{"id":418496,"date":"2026-09-22T12:28:24","date_gmt":"2026-09-22T05:28:24","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=418496"},"modified":"2026-09-22T14:18:45","modified_gmt":"2026-09-22T07:18:45","slug":"5-pidato-prabowo-paling-memotivasi-dan-lucu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/5-pidato-prabowo-paling-memotivasi-dan-lucu\/","title":{"rendered":"5 Pidato Prabowo paling lucu, bikin kita semua tertawa bingung"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mulai, Aku ingin menyampaikan klarifikasi. Saya bukan pengamat dan ahli, jadi tidak goblok. Juga bukan antek asing karena gagap bahasa Inggris. Saya hanya ingin mengapresiasi pidato presiden kita, yang terhormat Bapak Prabowo Subianto. Karena pidato blio tidak hanya hebat, menggetarkan, dan meresahkan. Tapi juga LUCU!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pidato Prabowo memang luar biasa LUCU. Tanpa perlu baca teks yang disiapkan, blio meraung sebagai macan Asia. Bahkan dibandingkan dengan pidato Sukarno pun layak. Bedanya hanya perkara guncangannya. Sukarno mengguncang Nekolim, Prabowo mengguncang IHSG. Sukarno pidato dengan njelimet, Prabowo pidato dengan LUCU! LUCU BANGET POKOKNYA.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu Aku tidak bisa mencatat semua pidato Presiden Prabowo, kecuali mau menulis setebal buku kronik Muhidin M Dahlan. Aku hanya memilih 5 pidato paling LUCU. Yang bisa membuat kita tersenyum getir dan membatin, \u201cLUCU banget presidenku ini.\u201d<\/span><\/p>\n<h2><b>Ndasmu di depan petani-nelayan Gorontalo<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu tidak afdal kalau tidak membahas pidato Presiden Prabowo tanpa melibatkan kata-kata \u2018ndasmu\u2019. Sayang sekali, pidato \u2018ndasmu etik\u2019 terjadi saat masih masa kampanye. Tapi tenang saja, presiden kita tidak kekurangan diksi LUCU ini di masa menjabatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Presiden Prabowo menyebutkan kata sakral ini pada saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani dan Nelayan Andalan XVII. Tepatnya di Gorontalo, 24 Juni 2026. Awalnya membahas masa lalunya sebagai ketua HKTI. Pokoknya tani banget!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu Prabowo menyinggung harus mengatur ucapan di depan wartawan. Lalu berujar, \u201cSaudara-saudara sekalian, pembangunan harus dilaksanakan dengan baik. Para petani dan nelayan harus kerja keras. Dan tidak boleh minta untung besar-besar, ya. Dan kita semua berharap suatu saat di kelak kemudian hari, kekayaan yang ada dinikmati segelintir orang akan pelan-pelan netes ke bawah. NDASMU, eh sorry. Sorry.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata sakral itu diucapkan, dengan janji manis bahwa presiden kita membela petani kecil! Luar biasa kekuatan \u2018ndasmu\u2019 ini.<\/span><\/p>\n<h2><b>Antek-antek asing di pembekalan guru SD<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya Aku garuk-garuk kepala mendengar pidato Prabowo ini ini. Kenapa harus membahas antek-antek asing di pembekalan guru dan kepala sekolah rakyat? Ternyata Aku yang goblok. Presiden Prabowo sangat visioner. Bahwa perlu membekali para guru sekolah rakyat dengan ancaman nyata kekuatan asing yang ingin menghancurkan negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di hadapan ribuan guru dan kepala sekolah, Prabowo mengingatkan ancaman ini. Ada segelintir orang yang sadar atau tidak sadar menjadi antek-antek asing. \u201cSaya katakan mereka sadar mereka antek asing. Mereka tidak suka Indonesia bangkit. Saya katakan mereka tidak suka Indonesia bangkit. Tapi kita yang akan bangkit bersama Indonesia!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penonton bertepuk tangan. Mengagumi keberanian presiden kita, mantan anggota BoP, menggugat antek asing di depan londo ireng (baca: wartawan). Terdengar tawa tertahan, tanda pidato ini menggetarkan dan LUCU.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayang sekali, Aku tidak bisa memasukkan pidato kampanye, \u201cHAEE ANTEK-ANTEK ASENG!\u201d Padahal inilah puncak LUCU dari pidato blio. Tapi tenang saja, kamu juga tidak akan kekurangan antek asing dalam pidato blio.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pidato Prabowo menyebut senjata nuklir di depan KADIN<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Detak jantungku makin cepat. Keringat dingin menetes di dahi. Semua karena harus menulis bagian paling LUCU dan berani dalam sejarah pidato presiden. Di hadapan pengurus <a href=\"https:\/\/kadin.