{"id":417649,"date":"2026-09-16T12:33:21","date_gmt":"2026-09-16T05:33:21","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=417649"},"modified":"2026-09-16T12:37:35","modified_gmt":"2026-09-16T05:37:35","slug":"saran-kegiatan-untuk-purbaya-usai-nggak-jadi-menteri-keuangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/saran-kegiatan-untuk-purbaya-usai-nggak-jadi-menteri-keuangan\/","title":{"rendered":"4 kegiatan yang cocok untuk Purbaya setelah lengser dari jabatan menteri keuangan, bisa jadi trader hingga ternak ikan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiba-tiba 14 Oktober 2026 lalu Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari kursi Menteri Keuangan. Jabatan itu kemudian diisi oleh Suahasil Nazara. Kabar tersebut membuat semua orang kaget, bahkan Purbaya sendiri pun tampaknya tidak tahu-menahu karena di hari yang sama dia masih mengikuti agenda rapat bersama DPD.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yah apa yang dialami oleh Purbaya bisa dialami oleh siapapun. Niatnya memulai hari untuk menyelesaikan banyak pekerjaan, eh tiba-tiba tanpa ada informasi terlebih dulu, langsung diganti. Ini mirip pacar yang tiba-tiba minta putus terus langsung nikah sama teman sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, nggak apa-apa, melihat respon beliau yang menanggapinya dengan ceria, rasanya seperti melihat seseorang yang berhasil keluar dari <a href=\"https:\/\/mojok.co\/pojokan\/purbaya-dipecat-malah-lega-terbebas-dari-bos-toxic\/amp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">lingkungan kerja yang <\/a><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">toxic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih menarik lagi, ketimbang memikirkan jabatan selanjutnya, dia dengan santai bilang ingin pulang dan memancing di kolam belakang rumah. Sambil memancing, Purbaya bilang ingin melamun sambil merenungi kenapa dirinya dicopot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat itu, saya sebagai warga negara yang peduli pada beliau, punya usulan kegiatan yang mungkin bisa beliau lakukan tanpa meninggalkan hobi mancingnya. Yah setidaknya bisa tetap produktif dan eksis ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Setelah ini Purbaya bisa jadi trader karena memang keahliannya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesaat setelah dicopot dari kursi Menteri Keuangan, anaknya, Yudo Sadewa membuat postingan di media sosial yang mengatakan bahwa bapaknya akhirnya bisa tidur nyenyak dan menjadi trader. Saya pribadi setuju dengan pernyataan anaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Purbaya sendiri bilang, trading memang sudah menjadi keahliannya. Bahkan, pernyataannya yang nyentrik ketika<a href=\"https:\/\/www.mandirisekuritas.co.id\/id\/siaran-pers-artikel\/artikel\/apa-itu-ihsg\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> IHSG<\/a> merah, \u201cwaktunya serok\u201d, menandakan beliau memang paham betul cara kerja pasar saham.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau punya pengalaman, pengetahuan makro, uang juga pasti ada banyak. Jadi pilihan menjadi trader menjadi yang paling masuk akal bila disandingkan dengan hobi memancingnya. Nggak ribet dan bisa dilakukan sambil <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/di-balik-hobi-memancing-yang-terlihat-sia-sia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memancing<\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan status baru sebagai warga negara biasa, Purbaya tidak perlu lagi repot-repot menjelaskan dan menjawab pertanyaan dari wartawan soal harga pasar. Nggak ada lagi pertanyaan soal defisit anggaran, pajak, bea cukai, atau rupiah yang anjlok. Fokus saja melihat pergerakan saham.<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Bikin grup saham di Telegram untuk bapak-bapak bersama anaknya dan Yudha Keling<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita semua tahu bahwa selama ini, Yudo Sadewa dan Yudha Keling ini suka saling berbalas pernyataan satu sama lain di media sosial. Saling membantah, saling sindir, dan saling mengolok-olok. Yudha Keling sering membuat postingan yang isinya me-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">roasting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Yudo sekaligus menyentil Purbaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu mengapa, saya membayangkan bagaimana kalau ketiganya membuat satu komunitas di telegram soal saham yang khusus untuk bapak-bapak. Nama grupnya mungkin bisa \u201cPurbaya Family Office feat. Yudha Keling.