{"id":414558,"date":"2026-08-18T18:07:37","date_gmt":"2026-08-18T11:07:37","guid":{"rendered":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/?p=414558"},"modified":"2026-08-18T18:09:38","modified_gmt":"2026-08-18T11:09:38","slug":"pasar-gedhe-klaten-tak-sekadar-tempat-belanja-tapi-juga-kulineran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pasar-gedhe-klaten-tak-sekadar-tempat-belanja-tapi-juga-kulineran\/","title":{"rendered":"Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima"},"content":{"rendered":"<p><em>Kalian pernah mampir Pasar Gedhe Klaten?\u00a0<\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada sebuah perasaan yang berbeda saat menikmati kuliner di pasar tradisional. Di pasar tradisional, bukan hanya makanan dan minuman yang bisa dinikmati, tapi juga suasananya. Riuh transaksi penjual dan pembeli bersamaan dengan semerbak aroma makanan dari lapak yang berjejer jelas jadi pengalaman tersendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua itu terasa makin lengkap jika kita mencicipinya langsung di tempat. Makanan dan minuman yang kebanyakan masih punya rasa otentik dan khas. Makanan dan minuman yang tak jarang berasal dari resep turun temurun, dan sarat nilai sejarah. Pengalaman yang tidak bisa didapatkan di restoran dan tempat makan modern.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_414566\" aria-describedby=\"caption-attachment-414566\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-414566 size-large\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T173437.272-1024x683.webp\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T173437.272-1024x683.webp 1024w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T173437.272-300x200.webp 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T173437.272-768x512.webp 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T173437.272-750x500.webp 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T173437.272-1140x760.webp 1140w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T173437.272.webp 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-414566\" class=\"wp-caption-text\">Sisi depan Pasar Gedhe Klaten (Dok: Fitri Handayani)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu mengapa menjelajah <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/pasar-tradisional-dengan-segala-keunikan-transaksi-dan-interaksinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pasar tradisional<\/a> jadi salah satu kegiatan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> refreshing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> favorit saya. Sebagai pekerja, jalan-jalan sambil makan adalah jalan pintas saya untuk menghilangkan penat dari rutinitas kantor dan menyegarkan pikiran kembali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti hari ini, saya memilih mengisi waktu libur dengan berbelanja sambil jalan-jalan di Pasar Gedhe Klaten.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasar Gedhe Klaten adalah pasar tradisional semi modern terbesar di Klaten yang menjual aneka ragam kebutuhan lengkap. Setelah puas berbelanja, kini saatnya menjelajahi sudut-sudut pasar untuk mencicipi aneka kuliner yang nikmat, unik dan legendaris.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dawet Ayu Bu Handayani, dawet uyup legendaris di Pasar Gedhe Klaten<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menu pertama yang saya cari adalah minuman. Lumayan haus juga ternyata setelah mengitari area pasar yang sangat luas itu. Tujuan saya kali ini jelas, yaitu sebuah kios dawet, <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/4-kuliner-khas-banjarnegara-yang-menggoyang-lidah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Dawet Ayu Bu Handayani<\/a> yang berada di gedung A lantai 1, tepatnya di kios nomor A1-025. Dawet Ayu Bu Handayani ini adalah dawet legendaris yang rasanya tidak perlu diragukan lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dawet Ayu Bu Handayani selalu ramai menjadi jujugan pecinta kuliner di Pasar Gedhe Klaten dari berbagai kalangan. Rasanya segar dan cara minumnya unik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dawet tidak disajikan menggunakan gelas, melainkan menggunakan mangkok kecil. Satu mangkok dawet berisi santan, juruh cairan gula jawa, serta cendol tiga warna yaitu merah, hijau dan putih. Rasa cendolnya gurih, terbuat dari tepung beras. Rasa manis juruhnya pas, tidak kemanisan dan tidak eneg.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara minum dawetnya unik lho, yaitu <em>diuyup<\/em> atau diseruput langsung dari mangkoknya karena penjual tidak menyediakan sendok. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu mengapa sering disebut Dawet Uyup. Dengan <em>diuyup<\/em> atau diseruput akan terasa lebih segar karena rasa dari seluruh kondimen dawet bisa dinikmati secara bersamaan, dan aroma langsung tercium di hidung saat menyeruputnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menghabiskan satu mangkok dawet, tidak lupa saya membeli dua dawet bungkus untuk nanti diminum di rumah. Percayalah, rasanya memang senagih itu.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_414569\" aria-describedby=\"caption-attachment-414569\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-414569 size-large\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174124.901-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174124.901-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174124.901-300x200.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174124.901-768x512.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174124.901-750x500.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174124.901-1140x760.jpg 1140w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174124.901.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-414569\" class=\"wp-caption-text\">Mencicipi Dawet Ayu Bu Handayani (Dok: Fitri Handayani)<\/figcaption><\/figure>\n<h2><b>Warung Bu Min, soto bening yang nikmat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak terasa waktu menunjukkan jam makan siang, dari Dawet Ayu Bu Handayani saya lanjut menjelajah pasar menuju area kuliner di gedung B lantai 2 untuk mengisi perut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di gedung B lantai 2 terdapat beberapa pilihan kuliner lokal. Di sana juga ada makanan favorit saya dan mungkin favorit hampir seluruh warga Klaten, apalagi kalau bukan soto. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asal tahu saja, s<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">elain dijuluki Seribu Umbul, boleh dibilang Klaten ini daerah seribu satu. Kalian akan sangat mudah menemukan warung soto di Klaten, baik di kotanya maupun di daerah agak pelosok.