pulang ke rumah. Perjalanan yang dulunya saya anggap hal yang paling malas, sekarang malah menjadi momen yang selalu saya tunggu setiap bulannya. Coba deh sesekali, kalian melewati jalan Pakem-Turi kalau mau berkunjung ke Magelang. Dijamin tenang, dijamin nyaman.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Arsya Listya Eka Pramudita<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/penderitaan-setiap-hari-melaju-di-jalan-tempel-turi-sleman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Penderitaan yang Saya Rasakan Setiap Hari Melaju di Jalan Tempel-Turi Sleman<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a> ya<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jalan Pakem-Turi adalah jalan alternatif menuju Magelang yang lebih oke bagi saya, warga Klaten, bukan Jalan Jogja-Solo yang lebih terkenal.<\/p>\n","protected":false},"author":3319,"featured_media":418833,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[1],"tags":[35078,7156,16301,35077],"class_list":["post-418831","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-jalan-alternatif-jogja-magelang","tag-jalan-jogja-solo","tag-jalan-magelang","tag-jalan-pakem-turi"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418831","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3319"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=418831"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418831\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":418834,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418831\/revisions\/418834"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/418833"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=418831"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=418831"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=418831"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}