{"id":415991,"date":"2026-09-02T14:43:52","date_gmt":"2026-09-02T07:43:52","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=415991"},"modified":"2026-09-02T14:43:52","modified_gmt":"2026-09-02T07:43:52","slug":"hal-hal-yang-biasa-saja-di-jogja-tapi-jadi-spesial-di-tegal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/hal-hal-yang-biasa-saja-di-jogja-tapi-jadi-spesial-di-tegal\/","title":{"rendered":"Hal-hal di Jogja yang sebenarnya biasa saja, tapi jadi spesial ketika merantau ke Tegal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Delapan tahun tinggal di Tegal ternyata tidak membuat saya otomatis lupa akan kota kelahiran, Jogja. Semakin lama <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/merantau-di-jogja-lebih-enak-dibanding-surabaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">merantau<\/a>, semakin banyak pula hal-hal kecil dari kota ini yang saya rindukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal dulu, saat masih tinggal di Jogja, saya menganggap hal-hal tersebut biasa saja. Setelah 8 tahun tinggal di Tegal, barulah saya sadar, hal-hal yang sepele itu ternyata berharga dan bisa bikin kangen berat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#1 Kangen trotoar yang nyaman untuk jalan kaki dan jogging<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhir-akhir ini saya mulai aktif olahraga lari lagi. Gara-gara itu saya jadi menyadari trotoar yang nyaman ternyata penting dan perlu. Di Jogja ada beberapa kawasan yang trotoarnya nyaman untuk sekedar jalan kaki atau lari. Salah satunya, trotoar di Jalan K.H. Ahmad Dahlan dekat rumah bapak saya. Di jalan itu kita dapat lari tanpa harus terus menerus waspada apabila ada kendaraan yang melintas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan berarti di Tegal tidak ada tempat untuk olahraga lagi ya. Ada kok. Di sana ada spot-spot untuk olahraga, sebut saja GOR Tri Sanja, GOR Wisanggeni, dan <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-alasan-alun-alun-tegal-jadi-tempat-jogging-favorit-warga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alun-alun Tegal<\/a>. Namun, terkadang saya bosan kalau lari sebatas mengitari lapangan saja, terkadang saya ingin lari sambil menikmati suasana perkotaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dahulu, saya pikir trotoar Jalan K.H. Ahmad Dahlan adalah fasilitas yang biasa aja. Anehnya setelah merantau ke Tegal, saya malah kangen dengan trotoar ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#2 Kangen Trans Jogja yang beroperasi sampai malam<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang baru berasa sangat berharga setelah tinggal di Tegal ada transportasi umum yang memadai. Dahulu, saat masih SMA dan tahun pertama kuliah, saya selalu naik Trans Jogja setiap hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat itu saya selalu ngedumel ketika menunggu armada bus yang datangnya lama minta ampun. Saya juga kerap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mangkel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ketika harus transit halte bekali-kali agar bisa sampai tujuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata hal itu merupakan sebuah kemewahan yang tidak saya dapatkan di Tegal. Di Tegal terdapat angkot dan elf atau biasa disebut bus 3\/4 atau bus tuyul. Sayangnya angkot dan elf tidak beroperasi sampai malam hari seperti <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kalau-mau-ketemu-orang-baik-coba-naik-trans-jogja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Trans Jogja<\/a>, sehingga memiliki kendaraan pribadi menjadi hal yang amat penting untuk menunjang aktivitas harian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin karena sejak kecil dimanjakan dengan kehadiran Trans Jogja, saya jadi menggap Trans Jogja fasilitas umum yang biasa saja. Padahal, kenyataannya belum semua kota bisa menghadirkan transportasi umum yang memadai seperti Trans Jogja.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>#3 Kangen logat bicara orang-orangnya<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sekian banyak hal yang saya rindukan, yang paling susah dijelaskan adalah rindu akan logat ngomong orang Jogja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Delapan tahun tinggal di Tegal membuat telinga saya sudah akrab dengan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Ngapak\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">logat ngapak atau logat tegalan<\/a>. Bahkan, beberapa kata ngapak atau tegalan sudah saya gunakan untuk percakapan sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, setiap mendengar logat Jogja, ada perasaan yang berbeda. Entah mengapa ingatan ini selalu kembali ke masa lalu. Dulu saya menganggap logat Jogja biasa saja, sekarang saya sering nonton YouTube yang menampilkan logat Jogja sambil senyum-senyum sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bertahun-tahun tinggal di Tegal membuat saya semakin memahami bahwa pindah kota bukan berarti membuat kita berhenti mencintai kota tempat di mana kita dilahirkan dan dibesarkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya memang betah tinggal di Tegal, sangat amat betah bahkan. Namun, ternyata sejauh dan selama apa pun saya pergi dari Jogja, Jogja tetap mempunyai tempat tersendiri di hati saya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan berarti Jogja selalu lebih baik dari Tegal ya. Bagaimanapun juga, dari sana saya menyimpan banyak memori yang tidak terlupakan. Dan, setelah delapan tahun tinggal di Tegal, dari lubuk hati yang terdalam saya mengaku, saya kangen Jogja.<\/span><\/p>\n<p><b>BACA JUGA <\/b><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kebiasan-warga-tegal-yang-aneh-tapi-kini-malah-saya-tiru\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">3 kebiasan warga Tegal yang dahulu saya anggap aneh, tapi kini malah saya tiru.<\/span><\/i><\/a><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ini<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ya.<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak hal di Jogja yang dianggap sepele atau biasa saja, tapi jadi dirindukan ketika merantau ke Tegal karena sulit dijumpai di sana. <\/p>\n","protected":false},"author":1676,"featured_media":416014,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[1],"tags":[115,1418,724,5807,18529,2857],"class_list":["post-415991","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-jogja","tag-merantau","tag-ngapak","tag-perantau","tag-perantauan","tag-tegal"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/415991","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1676"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=415991"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/415991\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":416017,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/415991\/revisions\/416017"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/416014"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=415991"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=415991"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=415991"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}