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya langsung menuju Warung Bu Min di Pasar Gedhe Klaten. Warung legendaris ini menyediakan soto dan sop ayam. Warung Bu Min sudah berjualan selama kurang lebih 45 tahun. Dari dulu sejak Pasar Gede Klaten belum direnovasi sampai dengan sekarang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soto di Warung Bu Min adalah tipe<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/soto-garing-klaten-soto-tanpa-kuah-yang-ternyata-enak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> soto bening<\/a> khas Klaten. Walau kuahnya bening namun kaldu bumbunya sangat terasa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu porsi mangkok berisi nasi dengan soto kuah bening, lengkap dengan mie bihun, suwiran daging ayam dan taburan bawang goreng ini cocok dinikmati selagi hangat. Warung ini juga menyediakan makanan pelengkap seperti aneka gorengan hangat, sate-satean dan juga uritan yang menambah nikmatnya makan soto di sini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warung Bu Min berada tepat bersebelahan dengan kios Dawet Ayu Bu Handayani. Asal tahu saja, Dawet Ayu Bu Handayani juga buka lapak di gedung B lantai 2.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_414570\" aria-describedby=\"caption-attachment-414570\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-414570 size-large\" src=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174442.254-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174442.254-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174442.254-300x200.jpg 300w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174442.254-768x512.jpg 768w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174442.254-750x500.jpg 750w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174442.254-1140x760.jpg 1140w, https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design-2026-08-18T174442.254.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-414570\" class=\"wp-caption-text\">Suasana Pasar Gedhe Klaten (Dok: Fitri Handayani)<\/figcaption><\/figure>\n<h2><b>VOC Dinner, <\/b><b><i>western food<\/i><\/b><b> kaki lima yang enak dan murah meriah<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, saya tidak bisa sampai malam di Pasar Gedhe Klaten. Padahal ada aneka kuliner malam yang tidak kalah menarik. Iya, tidak seperti umumnya pasar tradisional yang buka hingga siang atau sore hari, Pasar Gedhe Klaten buka hingga malam hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Itu mengapa, kalau kalian melintasi Klaten di malam hari, jangan ragu-ragu mampir ke pasar ini.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu kuliner malam yang wajib kalian coba di sini adalah VOC Dinner. Warung makan tenda dengan suasana <em>outdoor<\/em> dan lesehan ini menyajikan <\/span><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/gaya-hidup\/20251110195301-307-1294019\/mengenal-western-food-dan-contohnya-penjelasan-lengkap-untuk-awam\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">western food<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau makan-makanan ala barat seperti smoked beef, chicken crispy burger, croissant sandwich dan lain-lain. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat ini pengin saya kunjungi sekaligus saya rekomendasikan ke pembaca kalian karena belum banyak warung tenda yang menyajikan makanan ala barat di Klaten.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai dengan namanya, warung ini buka malam yaitu mulai jam 6 sore sampai dengan jam 11 malam. Warungnya unik, karena menunya berganti-ganti. Memakai sistem season, jadi setiap season menunya beda-beda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">U<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">nik kan? Meskipun menunya ala <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">western food<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, harganya masih terjangkau kok, tenang saja. Untuk mendapatkan info menu tiap seasonnya, kalian bisa melihat dari sosial media official dari VOC Dinner.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">VOC Dinner buka di area parkir utama Pasar Gedhe Klaten. Jangan lupa datang lebih awal ya, biar tidak kelamaan menunggu karena sering banyak antreannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasar Gedhe Klaten bukan hanya tempat berbelanja, tapi juga surganya kuliner legendaris dan unik. Jadi luangkan waktu kalian mampir ke Pasar Gedhe Klaten untuk jalan-jalan sambil makan seperti saya. Saya jamin kalian akan menemukan kuliner favoritmu di sudut-sudut pasar ini.<\/span><\/p>\n<p>Penulis: Fitri Handayani<br \/>\nEditor: Kenia Intan<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA <\/strong><em><a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/alun-alun-klaten-ruang-publik-yang-estetik-dan-bermanfaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alun-Alun Klaten, Potret Ruang Publik yang Tak Sekadar Estetik, tapi Juga Menjawab Kebutuhan Warlok.<\/a><\/em><\/p>\n<p><em>Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara\u00a0<a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/kirim-tulisan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ini\u00a0<\/a>ya.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasar gedhe Klaten bukan sekadar tempat belanja, di sana bisa juga kulineran karena banyak makanan dan minuman yang enak dan legendaris. <\/p>\n","protected":false},"author":2474,"featured_media":414562,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"","jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"3","zoom_button_in_step":"4","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":"","_members_access_role":[],"_members_access_error":""},"categories":[1],"tags":[8095,34554,25940,26826,1200],"class_list":["post-414558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara","tag-klaten","tag-pasar-gedhe","tag-pasar-gedhe-klaten","tag-pasar-klaten","tag-pasar-tradisional"],"modified_by":"Kenia Intan","amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2474"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=414558"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":414575,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/414558\/revisions\/414575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/414562"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=414558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=414558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mojok.co\/terminal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=414558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}