{"id":418488,"date":"2026-09-24T15:25:25","date_gmt":"2026-09-24T08:25:25","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=418488"},"modified":"2026-09-24T15:25:25","modified_gmt":"2026-09-24T08:25:25","slug":"bus-sinar-jaya-penyelamat-warga-cileungsi-yang-ingin-ke-soetta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/bus-sinar-jaya-penyelamat-warga-cileungsi-yang-ingin-ke-soetta\/","title":{"rendered":"Bus Sinar Jaya rute Cileungsi ke Bandara Soetta adalah penyelamat saya dari ongkos taksi online yang nggak masuk akal"},"content":{"rendered":"<p><em>Sebagai warlok Cileungsi, saya cuma mau mengucapkan terima kasih ke bus Sinar Jaya.<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warga Cileungsi seperti saya mengalami dilema tersendiri ketika ingin naik pesawat terbang. Ingin naik dari <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Bandar_Udara_Internasional_Halim_Perdanakusuma\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bandara Halim Perdanakusuma<\/a> yang jaraknya lebih dekat, tapi penerbangannya terbatas. Sementara naik dari Bandara Soekarno Hatta (Soetta) yang melayani lebih banyak penerbangan, jaraknya amat jauh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asal tahu saja, jarak Bandara Soekarno-Hatta atau Soetta lebih dari 65 kilometer dari Cileungsi. Dengan kata lain, perlu lebih dari 1 jam perjalanan untuk mencapai bandara. Apabila jalanan macet, waktunya akan menjadi lebih lama. Sekalipun jaraknya jauh, biasanya saya memutuskan naik pesawat dari Bandara Soetta daripada Bandara Halim Perdanakusuma. Ya, mau bagaimana lagi kalau penerbangan yang cocok dengan jadwal saya lebih banyak tersedia di sana.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beruntungnya, ada bus Sinar Jaya yang melayani rute Cileungsi-Soetta. Bus ini benar-benar penyelamat bagi saya, dan mungkin banyak warga Cileungsi lain. Kehadiran bus ini memungkinkan saya untuk menghemat ongkos perjalanan dari rumah ke bandara. Sungguh, membayangkan ke Bandara Soetta naik moda transportasi lain, benar-benar saya bisa boncos.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Armada Sinar Jaya yang terawat dan pilihan jadwalnya banyak<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaan bus Sinar Jaya rute Bandara Soekarno-Hatta benar-benar menjadi jawaban atas kebutuhan orang Cileungsi. Tidak hanya rute yang membantu, armadanya pun yang terawat, <em>full<\/em> AC dingin, dan fasilitas lengkap lainnya. Semua itu bisa diperoleh dengan harga yang terjangkau, sekitar Rp50.000-Rp100.000 saja sekali jalan. Titik kumpulnya pun strategis, Terminal Cileungsi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lagi jadwal keberangkatan yang teratur dan pilihan waktu yang pasti. Setiap jam hampir selalu ada bus Sinar Jaya yang berangkat. Jadi jangan khawatir tertinggal, tinggal cek saja jadwalnya. Pokoknya perjalanan kalian dijamin benar-benar nyaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kerap membayangkan, bagaimana ya kalau bus Sinar Jaya tidak membuka rute Cileungsi-Bandara Soekarno-Hatta. Saya dan mungkin banyak warga lain pasti kerepotan apabila ada penerbangan di Bandara Soetta.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memperoleh kenyamanan serupa selama perjalanan, mungkin saya akan memilih naik <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/mending-naik-bluebird-daripada-taksi-online-lebih-minim-drama\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">taksi <em>online<\/em><\/a> yang harganya bisa berkali-kali lipat daripada bus. Asal tahu saja, tarif taksi dari Cileungsi ke Soetta sekitar Rp300.000-Rp500.000 sekali jalan, tergantung <\/span><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/jalur-alternatif-cileungsi-cibubur-sering-macet-ekstrem-berangkat-subuh-jadi-ritual-wajib\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">peak hours<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau tidak. Tarif tersebut jelas sangat memberatkan, apalagi kalau ditanggung sendiri. Dihitung-hitung, sudah berapa persen dari harga tiket pesawat terbangnya. Perjalanan jadi terasa tak masuk akal.\u00a0 \u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menuliskan artikel ini membuat saya sungguh berterima kasih pada bus Sinar Jaya sudah melayani rute Cileungsi ke Bandara Soekarno-Hatta. Tanpa jalur ini, mungkin saya sudah bokek membayar ratusan ribu hanya demi mencapai bandara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Dodik Suprayogi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BACA JUGA<\/span> <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/36-jam-naik-bus-ke-sumatera-ditampar-kenyataan-pahit\/\"><b><i>36 jam naik bus ke Sumatera: ditampar tiket pesawat mahal, dikepung asap, dan menonton antrean solar di negeri sawit.<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini <\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terima kasih bus Sinar Jaya sudah melayani rute Cileungsi ke Bandara Soetta, saya jadi bisa hemat ongkos perjalanan ratusan ribu. <\/p>\n","protected":false},"author":2731,"featured_media":418851,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[12903],"tags":[15583,35079,483,19596,28550,18576,27477,19060,19867],"class_list":["post-418488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif","tag-bandara-soekarno-hatta","tag-bandara-soetta","tag-bus","tag-bus-sinar-jaya","tag-cileungsi","tag-po","tag-po-sinar-jaya","tag-sinar-jaya","tag-soetta"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2731"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=418488"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418488\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":418852,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418488\/revisions\/418852"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/418851"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=418488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=418488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=418488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}