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Purbaya bertugas analisis makro. Yudo membahas saham. Yudha Keling bertugas mengingatkan anggota bahwa semua analisis tetap bisa berakhir nyangkut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya rasa<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> chemistry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mereka akan memberikan dampak besar dan luas. Lebih jauh, grup ini punya kontribusi untuk menghindarkan bapak-bapak dari kebiasan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/ragam\/pengalaman-lima-tahun-kecanduan-judol\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">judi <\/a><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Purbaya bisa buka pemancingan sendiri<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau beliau memang punya kolam ikan sendiri, spesifik yang isinya nila dan mujair, lalu kenapa tidak sekalian dikomersialisasikan saja?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya rasa sebagai mantan Menteri Keuangan yang biasanya mengelola anggaran negara, menghitung persoalan modal dan biaya adalah sesuatu yang mudah. Kemampuannya sudah lebih dari cukup untuk menghitung berapa modal, berapa keuntungan, dan berapa biaya pakan, harga tiket masuk, dan <em>break even point<\/em> dari usaha kolam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya rasa, pemancingan yang dibuka P<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">urbaya akan ramai dikunjungi. Bahkan, bisa jadi didatangi oleh para pejabat yang pusing memikirkan perintah atau permintaan presiden yang kadang di luar nalar itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat pemancingan yang disediakannya bisa berubah menjadi tempat untuk mengambil jeda, merenungi arti hidup, dan saran relaksasi diri.<\/span><\/p>\n<h2><b>#4 Jadi peternak nila dan mujair<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau membuka pemancingan dirasa terlalu merepotkan, alternatifnya bisa mencoba ternak ikannya saja, spesifik ikan nila dan mujair. Jadi setelah setahun ngomongin <a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/kabar\/pertumbuhan-semu-ekonomi-ri-ketimpangan-perkotaan-makin-lebar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pertumbuhan ekonomi<\/a>, anggaran belanja dan alokasi anggaran negara, sekarang beliau bisa fokus berbicara soal pertumbuhan dan harga jual ikan nila dan mujairnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan relasi yang sudah dimilikinya, saya rasa beliau sudah tidak perlu bingung harus menjual hasil panen ikannya ke mana. Dan, beliau pun bisa mengkonsumsinya untuk pribadi atau dibagikan kepada tetangga rumahnya. Benar-benar definisi menikmati hidup, kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah 4 usulan kegiatan yang bisa dilakukan oleh Purbaya. Tapi, terlepas dari semua usulan di atas, kehidupan Purbaya setelah jadi Menteri keuangan tidak akan membosankan. Sebab, setelah tidak lagi mengurusi keuangan negara, beliau bisa dengan santai melihat negara dengan perspektif sebagai warga biasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiap bagi menyeruput kopi, sambil mancing. Sesekali melihat berita di koran atau media untuk memastikan, ada kegaduhan apa hari ini? Membacanya kemudian tertawa hahah. Saya ucapkan selamat istirahat Pak Purbaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Editor: Kenia Intan<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pekerjaan-menyenangkan-adalah-hobi-dibayar-itu-omong-kosong\/\"><b><i>Kalimat \u201cpekerjaan yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar\u201d itu omong kosong, saya sudah membuktikannya.<\/i><\/b><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak kesibukan yang bisa dijalani oleh Purbaya setelah lengser dari jabatan menteri, mulai dari trader hingga ternak ikan. <\/p>\n","protected":false},"author":232,"featured_media":417663,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[12911],"tags":[34956,2191,5429,34957,8521,34955],"class_list":["post-417649","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-loker","tag-menkeu","tag-menteri","tag-menteri-keuangan","tag-menteri-keuangan-indonesia","tag-purbaya","tag-purbaya-yudhi-sadewa"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/417649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/232"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=417649"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/417649\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":417664,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/417649\/revisions\/417664"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/417663"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=417649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=417649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=417649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}