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kamar Dagang Indonesia<\/a> (KADIN) pada 31 Juli 2026, Presiden Prabowo menyebut rahasia paling angker di dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Presiden kita menyebut Iran telah memiliki senjata nuklir. Lalu menggambarkan kemungkinan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, hingga Mesir akan mengikuti langkah serupa. Kemudian\u2026 pidato Prabowo terpotong siaran iklan. Tentu saja pidato seberani ini tidak mampu ditampung orang-orang bodoh di seluruh dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keangkeran pidato ini membuahkan penahanan dua penyebar konten. Menandakan betapa LUCU dan beraninya presiden kita membahas hal sensitif. Ayatollah Ali Khamenei pasti tertawa di alam baka. Tapi kalau bukan Prabowo, siapa lagi yang berani? Trump, Xin Jinping, bahkan Putin akan pikir dua kali. Tapi tidak dengan presiden kita. Pemberani memang, aku akui.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pidato Prabowo menyuruh tanam padi saat panen raya TNI<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar pidato Prabowo ini, Aku langsung tertegun. Lalu menyeletuk, \u201cBener juga! Kenapa ga kepikiran dari kemarin?!\u201d Karena pidato saat Panen Raya Serentak di Malang, Presiden Prabowo memberi ide brilian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prabowo menyinggung banyak pakar (yang beberapa bulan kemudian dibilang goblok) Indonesia akan jadi negara terkaya ke-4 di 2050. Maka penting untuk memperkuat lini pangan. Presiden Prabowo juga menyinggung pihak yang selalu sambat karena beras mahal. Jujur, Aku sebagai konsumen Beras SPHP merasa tersindir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKalau petani beras enggak boleh dapat penghasilan yang tinggi, ya suruh mereka tanam padi sendiri!\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata inilah solusi yang tidak pernah dibahas presiden lain. Saat mendengar pidato Prabowo itu, Aku langsung melompat dan berlari ke halaman. Ingin segera menanam padi seperti TNI dan Polri. Sampai teringat kalau Aku tidak punya sawah. Dan tidak punya uang untuk membeli lahan, bahkan sekadar untuk makam nanti.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pakar goblok di ulang tahun PAN<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum pidato Gontor, tentu pidato Prabowo ini adalah yang paling LUCU. Presiden Prabowo yang reuni dengan kawan lama di HUT ke-28 PAN tidak hanya menyapa. Tapi juga menunjukkan semangat membara demi rakyat. Juga menyinggung tukang fitnah yang kata blio lebih kejam dari pembunuhan. Fitnah apa? Tentu fitnah kalau negara kita sedang dalam krisis dan salah urus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membahas bahwa Presiden Prabowo bersumpah akan melihat Indonesia, para pemfitnah kena tegur yang LUCU. \u201cTerserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar. Saking pintarnya, saking pintarnya, jadi goblok.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mampus kalian para pakar yang suka memfitnah! Pada Jumat, 19 September 2026, kalian dimarahi presiden kita! Makanya jangan bahas data krisis saja. Kalian harus ingat, KITA BANGSA YANG BESAR!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah kubilang, ada banyak pidato LUCU yang tidak tercantum. Aku hanya bisa merangkum 5 pidato paling LUCU. Dan pastinya akan lebih banyak di masa depan. Maklum, Presiden Prabowo selalu punya ide luar biasa setiap freestyle di depan mic. Jadi mari kita nantikan pidato dan polah LUCU presiden kita berikutnya!<\/span><\/p>\n<p><em>Sumber gambar: <a href=\"http:\/\/kremlin.ru\/events\/president\/news\/77222\/photos\/81984\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kremlin.ru via Wikimedia Commons<\/a><\/em><\/p>\n<p>Penulis: Prabu Yudianto<br \/>\nEditor: Rizky Prasetya<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <a href=\"https:\/\/mojok.co\/esai\/pak-prabowo-sebenarnya-apa-sih-yang-sampeyan-inginkan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pak Prabowo, Sebenarnya Apa, sih, yang Sampeyan Inginkan? Cuma Sekadar Pengin Jadi Presiden?<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\">ini<\/a>\u00a0ya.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saya hanya ingin mengapresiasi pidato presiden kita, yang terhormat Bapak Prabowo Subianto. Karena pidato beliau itu LUCU!<\/p>\n","protected":false},"author":793,"featured_media":418534,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[12905],"tags":[35025,35026,5104,699],"class_list":["post-418496","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-politik","tag-pidato-prabowo","tag-pidato-presiden-indonesia","tag-prabowo-subianto","tag-presiden-indonesia"],"modified_by":"Rizky Prasetya","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418496","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/793"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=418496"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418496\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":418535,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418496\/revisions\/418535"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/418534"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=418496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=418496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=418496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}